Sedih, Kera Besar Terlangka di Dunia Asal Indonesia Terancam Punah

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 06 April 2021 | 09:30 WIB
Sedih, Kera Besar Terlangka di Dunia Asal Indonesia Terancam Punah
Orangutan Tapanuli. [Orangutan.com]

Suara.com - Orangutan Tapanuli, spesies kera besar paling langka di dunia, semakin mendekati kepunahan daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Kera besar itu sekarang dapat ditemukan di pegunungan Batang Toru, Sumatra Utara, Indonesia, di mana hewan tersebut hanya menempati kurang dari 3 persen habitat pada akhir tahun 1800-an.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan pada 4 Januari di jurnal PLOS One, saat ini jumlah orangutan Tapanuli kurang dari 800 di Batang Toru, menjadikannya spesies yang terancam punah.

Jika lebih dari 1 persen populasi orangutan Tapanuli dewasa dibunuh, ditangkap, atau dipindahkan setiap tahun, hewan ini akan menjadi spesies kera besar pertama yang punah di zaman modern.

Menurut Erik Meijaard, ilmuwan konservasi dan pendiri kelompok konservasi Borneo Futures, idealnya orangutan harus dapat berpindah di berbagai lingkungan, termasuk dataran rendah untuk memaksimalkan peluang bertahan hidup.

Sayang, yang terjadi sebaliknya. Di mana, orangutan Tapanuli ini terjebak di dataran tinggi yang tidak cocok untuk hewan itu secara optimal.

Penyebaran orangutan tapanuli. [Plos One]
Penyebaran orangutan tapanuli. [Plos One]

Habitat yang terbatas ini pun bisa segera terancam oleh pembangkit listrik tenaga air baru yang akan berlokasi di Sungai Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.

Dilansir dari Live Science, Selasa (6/4/2021), pembangkit listrik seluas 122 hektar ini akan menghalangi beberapa subpopulasi orangutan Tapanuli untuk berbaur, yang dapat menyebabkan perkawinan sedarah dan membatasi keanekaragaman genetik spesies tersebut.

Perusahaan PT North Sumatera Hydro Energy (PT NHSE) telah menghentikan sementara pembangunan pembangkit listrik karena pandemi.

baca juga

Proyek tersebut juga kehilangan dana utama dari Bank of China, sehingga konstruksi mungkin akan tetap ditunda selama beberapa tahun.

Meijaard dan timnya ingin agar pengembang, pemerintah, IUCN, dan Program Konservasi Orangutan Sumatra (SOCP) menggunakan jeda waktu ini untuk melakukan penyelidikan independen yang menilai ancaman terhadap orangutan.

Sebelumnya, PT NHSE mendanai proyeknya sendiri dan menyimpulkan bahwa pembangunan tersebut tidak akan mengancam habitat kera. Namun, International Union for Conservation of Nature (IUCN) merilis laporan yang membantah penilaian PT NHSE.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inji Orangutan Tertua di Dunia Mati

Inji Orangutan Tertua di Dunia Mati

Batam | Kamis, 14 Januari 2021 | 10:35 WIB

11 Orangutan Sumatera Dipulangkan dari Malaysia dan Thailand

11 Orangutan Sumatera Dipulangkan dari Malaysia dan Thailand

Sumsel | Sabtu, 19 Desember 2020 | 09:52 WIB

Repatriasi Orangutan dari Malaysia ke Indonesia

Repatriasi Orangutan dari Malaysia ke Indonesia

Foto | Sabtu, 19 Desember 2020 | 06:40 WIB

Orangutan yang Diselundupkan ke Thailand-Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

Orangutan yang Diselundupkan ke Thailand-Malaysia Dipulangkan ke Indonesia

News | Jum'at, 18 Desember 2020 | 16:50 WIB

5 Hewan Langka di Indonesia Yang Wajib Dilindungi

5 Hewan Langka di Indonesia Yang Wajib Dilindungi

News | Senin, 07 Desember 2020 | 15:36 WIB

Orangutan Tapanuli Dilepasliarkan di Kawasan Cagar Alam Dolok Sipirok

Orangutan Tapanuli Dilepasliarkan di Kawasan Cagar Alam Dolok Sipirok

Sumut | Selasa, 24 November 2020 | 14:20 WIB

Terkini

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

Arab Saudi Cari Jalur Ekspor Minyak Baru, Masa Depan Selat Hormuz Makin Suram karena Perang

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:52 WIB

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

3 Zodiak yang Diprediksi Sukses Finansial 14 Agustus 2026, Rezeki Makin Lancar

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:48 WIB

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:25 WIB

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

×