Miris! Bayi Ini Terlahir dengan Mutasi Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 03 Maret 2021 | 15:45 WIB
Miris! Bayi Ini Terlahir dengan Mutasi Covid-19
Ilustrasi bayi. (Unsplash/@irinamurza)

Suara.com - Para ahli menemukan kasus virus Corona (Covid-19) yang bermutasi di dalam bayi saat masih dalam kandungan pertama kalinya.

Seorang perempuan hamil dengan dugaan Covid-19 dilarikan ke Rumah Sakit Universitas Skane di Malmo, Swedia, karena menderita sakit perut yang parah tiba-tiba.

Para dokter memperhatikan bahwa bayi yang belum lahir memiliki detak jantung sangat rendah, yang bisa menjadi tanda bahwa bayi tersebut tidak mendapatkan cukup oksigen.

Tim medis melakukan operasi caesar darurat untuk menyelamatkan bayi tersebut. Tes darah pada bayi menunjukkan bayi itu memiliki oksigen yang sangat rendah, namun uji swab tenggorokan juga menunjukkan bahwa ibu dan bayinya terkena Covid-19.

Dengan menggunakan uji swab tersebut, genom virus diurutkan untuk memastikan kemungkinan bayi telah terinfeksi Covid-19 saat masih dalam kandungan.

"Kami menemukan bahwa genom virus pada ibu dan bayinya identik. Karena bayi diisolasi dari ibunya langsung setelah operasi caesar dan tidak bersentuhan dengan anggota keluarga lain saat tes ini dilakukan, temuan tersebut memastikan bahwa bayi itu memang terinfeksi sebelum dilahirkan," kata Mehreen Zaigham, Postdoctoral Research Fellow, Obstetric & Gynecology di Rumah Sakit Universitas Skane.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Beberapa hari kemudian, sekuensing genetik baru menunjukkan bahwa populasi virus bayi telah berubah dan mengandung versi virus, yang bermutasi bersama dengan strain virus asli dari induknya.

Zaigham mengatakan bahwa itu adalah kasus pertama dari perubahan genetik virus Corona dalam penularan dari ibu ke janin sebelum lahir.

Meskipun virus biasa bermutasi, mutasi yang disebut A107G ini terjadi hanya lima hari setelah bayi lahir.

baca juga

Perubahan genetik mungkin telah dirangsang oleh bayi yang bersentuhan dengan lingkungan di luar rahim ibu. Namun, cepatnya mutasi tunggal ini terjadi membuat tim ahli terkejut.

"Temuan terpenting adalah perubahan yang kami lihat di plasenta. Plasenta membawa darah dan nutrisi ke janin dan sangat penting untuk pertumbuhan serta kesejahteraan janin. Kami menemukan bahwa separuh jaringan rusak," tambah Zaigham, seperti dikutip dari Science Alert, Rabu (3/3/2021).

Meskipun ibunya sembuh dengan cepat dan dipulangkan empat hari setelah melahirkan, tetapi bayinya membutuhkan perawatan neonatal karena lahir prematur.

Bayi tersebut mengembangkan antibodi untuk melawan virus dan tidak memiliki gejala yang parah setelah melahirkan.

Oleh karena itu, sistem kekebalan bayi sendirilah yang menetralkan virus karena tim medis tidak menemukan antibodi apa pun dalam asi ibu.

Penelitian yang diterbitkan di The British Journal of Obstetrics and Gynecology, itu adalah satu di antara segelintir makalah ilmiah yang menyelidiki penularan Covid-19 melalui plasenta.

Ibu Hamil (Envato)
Ibu Hamil (Envato)

Penelitian sebelumnya juga melaporkan kegagalan plasenta yang cepat dan irama jantung janin yang abnormal, serupa dengan yang ditemukan dalam kasus ini.

Tetapi, dengan ribuan perempuan hamil yang terinfeksi di seluruh dunia, penularan dari ibu ke bayi di dalam rahim tampaknya menjadi komplikasi Covid-19 yang jarang terjadi selama kehamilan.

Temuan ini menunjukkan bagaimana para ahli menemukan cara untuk memantau perempuan hamil yang mengidap Covid-19 dan harus dianggap sebagai kelompok risiko yang lebih penting.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

100 Juta Kasus Covid-19 di Seluruh Dunia, Indonesia Sumbang 1 Juta

100 Juta Kasus Covid-19 di Seluruh Dunia, Indonesia Sumbang 1 Juta

Health | Rabu, 27 Januari 2021 | 15:15 WIB

Pasien Covid-19 Tembus 1 Juta Orang, Menkes Budi: Waktunya Merenung

Pasien Covid-19 Tembus 1 Juta Orang, Menkes Budi: Waktunya Merenung

News | Selasa, 26 Januari 2021 | 18:06 WIB

Pulang dari Mamuju, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo Positif Covid-19

Pulang dari Mamuju, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo Positif Covid-19

Lampung | Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:05 WIB

Positif Covid-19, Doni Monardo: Saya Patuh Jalankan Protokol Kesehatan

Positif Covid-19, Doni Monardo: Saya Patuh Jalankan Protokol Kesehatan

Riau | Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:01 WIB

Ada Mutasi Covid-19 Baru di Inggris, El Rumi Pilih Balik ke Jakarta

Ada Mutasi Covid-19 Baru di Inggris, El Rumi Pilih Balik ke Jakarta

Entertainment | Selasa, 12 Januari 2021 | 18:20 WIB

Brasil, Prancis, dan China Laporkan Penambahan Kasus Covid-19 di Awal Tahun

Brasil, Prancis, dan China Laporkan Penambahan Kasus Covid-19 di Awal Tahun

Health | Senin, 04 Januari 2021 | 17:11 WIB

Terkini

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

Temuan Granat Asap Gegerkan Warga Cempaka Putih, Polisi Pastikan Sudah Tidak Aktif

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:37 WIB

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

Lonjakan Biomassa Jepang Bikin Indonesia Alami Deforestasi Lebih Parah, Mengapa?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Powder Foundation Make Over Tahan Berapa Lama? Ini 2 Varian dan Perbedaan Formulanya

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:35 WIB

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

PAD Jateng Baru 62,9 Persen, Masih Kurang Rp5,9 Triliun untuk Kejar Target 2026

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 17:31 WIB

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Dari Indonesia ke Dunia: Bayan Resources & Kemitraan Strategis Prabowo-Trump Sektor Mineral Kritis

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 17:30 WIB

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Di Balik Lucunya Anak Ayam Warna-warni: Nyawa Rentan yang Dijadikan Mainan Murah

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:25 WIB

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

Resmi Beroperasi, Jalur Integrasi LRT ke KRL Manggarai Ternyata Belum Tuntas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:24 WIB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

Wamen ATR/BPN Ungkap Arahan Nusron Wahid Usai Kasus Dugaan Korupsi HGB

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:17 WIB

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Rp49 Triliun Uang Rakyat Raib Kena Scam, Ini Ternyata Industri Besar!

Video | Rabu, 16 September 2026 | 17:10 WIB

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Diskon Ramen Haraku Terbaru: Bayar Pakai QRIS BRImo, Dapat Cashback hingga Rp100 Ribu!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 17:09 WIB

×