Gagal Cegah Konten Tak Pantas, Rusia Resmi Batasi Twitter

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Kamis, 11 Maret 2021 | 17:00 WIB
Gagal Cegah Konten Tak Pantas, Rusia Resmi Batasi Twitter
Ilustrasi Twitter. (Pixabay/Free-Photos)

Suara.com - Pemerintah Rusia resmi memberlakukan pembatasan pada aplikasi media sosial Twitter karena dianggap gagal menghapus konten ilegal di platformnya.

Lembaga Pengawasan Komunikasi, Teknologi Informasi, dan Komunikasi Massa Federal Rusia atau yang disebut sebagai Roskomnadzor, mengumumkan bahwa mereka kini memperlambat kecepatan Twitter.

Perwakilan lembaga pengawas mengatakan, pihaknya mengambil langkah tersebut demi menjaga keamanan warga Rusia.

Selain itu, mereka juga bisa memblokir Twitter sepenuhnya apabila mereka tidak merespons sesuai permintaan lembaga pengawas.

"Kecepatan akan berkurang di semua perangkat seluler dan 50 persen perangkat non-seluler, seperti komputer," kata Roskomnadzor, dikutip dari CNBC, Kamis (11/3/2021).

Roskomnadzor menuduh Twitter gagal menghapus konten yang berpengaruh bagi anak di bawah umur untuk bunuh diri, pornografi, serta penggunaan narkoba.

Ilustrasi konten pornografi. (Shutterstock)
Ilustrasi konten pornografi. (Shutterstock)

Regulator juga meminta Twitter untuk menghapus tautan dan konten lebih dari 28.000 kali sejak 2017 hingga Maret 2021.

Dikatakan bahwa media sosial lain lebih kooperatif ketimbang Twitter dalam menghapus konten yang mendorong anak di bawah umur untuk bunuh diri.

Langkah Rusia untuk membatasi Twitter serupa dengan kebijakan pemerintah di Turki dan India, di mana mereka mengancam akan memenjarakan para eksekutif platform yang dinilai tidak sesuai dengan kebijakan negara.

baca juga

Matt Navarra selaku konsultan media sosial mengatakan bahwa tindakan pembatasan ini memang sudah menjadi tren bagi negara-negara yang terkenal dengan rezim kurang demokratis.

"Ancaman pembatasan, pemblokiran, atau pelanggaran platform media sosial tampaknya menjadi tren yang berkembang di negara-negara yang terkenal kejam, dengan rezim yang kurang demokratis," jelas Navarra.

Sebagaimana diketahui, beberapa media sosial kini terus berjuang dalam menjaga konten tidak pantas yang disebarkan di platform mereka.

Facebook, TikTok, YouTube, hingga Twitter semuanya menggunakan kombinasi antara software dan manusia untuk memoderasi konten yang tersebar di sana.

Ilustrasi Rusia. (Photo by   on Unsplash)
Ilustrasi Rusia. (Photo by on Unsplash)

Sayangnya, tidak ada satupun dari mereka yang benar-benar mampu menguasai moderasi konten.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harganya Fantastis, CEO Twitter Jual Cuitan Pertamanya

Harganya Fantastis, CEO Twitter Jual Cuitan Pertamanya

Tekno | Senin, 08 Maret 2021 | 13:30 WIB

Ingin Beli iPhone 8 Plus Bekas, Pertanyaan Pembeli Ini Bikin Ngakak

Ingin Beli iPhone 8 Plus Bekas, Pertanyaan Pembeli Ini Bikin Ngakak

Tekno | Senin, 08 Maret 2021 | 12:00 WIB

Twitter Uji Coba Fitur Belanja dalam Aplikasi

Twitter Uji Coba Fitur Belanja dalam Aplikasi

Tekno | Minggu, 07 Maret 2021 | 10:20 WIB

Cara Undo Pesan Twitter, Bisa Tarik Cuitan Sebelum 5 Detik

Cara Undo Pesan Twitter, Bisa Tarik Cuitan Sebelum 5 Detik

Tekno | Sabtu, 06 Maret 2021 | 18:33 WIB

Bisa Batalkan Cuitan, Ini Bocoran Fitur Undo Send di Twitter

Bisa Batalkan Cuitan, Ini Bocoran Fitur Undo Send di Twitter

Tekno | Sabtu, 06 Maret 2021 | 11:18 WIB

Tak Doyan Sushi, Warganet Ini Malah Masak Jadi Nasi Goreng

Tak Doyan Sushi, Warganet Ini Malah Masak Jadi Nasi Goreng

Tekno | Kamis, 04 Maret 2021 | 09:00 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×