Burung Paruh Kodok: Viral Burung Mirip Kayu, Ciri-ciri dan Keunikannya

Rifan Aditya

Kamis, 11 Maret 2021 | 13:36 WIB
Burung Paruh Kodok: Viral Burung Mirip Kayu, Ciri-ciri dan Keunikannya
Burung Paruh Kodok, viral burung mirip kayu (tiktok @endet98)

Suara.com - Belakangan muncul video viral yang menampakkan seekor burung dengan bentuk yang cukup unik, warganet menyebutnya burung mirip kayu. Padahal itu adalah Burung Paruh Kodok. Simak penjelasan tentang ciri-ciri Burung Paruh Kodok, habitat dan keunikannya berikut jika anda penasaran.

Warna yang kecoklatan hingga dapat tersamarkan dengan baik ketika berada di ranting pohon, membuat masyarakat semakin penasaran dengan burung ini. Terlebih pada bagian paruhnya yang menyerupai kodok, karena cukup lebar. Burung Paruh Kodok, demikian sebutan awam orang-orang yang kebetulan menyaksikan video tersebut.

Ciri-Ciri Burung Paruh Kodok

Burung dengan nama latin Podargidae ini masih berkerabat dengan burung Cabak. Meski demikian, keduanya memiliki bentuk fisik yang berbeda.

Burung Paruh Kodok dapat dikenali dari warna bulunya yang coklat sewarna dengan batang pohon, atau kemerahan untuk yang berjenis kelamin betina. Selain itu, ia juga akan nampak diam di siang hari, karena merupakan satu dari sedikit spesies burung nokturnal yang aktif di malam hari.

Pada video yang beredar belakangan ini, diperlihatkan seekor burung Paruh Kodok yang tengah beristirahat. Masyarakat yang belum mengetahui jenis burung ini kemudian heran, penasaran dan menyebutnya burung mirip kayu. Namun ternyata, burung ini sendiri memang memiliki persebaran habitat yang cukup luas.

Habitat Burung Paruh Kodok

Jika melihat zona persebaran dan habitat burung ini sendiri, Anda dapat menemukan spesies tersebut di wilayah India, sampai hampir seluruh bagian Asia Tenggara dan Australia. Tentu saja, persebaran yang demikian luas ini didukung pula dengan kemiripan karakter wilayah-wilayah tersebut.

Burung Paruh Kodok juga nampak mudah beradaptasi dengan lingkungan tempat hidupnya. Jadi burung yang hidup di wilayah India akan memiliki perbedaan dengan yang hidup di wilayah Australia.

baca juga

Beberapa Keunikannya

Jumlah yang semakin sedikit di alam liar membuat burung ini semakin sulit ditemui. Namun, tidak ada salahnya Anda mengetahui beberapa keunikan yang dimiliki agar Anda juga dapat menikmatinya di habitat alami.

  • Memiliki paruh yang lebar dan benar-benar menyerupai mulut kodok.
  • Warna bulu yang sangat sempurna untuk berkamuflase di batang pohon.
  • Berburu di malam hari.
  • Mangsa utama adalah serangga kecil, katak, tikus, dan beri.
  • Merawat telur dan bayinya bergantian antara jantan dan betina.
  • Bentuk bayi yang sangat lucu dan berbeda dengan ketika dewasa.

Sedikit trivia mengenai burung Paruh Kodok di atas semoga bisa menjadi informasi yang berguna untuk Anda. Ingat, agar anak cucu tetap dapat menikmati keindahan dan keragaman flora dan fauna, Anda juga harus berpartisipasi dalam melestarikannya.

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lomba Kicau Burung di Pendopo Tumaritis Cianjur Langgar Prokes!

Lomba Kicau Burung di Pendopo Tumaritis Cianjur Langgar Prokes!

Bogor | Senin, 08 Maret 2021 | 19:54 WIB

Burung Kakatua dan Nuri Senilai Miliaran Diekspor ke Bangladesh

Burung Kakatua dan Nuri Senilai Miliaran Diekspor ke Bangladesh

News | Minggu, 07 Maret 2021 | 13:17 WIB

Burung Liar Tertua di Dunia Menetaskan Telur ke-40

Burung Liar Tertua di Dunia Menetaskan Telur ke-40

Tekno | Kamis, 04 Maret 2021 | 13:00 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×