Bentuk Kehidupan Misterius Ditemukan di Bawah Lapisan Es Antartika

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 17 Februari 2021 | 13:46 WIB
Bentuk Kehidupan Misterius Ditemukan di Bawah Lapisan Es Antartika
Antartika. [Shutterstock]

Suara.com - Perairan di bawah Antartika adalah salah satu lingkungan yang paling tidak ramah di Bumi.

Namun, ketika para ilmuwan mengebor lubang sepanjang 900 meter ke dalam lapisan es Antartika, tim ahli menemukan batu dasar laut, yang menjadi rumah bagi beberapa spesies yang mungkin belum pernah dilihat manusia sebelumnya.

Beberapa organisme terlihat di lokasi yang serupa, tetapi penemuan ini menandai pertama kalinya makhluk yang hidup menempel di satu tempat, seperti spons, ditemukan di lingkungan yang tidak bersahabat seperti ini.

Ini adalah penemuan yang tidak disengaja karena awalnya para ilmuwan sama sekali tidak mencari kehidupan laut. Tim adalah ahli biologi yang berencana mengumpulkan sampel sedimen dari dasar laut.

Penemuan kehidupan misterius di bawah lapisan es Antartika. [Eurekalert]
Penemuan kehidupan misterius di bawah lapisan es Antartika. [Eurekalert]

Para ilmuwan mendirikan kemah di Filchner-Ronne Ice Shelf, bongkahan besar es terapung di tenggara Laut Weddell, tempat di mana tim ahli menghabiskan waktu berjam-jam untuk menyekop salju dan menggunakan air panas untuk membuat lubang sempit menembus es.

Setelah lubang selesai, para ilmuwan menurunkan kamera dengan alat pemisah sedimen, untuk menjangkau dasar laut lebih dari 300 meter di bawah dasar rak.

Tim berharap bisa menemukan lumpur, tetapi sebaliknya kamera tersebut menabrak batu tempat di mana kehidupan misterius tak dikenal ditemukan.

Beberapa makhluk memiliki tubuh jongkok, bulat, sementara yang lain memiliki batang tipis yang membentang ke air di sekitarnya.

Bagian-bagian batu juga dilapisi dengan lapisan tipis bulu halus, yang mungkin mengandung organisme kecil seperti benang.

baca juga

Temuan yang diterbitkan di jurnal Frontiers in Marine Science itu, juga menemukan beberapa spesies pengumpan filter stasioner di batu tersebut yang dianggap tidak mungkin karena sangat jauh dari daerah yang mungkin dilakukan fotosintesis.

Pada batu tersebut, tim ahli menemukan satu spons pada tangkai, 15 spons lainnya tanpa tangkai, dan 22 organisme tak dikenal yang dapat berupa spons, ascidian, hydroid, teritip, cnidaria, atau polychaetes.

"Penemuan kami menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada jawabannya, seperti bagaimana mereka sampai di sana?" kata Huw Griffiths, ahli biogeograf dari British Antarctic Survey, seperti dikutip dari Science Alert, Rabu (17/2/2021).

Sebagian besar kehidupan di Bumi bergantung pada Matahari untuk bertahan hidup.

Fotosintesis berada di bagian paling bawah dari rantai makanan, dengan organisme seperti tumbuhan dan alga menggunakan sinar Matahari untuk membuat gula.

Lokasi pengeboran dari penemuan kehidupan misterius di bawah lapisan es Antartika. [Frontiers in Marine Science]
Lokasi pengeboran dari penemuan kehidupan misterius di bawah lapisan es Antartika. [Frontiers in Marine Science]

Tetapi di kedalaman laut yang gelap di mana tidak pernah ada sinar Matahari, makhluk hidup menggunakan strategi yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Babi Bisa Main Gim Video, Ilmuwan Sebut Ini Bukan Pencapaian Kecil

Babi Bisa Main Gim Video, Ilmuwan Sebut Ini Bukan Pencapaian Kecil

News | Sabtu, 13 Februari 2021 | 21:24 WIB

Mossad Gunakan Senjata Otonom Seberat 1 Ton untuk Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran

Mossad Gunakan Senjata Otonom Seberat 1 Ton untuk Bunuh Ilmuwan Nuklir Iran

Tekno | Kamis, 11 Februari 2021 | 21:27 WIB

Ilmuwan Uji Pencampuran Vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan Pfizer

Ilmuwan Uji Pencampuran Vaksin Covid-19 AstraZeneca dengan Pfizer

Tekno | Senin, 08 Februari 2021 | 09:30 WIB

Kumbang Rawa Purba Ditemukan, Umurnya Setua Piramida Mesir

Kumbang Rawa Purba Ditemukan, Umurnya Setua Piramida Mesir

Tekno | Jum'at, 05 Februari 2021 | 08:00 WIB

Langka! Mumi Anti Mainstream, Dibungkus dengan Lumpur

Langka! Mumi Anti Mainstream, Dibungkus dengan Lumpur

Tekno | Jum'at, 05 Februari 2021 | 06:45 WIB

Putus Cinta Dapat DIprediksi Lewat Unggahan Internet 3 Bulan Sebelumnya

Putus Cinta Dapat DIprediksi Lewat Unggahan Internet 3 Bulan Sebelumnya

Tekno | Kamis, 04 Februari 2021 | 12:30 WIB

Terkini

Sinopsis Pooja Meri Jaan, Film India Terbaru Mrunal Thakur dan Huma Qureshi

Sinopsis Pooja Meri Jaan, Film India Terbaru Mrunal Thakur dan Huma Qureshi

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Salah Isi BBM Jangan Paksakan Mobil Tetap Berjalan

Salah Isi BBM Jangan Paksakan Mobil Tetap Berjalan

Otomotif | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:11 WIB

Masih Ada Joki Skripsi di 91 Persen Perguruan Tinggi

Masih Ada Joki Skripsi di 91 Persen Perguruan Tinggi

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Koordinator BEM UI Diserang di Tebet, Amnesty International Duga Terkait Rencana Aksi 20 Oktober

Koordinator BEM UI Diserang di Tebet, Amnesty International Duga Terkait Rencana Aksi 20 Oktober

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Oppo A7 Pro Naikkan Standar HP Badak, Baterai 10.000 mAh Diklaim Awet 6 Tahun

Oppo A7 Pro Naikkan Standar HP Badak, Baterai 10.000 mAh Diklaim Awet 6 Tahun

Tekno | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Detik-detik Ledakan Pakuwon City Surabaya, 7 Orang Jadi Korban, ada yang Luka Bakar

Detik-detik Ledakan Pakuwon City Surabaya, 7 Orang Jadi Korban, ada yang Luka Bakar

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Ulasan Yang Dihantui: Horor Rumah Tua, Luka Keluarga, dan Warisan Masa Lalu

Ulasan Yang Dihantui: Horor Rumah Tua, Luka Keluarga, dan Warisan Masa Lalu

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 11:00 WIB

3 Rekomendasi Parfum Ahmed Al Maghribi untuk Wanita, Karakter Feminin dan Kalem

3 Rekomendasi Parfum Ahmed Al Maghribi untuk Wanita, Karakter Feminin dan Kalem

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Udara Kota Palu Masuk Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Penyebab Utamanya

Udara Kota Palu Masuk Kategori Tidak Sehat, BMKG Ungkap Penyebab Utamanya

Sulsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:56 WIB

4 Toner di Bawah Rp50 Ribu yang Bikin Wajah Cerah Menurut Review Pengguna

4 Toner di Bawah Rp50 Ribu yang Bikin Wajah Cerah Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:55 WIB

×