alexametrics

Susul Ninja Saga, FarmVille Pamit dari Facebook

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Susul Ninja Saga, FarmVille Pamit dari Facebook
FarmVille. (Zynga)

Sejak dirilis pada 2009 silam, game ini akhirnya menyusul Ninja Saga untuk segera ditutup.

Suara.com - FarmVille, sebuah game simulasi pertanian yang terkenal di kalangan pengguna Facebook, kini dihentikan setelah sebelas tahun bertahan.

Sejak dirilis pada 2009 silam, game ini akhirnya menyusul Ninja Saga untuk segera ditutup. Alasannya juga sama, berhentinya game merupakan terusan dari kebijakan Adobe dalam menutup layanan Flash Player di browser web.

"Adobe akan berhenti mendistribusikan dan memperbarui Flash Player untuk semua browser web, dan Facebook akan berhenti mendukung game Flash di platform sepenuhnya setelah 31 Desember 2020," jelas Zynga selaku pengembang FarmVille, dikutip dari India Today, Senin (4/1/2021).

"Oleh karena itu, FarmVille juga terpengaruh secara langsung sebagai akibatnya," tambahnya.

Baca Juga: Dua Remaja Kakak Beradik Jadi Korban Pencabulan Kenalan Baru Facebook

Cuitan soal Farmville. [Twitter]
Cuitan soal Farmville. [Twitter]

Zynga sendiri telah menghentikan pembelian dalam aplikasi untuk game FarmVille pada 17 November 2020. Sejak saat itu, pemain tidak dapat lagi melakukan top up untuk bermain game.

Meskipun FarmVille merupakan sebuah permainan gratis, namun Zynga juga menambahkan fitur pembelian apabila pengguna ingin mendapatkan tanaman tertentu ataupun mempercepat pertumbuhan di game.

Selain itu, Zynga juga telah menawarkan solusi untuk memberikan game lanjutan lewat FarmVille 2: Tropic Escape dan FarmVille 3 untuk perangkat seluler di waktu yang akan datang.

Salah satu pendiri dan Mantan CEO Zynga, Mark Pincus pernah memaparkan cerita mengapa FarmVille dibuat dan berperan penting dalam evolusi game saat itu.

"Inovasi nyata dari FarmVille adalah membuat game dapat diakses oleh orang dewasa yang sibuk, memberikan mereka tempat untuk berinvestasi dan mengekspresikan diri, serta dilihat oleh pemain lain dalam kehidupan mereka sebagai orang yang kreatif," jelas Pincus dalam unggahannya di Twitter.

Baca Juga: Penampakan Baju Anti Begal Ala Warganet, Malah Dikira Mau Perang

Menurut Pincus, FarmVille adalah game pertama yang memanfaatkan skala data besar. Hampir semua yang ada di game telah diuji dan dioptimalkan.

Komentar