Bekas Hantaman Meteor 430 Ribu Tahun Lalu Terdeteksi di Antartika

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 06 April 2021 | 13:30 WIB
Bekas Hantaman Meteor 430 Ribu Tahun Lalu Terdeteksi di Antartika
Ilustrasi Antartika. [ANTARA FOTO/REUTERS/Ueslei Marcelino/wsj]

Suara.com - Seorang ilmuwan asal Inggris menemukan bukti bongkahan meteor berukuran 100 meter, yang menghantam Bumi dengan kecepatan tinggi pada 430.000 tahun lalu.

"Temuan ini menyoroti pentingnya untuk menilai kembali ancaman meteor berukuran sedang dengan potensi konsekuensi merusak Bumi," kata Matthias van Ginneken, ilmuwan dari Fakultas Ilmu Fisika di University of Kent.

Dilansir dari Independent, Selasa (6/4/2021), meski tidak mungkin menghantam bagian padat penduduk di Bumi, tapi meteor semacam itu dapat menyebabkan kerusakan yang mengancam jiwa.

Awalnya, van Ginneken menemukan sejumlah partikel ekstra-terestrial di puncak Walnumfjellet, sebuah gunung di Antartika timur.

Penemuan ini mengindikasikan adanya semburan material yang meleleh dan menguap dari meteor, di mana material itu menutupi area melingkar setidaknya 1.200 mil.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances ini, mengungkapkan bahwa bukti dari peristiwa semacam itu tetap penting untuk memahami sejarah dampak meteor tersebut dan memperkirakan efek berbahaya dari dampak meteor di masa depan.

Bekas hantaman meteor di Antartika. [Science Advances]
Bekas hantaman meteor di Antartika. [Science Advances]

"Efek yang parah dari dampak seperti itu dapat dirasakan hingga ratusan kilometer. Jika dampak seperti itu terjadi ratusan kilometer dari daerah padat penduduk, jumlah kerusakan tidak dapat diabaikan dan perlu diperhitungkan," tambah van Ginneken.

Ia menambahkan, penelitian ini dapat membantu meningkatkan pengetahuan tentang tingkat dampak tersebut di masa lalu dan seberapa sering hal itu mungkin terjadi di masa depan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang dari 1 Jam, Ilmuwan Kembangkan Chip Smartphone Bisa Deteksi Covid-19

Kurang dari 1 Jam, Ilmuwan Kembangkan Chip Smartphone Bisa Deteksi Covid-19

Tekno | Minggu, 28 Maret 2021 | 16:00 WIB

Ilmuwan Mengklaim Bisa Menghentikan Naiknya Permukaan Laut dengan Peretasan

Ilmuwan Mengklaim Bisa Menghentikan Naiknya Permukaan Laut dengan Peretasan

Tekno | Minggu, 28 Maret 2021 | 06:30 WIB

Video Game Baik Buat Kesehatan Mental? Begini Penjelasan Peneliti Oxford

Video Game Baik Buat Kesehatan Mental? Begini Penjelasan Peneliti Oxford

Jatim | Sabtu, 27 Maret 2021 | 08:10 WIB

Ukuran Penis Bisa Mengecil Saat Terpapar Polusi, Ini Penjelasan Ilmuwan

Ukuran Penis Bisa Mengecil Saat Terpapar Polusi, Ini Penjelasan Ilmuwan

Sumsel | Jum'at, 26 Maret 2021 | 07:38 WIB

Hii Seram... Ilmuwan Temukan Gen Zombie, Hidup setelah Orang Meninggal

Hii Seram... Ilmuwan Temukan Gen Zombie, Hidup setelah Orang Meninggal

Tekno | Kamis, 25 Maret 2021 | 08:30 WIB

Peta Baru Ini Ungkap Lokasi Hewan Tak Dikenal Hidup di Bumi

Peta Baru Ini Ungkap Lokasi Hewan Tak Dikenal Hidup di Bumi

Tekno | Rabu, 24 Maret 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Garut Siapkan Pelatihan 500 Calon Pekerja Migran, Target Berangkat Februari 2027

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Di Balik Tren Stop the Wedding: Bukan Takut Nikah, Tapi Makin Sadar Risiko

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:00 WIB

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

×