Nama dan Ciri-ciri Awan Serta Penjelasan Lengkap Proses Pembentukannya

Farah Nabilla

Selasa, 16 Maret 2021 | 13:39 WIB
Nama dan Ciri-ciri Awan Serta Penjelasan Lengkap Proses Pembentukannya
Ilustrasi nama dan ciri-ciri awan. (Wikipedia Commons/ Omnisource5)

Suara.com - Apa saja nama dan ciri-ciri awan? Simak penjelasan lengkap soal awan berikut ini.

Setiap kali kita melihat langit pastilah yang ada dalam penglihatan kita adalah hamparan langit luas berwarna biru dan sesuatu yang menggumpal berwarna putih, kita mengenalnya dengan sebutan awan. Pasalnya benda putih yang mengambang di langit ini memiliki beberapa jenis.

Awan adalah gumpalan uap air dan Kristal es yang terdapat dalam lapisan atmosfer, secara mudahnya awan terjadi dari proses penguapan air yang terjadi. Air sungai, air laut, air danau menjadi faktor yang nantinya akan membentuk awan.

Proses Pembentukan Awan

Awan terjadi melalui beberapa proses yang dilalui, berikut adalah ulasan mengenai proses terjadinya awan. Air yang berasal dari air sungai, air laut dan air danau akan menguap menjadi titik-titik air dan akan membentuk gumpalan awan.

Selain itu ada beberapa cara yang menyebabkan terbentuknya awan:

  • Pada dasarnya di dalam udara yang panas terkandung banyak uap di udara, hal ini nantinya akan naik tinggi ke atas langit sampai berada di suatu lapisan yang memiliki suhu lebih rendah. Selanjutnya uap tersebut akan mencari dan membentuk awan
  • Ketika awan sudah terbentuk titik air yang ada di dalam awan akan menjadi lebih besar dan akan membuat awan menjadi semakin berat. Karena awan sudah memiliki berat ditambah dengan daya tarikan dari bumi akan membuat awan turun ke bawa, hingga pada satu lapisan akan membuat titik-titik air tersebut jatuh ke bawah dan menyebabkan hujan
  • Saat titik-titik air bertemu dengan udara panas maka titik air akan menguap dan membuat awan menghilang. Proses inilah yang menyebabkan mengapa bentuk awan selalu berubah-ubah, karena air yang ada di dalam awan akan menguap dan mencair secara bergantian

Penyebab Terbentuknya Awan

Berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan terbentuknya awan:

  1. Angin
    Angin menjadi salah satu faktor yang mempercepat proses pembentukan awan, hal ini terjadi karena angin menyebabkan proses evaporasi atau penguapan
  2. Kelembaban Udara
    Faktor kedua adalah kelembaban udara, semakin tinggi kelembaban udara di suatu daerah akan membuat awan semakin menggumpal
  3. Tekanan Udara
    Faktor terakhir adalah tekanan udara, pasalnya semakin tinggi tekanan udara akan menyebabkan pergerakan awan

Nama-nama Awan

baca juga

Awan terbagi dalam beberapa jenis, yakni awan tinggi, awan sedang dan awan rendah. Berikut adalah penjelasan lengkap jenis awan berdasarkan jenisnya.

1. Awan Tinggi

Awan tinggi adalah awan yang berada di ketinggian antara 6-12 kilometer diatas permukaan laut. Awan tinggi memiliki tiga jenis, yaitu:

  1. Cirrus
    Awan ini memiliki karakter halus dengan bentuk struktur seperti serat, bentuknya kurang lebih seperti bulu burung dan susunanya menyerupai pita yang melengkung di langit
  2. Cirrostratus
    Awan kedua ini memiliki bentuk seperti kelambu berwarna putih yang terlihat halus dan menutupi langit secara merata, awan ini membuat langit yang kita lihat terlihat tampak cerah
  3. Cirrocumulus
    Jika kita menengadah ke langit dan kita melihat pola putus-putus dan membentuk segerombolan domba maka kita melihat awan jenis cirrocumulus, awan ini normalnya akan menimbulkan bayangan pada permukaan bumi.

2. Awan Menengah

Awan ini berada di antara ketinggian 3-6 Kilometer dpl. Yang termasuk dalam kategori awan menengah antara lain:

  1. Altocumulus
    Awan ini memiliki bentuk seperti bola tebal berwarna pucat putih, namun pada beberapa bagian awan ini memiliki warna kelabu
  2. Altosratus
    Awan altostratus memiliki warna kelabu dan bersifat luas dan tebal

3. Awan Rendah

Awan rendah ada pada ketinggian antara 500-1500 mdpl, jenis-jenis awan rendah adalah:

  1. Stratocumulus
    Awan ini memiliki bentuk speerti bola-bola yang menutupi seluruh langit sehingga kurang lebih jika kita lihat akan menyerupai gelombang di lautan
  2. Stratus
    Awan ini menyebar di langit rendah, bentuk awan ini tipis menyerupai kabut
  3. Nimbostratus
    Bentuk dari awan ini cenderung tidak menentu, berwarna gelap dan menimbulkan hujan.

Demikian penjelasan soal nama dan ciri-ciri awan yang wajib kamu ketahui.

Kontributor : Dhea Alif Fatikha

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenis-jenis Awan Berdasarkan Ketinggian, Cirrus Hingga Stratocumulus

Jenis-jenis Awan Berdasarkan Ketinggian, Cirrus Hingga Stratocumulus

Tekno | Selasa, 16 Maret 2021 | 11:06 WIB

Proses Terbentuknya Awan dan Jenisnya

Proses Terbentuknya Awan dan Jenisnya

Tekno | Selasa, 16 Maret 2021 | 10:34 WIB

Sepekan Ini Merapi Muntahkan 12 Kali Awan Panas dan 226 Kali Lava Pijar

Sepekan Ini Merapi Muntahkan 12 Kali Awan Panas dan 226 Kali Lava Pijar

Jogja | Jum'at, 12 Maret 2021 | 20:25 WIB

Update Merapi, Luncurkan 2 Kali Awan Panas dan 19 Kali Lava Pijar

Update Merapi, Luncurkan 2 Kali Awan Panas dan 19 Kali Lava Pijar

Jogja | Jum'at, 12 Maret 2021 | 11:01 WIB

Siang Ini, Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.2 Kilometer

Siang Ini, Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran Sejauh 1.2 Kilometer

Jogja | Kamis, 11 Maret 2021 | 15:50 WIB

Terkini

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:49 WIB

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT

Kalbar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan

Bali | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum

Jakarta | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan

Health | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:42 WIB

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum

Malang | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:34 WIB

×