Meski begitu, penemuan ini sangat luar biasa. Tidak hanya karena amber telah mengawetkan jaringan lunak hewan selama 100 juta tahun, tetapi juga karena repertoar perilaku reproduksi tetap tidak berubah setidaknya selama ratusan juta tahun tersebut.
Penelitian ini telah dipublikasikan dalam Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences.