alexametrics

Jumlah Pengguna Facebook Indonesia Tembus 140 Juta di 2020

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
Jumlah Pengguna Facebook Indonesia Tembus 140 Juta di 2020
Logo Facebook Indonesia. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]

Wabah Covid-19 mendorong orang menggunakan Facebook.

Suara.com - Jumlah pengguna Facebook di Indonesia telah mencapai 140 juta pada 2020, demikian diklaim Facebook dalam sebuah jumpa pers online pada Selasa (23/2/2021). Adapun di dunia pengguna Facebook sudah mencapai 3,3 miliar.

Country Director untuk Facebook Indonesia mengatakan, tumbuhnya jumlah pengguna Facebook didasari karena pandemi Covid-19. Kenaikan pengguna ini tidak hanya terjadi di negara luar, Indonesia pun turut mengalami hal serupa.

"Komunitas online tumbuh selama masa pandemi Covid-19," kata Peter dalam konferensi pers virtual, Selasa (23/2/2021).

Dalam Laporan Tren Digital hasil kerja sama dengan YouGov, jumlah pengguna Facebook di Indonesia kini mencapai lebih dari 140 juta orang. Mereka juga turut bergabung dalam grup Facebook dengan jumlah 9,5 juta grup dalam sebulan terakhir.

Baca Juga: Tergiur Foto Cantik Profil Facebook, 2 PNS Riau Rela Video Call Mesum

Survei yang melibatkan 15.000 orang yang tersebar di 15 negara, termasuk Indonesia, mengatakan 95 persen responden mengaku telah memberikan bentuk dukungan kepada anggota komunitas selama pandemi melalui grup Facebook.

"Di grup tersebut, mereka membantu masyarakat yang membutuhkan berbagai kebutuhan pokok di tengah pembatasan sosial, berbagi informasi penting dari pemerintah, hingga menyediakan dukungan finansial untuk bisnis lokal," tambah Peter.

Sebanyak 54 persen responden mengaku menerima dukungan mori dari grup selama pandemi. Kemudian 55 persen lainnya memberikan dukungan moril kepada sesama anggota komunitas.

Komunitas pengguna Facebook juga diprediksi akan terus tumbuh selama pandemi. 82 persen responden mengatakan bahwa platform digital sangat penting untuk membantu komunitas di tengah pandemi.

"Selama 12 bulan ke depan, 88 persen orang di grup menunjukkan mereka bakal terus terlibat dalam komunitas tersebut, atau bahkan lebih sering," pungkas Peter.

Baca Juga: Facebook Setuju Bayar Konten Berita dari Perusahaan Media di Australia

Komentar