Buka Lowongan Konsultan Pokemon, Tencent Ajukan 4 Persyaratan Ekstrem

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 21 Desember 2020 | 16:33 WIB
Buka Lowongan Konsultan Pokemon, Tencent Ajukan 4 Persyaratan Ekstrem
Ilustrasi Pokemon. [Alexas_Fotos/Pixabay]

Suara.com - Tencent berencana membuat Pokemon Unite, sebuah game MOBA yang akan datang dalam kemitraan dengan The Pokemon Company untuk Android, iOS, dan Nintendo Switch.

Tencent diam-diam diketahui telah membuka 19 lowongan yang terkait dengan Pokemon. Menariknya, Konsultan Pokemon ditujukan bagi siapa pun yang merasa sebagai "Master Pokemon". Perekrutan ini kemungkinan besar terkait dengan Pokemon Unite.

Menurut analis senior di Niko Partner Daniel Ahmad, Tencent telah mengajukan empat persyaratan ekstrem untuk posisi tersebut.

Dilansir dari Gamerant, Senin (21/12/2020), empat persyaratan yang ditulis Tencent mencakup minimal 900 jam waktu bermain Pokemon dan harus menyelesaikan setiap seri game Pokemon, memiliki pengetahuan tentang sejarah Pokemon, mendapatkan peringkat Master Ball di game Pokemon seri utama, dan menonton setidaknya 500 episode serial anime Pokemon.

Syarat konsultan Pokemon. [Twitter]
Syarat konsultan Pokemon. [Twitter]

Syarat tersebut menyiratkan bahwa Konsultan Pokemon tidak hanya tahu tentang pengetahuan Pokemon atau acara TV, tetapi juga waralaba itu sendiri dan bagaimana itu berkembang sejak awal.

Selain itu, peringkat Master Ball yang harus dimiliki juga bukanlah syarat yang mudah. Ini adalah peringkat tertinggi yang tersedia di Ranked Battles melawan pemain lain di dunia nyata.

Namun menurut laporan, Tencent telah menghapus persyaratan tersebut, kemungkinan karena mencuri perhatian dari banyak kalangan dan dinilai terlalu ekstrem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Niantic Rayakan Ulang Tahun, Pokemon Go Tawarkan Banyak Bonus

Niantic Rayakan Ulang Tahun, Pokemon Go Tawarkan Banyak Bonus

Tekno | Rabu, 07 Oktober 2020 | 21:05 WIB

Catat! Daftar Game Baru Dirilis Oktober 2020

Catat! Daftar Game Baru Dirilis Oktober 2020

Tekno | Kamis, 01 Oktober 2020 | 09:00 WIB

Tencent Tak Lagi Terbitkan PUBG Mobile di India

Tencent Tak Lagi Terbitkan PUBG Mobile di India

Tekno | Selasa, 08 September 2020 | 20:47 WIB

Sepekan 2,2 Juta Pemain PUBG Mobile Kena Ban Karena Curang

Sepekan 2,2 Juta Pemain PUBG Mobile Kena Ban Karena Curang

Tekno | Selasa, 01 September 2020 | 22:44 WIB

Perangkat iOS dan Android Lama Tak akan Lagi Bisa Memainkan Pokemon Go

Perangkat iOS dan Android Lama Tak akan Lagi Bisa Memainkan Pokemon Go

Tekno | Selasa, 01 September 2020 | 15:00 WIB

Demi Main Pokemon Go, Pria Ini Didenda Rp 17 Juta karena Langgar Lockdown

Demi Main Pokemon Go, Pria Ini Didenda Rp 17 Juta karena Langgar Lockdown

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:17 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×