Peringatan! Vaksin Covid-19 Pertama Mungkin Tidak Sempurna

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 29 Oktober 2020 | 14:00 WIB
Peringatan! Vaksin Covid-19 Pertama Mungkin Tidak Sempurna
Ilustrasi vaksin COVID-19. [Shutterstock]

Suara.com - Ketua gugus tugas vaksin virus Corona (Covid-19) Inggris mengatakan bahwa generasi pertama inokulasi terhadap vaksin Covid-19, mungkin tidak sempurna dan kemungkinan tidak bisa mencegah infeksi untuk semua orang.

Dilaporkan dalam The Lancet, Kate Bingham memperingatkan orang-orang agar tidak terlalu optimis dan mengisyaratkan bahwa adanya kemungkinan vaksin Covid-19 apa pun, tidak memberikan perlindungan yang efektif untuk banyak orang atau untuk jangka waktu yang lama.

"Generasi pertama vaksin kemungkinan besar tidak sempurna dan kita harus bersiap bahwa vaksin itu mungkin tidak mencegah infeksi melainkan hanya mengurangi gejala dan bahkan mungkin tidak bekerja untuk semua orang atau untuk waktu yang lama," kata Bingham, seperti dikutip Independent, Kamis (29/10/2020).

Satuan tugas vaksin diciptakan oleh Sir Patrick Vallance, kepala penasihat ilmiah pemerintah, dan Bingham telah melapor langsung kepada Perdana Menteri Boris Johnson.

Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]
Ilustrasi seorang lelaki di laboratorium. [Shutterstock]

Banyak negara di dunia, termasuk Inggris, sedang mengembangkan vaksin Covid-19. Namun, dengan sekitar lusinan vaksin dalam fase uji coba akhir secara global, masih belum ada kepastian kapan vaksin akan tiba di negara mana pun.

"Strategi Inggris adalah untuk membangun portofolio yang beragam dalam format yang berbeda untuk memberikan Inggris kesempatan terbesar untuk menyediakan vaksin yang aman dan efektif, menyadari bahwa banyak atau mungkin semua dari vaksin tersebut bisa gagal," tambah Bingham.

Bingham juga menunjukkan bahwa kapasitas produksi global vaksin sangat tidak memadai, untuk miliaran dosis yang dibutuhkan dan kemampuan manufaktur Inggris saat ini pun tidak terlalu menunjang.

Sebelumnya, dalam penelitian yang dilakukan oleh Imperial College London menemukan bahwa antibodi terhadap virus Covid-19 menurun dengan cepat pada populasi Inggris selama musim panas. Ini menunjukkan bahwa perlindungan setelah infeksi mungkin tidak tahan lama.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bibit Vaksin Merah Putih Covid-19 akan Diujicobakan ke Hewan

Bibit Vaksin Merah Putih Covid-19 akan Diujicobakan ke Hewan

Kaltim | Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:59 WIB

Update Vaksin Merah Putih, Bulan Ini Disuntikan ke Hewan

Update Vaksin Merah Putih, Bulan Ini Disuntikan ke Hewan

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:29 WIB

Vaksin Covid-19 AstraZeneca Menghasilkan Kekebalan pada Orang Tua

Vaksin Covid-19 AstraZeneca Menghasilkan Kekebalan pada Orang Tua

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 06:53 WIB

Rusia hingga India, Simak 5 Negara Jagoan Pengembang Vaksin Covid-19

Rusia hingga India, Simak 5 Negara Jagoan Pengembang Vaksin Covid-19

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 15:00 WIB

Pakar Minta Pemerintah Jangan Buru-buru Vaksinasi Covid-19 di 2020, Kenapa?

Pakar Minta Pemerintah Jangan Buru-buru Vaksinasi Covid-19 di 2020, Kenapa?

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:52 WIB

Sempat Tertunda, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19

Sempat Tertunda, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×