Pelanggaran Data Meningkat, Platform Online Sasaran Empuk Kejahatan Siber

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 04 November 2020 | 11:39 WIB
Pelanggaran Data Meningkat, Platform Online Sasaran Empuk Kejahatan Siber
Ilustrasi kejahatan siber. [Shutterstock]

Suara.com - Ketergantungan konsumen terhadap belanja online, terlebih di era pandemi seperti ini, akan terus menjadi target utama pelaku kejahatan siber karena platform seperti e-commerce dan layanan pemesanan lainnya sering kali berisi data pelanggan dalam jumlah besar.

"Penjahat dunia maya tidak memperhitungkan waktu saat akan bertindak ketika mereka mendeteksi kerentanan apa pun di sistem," kata Stephan Neumeier, Managing Director untuk Asia Pasifik di Kaspersky, dalam pernyataan siaran pers yang diterima Suara.com.

Tingginya pelanggaran data dan tingkat kerugian yang dialami, survei Risiko Keamanan TI Perusahaan Global Kasperky menemukan bahwa 84 persen bisnis Asia Tenggara telah membuat rencana untuk meningkatkan anggaran dalam keamanan TI, meskipun masih terdapat kesenjangan dalam hal infrastruktur TI yang dihosting oleh pihak ketiga.

Peningkatan aktivitas online tersebut memicu gerakan diam-diam dari para pelaku kejahatan siber. Karena itu, perusahaan dan individu harus meningkatkan kewaspadaan lebih tinggi.

Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]
Ilustrasi perlindungan data pribadi. [Shutterstock]

Salah satunya, seperti pembobolan data yang dialami Cermati, konsultan keuangan di daerah Jakarta. Data milik 2,9 juta penggunanya dilaporkan dijual di forum hacker online.

Menurut Pratama Persadha, Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC (Communication and Information System Security Research Center), ada tiga penyebab terbesar breach data, yaitu kesalahan manusia sebagai user, kesalahan sistem, dan serangan malware sekaligus peretas.

Ia menambahkan bahwa faktor kesalahan manusia meningkat selama pandemi, khususnya karena Work From Home (WFH). Pratama mengatakan WFH seharusnya diikuti dengan memberikan sejumlah tools keamanan, seperti jaringan pribadi virtual atau virtual private network (VPN), terutama saat pegawai sedang mengakses sistem kantor.

Kaspersky menjelaskan beberapa praktik terbaik untuk menghindari pelanggaran data adalah dengan memberikan pelatihan dan aktivitas yang akan mendidik karyawan tentang dasar-dasar keamanan siber, mengingatkan staf secara rutin tentang cara menangani data sensitif, menerapkan penggunaan perangkat lunak yang sah, hingga membuat cadangan data penting dan perbarui peralatan serta aplikasi TI secara teratur.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaatkan Peluncuran iPhone 12, Pelaku Phising Targetkan Pengguna Apple

Manfaatkan Peluncuran iPhone 12, Pelaku Phising Targetkan Pengguna Apple

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 18:15 WIB

7 Menit Eric Ganti Nomor HP, Tabungan Rp 420 Juta Malah Ludes

7 Menit Eric Ganti Nomor HP, Tabungan Rp 420 Juta Malah Ludes

News | Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:55 WIB

Studi: Main Game Bikin Anak Lebih Pemarah?

Studi: Main Game Bikin Anak Lebih Pemarah?

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2020 | 13:15 WIB

Kewaspadaan Jadi Kunci Pelindung dari Kejahatan Siber

Kewaspadaan Jadi Kunci Pelindung dari Kejahatan Siber

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2020 | 19:49 WIB

Phising Targetkan Dana Bantuan Korban Pandemi Covid-19

Phising Targetkan Dana Bantuan Korban Pandemi Covid-19

Tekno | Minggu, 04 Oktober 2020 | 09:00 WIB

Browsing History Tidak Bisa Diklaim Data Pribadi, Ini Penjelasannya

Browsing History Tidak Bisa Diklaim Data Pribadi, Ini Penjelasannya

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 07:45 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×