alexametrics

Konten Religi dan Makanan Diprediksi Jadi Favorit Ramadan 2021 di TikTok

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Konten Religi dan Makanan Diprediksi Jadi Favorit Ramadan 2021 di TikTok
Aplikasi TikTok. [Solen Feyissa/Pixabay]

Pengguna TikTok diprediksi akan lebih menghabiskan waktu, membuat konten, dan berinteraksi di platform selama Ramadan 2021.

Suara.com - Semakin dekatnya momentum bulan suci Ramadan, TikTok membagikan wawasan mengenai prediksi trend dan hal-hal yang disukai penggunanya di Indonesia selama Ramadan 2021.

Dalam acara virtual TikTok Ramadan Insight pada Selasa (16/3/2021), Sitaresi Astarini selaku Head of Business Marketing TikTok Indonesia mengatakan bahwa diprediksi pengguna TikTok akan lebih menghabiskan waktu, membuat konten, dan berinteraksi di platform selama Ramadan 2021.

"Jika dilihat dari keterlibatan pengguna TikTok selama Ramadan tahun lalu, pertumbuhan meningkat rata-rata sebanyak 29 persen dari sebelum Ramadan. Diperkirakan 96 persen pengguna akan mengunggah konten di TikTok selama periode Ramadan," kata Sitaresi Astarini.

Konten Ramadan Favorit. [TikTok]
Konten Ramadan Favorit. [TikTok]

Pengguna juga lebih cenderung membuka aplikasi TikTok karena didorong oleh kemauan sendiri.

Baca Juga: Bikin Ngakak, Warganet Ini Gunakan Masker Kecantikan saat ke Luar Rumah

Tiga dari empat pengguna ingin tetap menggunakan TikTok selama Ramadan untuk mendapatkan informasi terbaru tentang kejadian terkini serta tetap terhubung dengan teman dan keluarga.

Di sisi lain, jenis-jenis konten yang diprediksi disukai pengguna TikTok selama Ramadan 2021 mencakup konten religi sebesar 78 persen, konten makanan sebesar 71 persen, hingga hiburan 69 persen.

Konten Ramadan Favorit. [TikTok]
Konten Ramadan Favorit. [TikTok]

Selain itu, konten update dari teman dan keluarga, keseharian, dan fashion serta kecantikan juga diprediksi akan disukai pengguna selama Ramadan dengan persentase masing-masing 64 persen, 60 persen, dan 43 persen.

Mengingat Ramadan tahun ini masih dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 dan berpengaruh pada ekonomi masyarakat, namun 48 persen pengguna TikTok mengaku bahwa pandemi tidak akan berdampak pada sumbangan zakat di bulan suci.

Bahkan 47 persen pengguna TikTok menyatakan akan menyumbangkan zakat lebih banyak dari sebelumnya.

Baca Juga: Tahunya Anak Tunggal, Pria Ini Syok Berat Lihat Hasil Tes DNA Miliknya

Fanny Murhayati, Marketing Director, Kantar, menambahkan bahwa trend Ramadan tahun ini tidak akan jauh berbeda dari trend Ramadan tahun lalu karena masih dijalani di tengah pandemi.

Komentar