Penerapan Massa Jenis, Begini Penjelasan dan Contohnya

Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Kamis, 08 April 2021 | 15:53 WIB
Penerapan Massa Jenis, Begini Penjelasan dan Contohnya
Penerapan massa jenis - ilustrasi balon helium. (Pixabay/klikovam)

Suara.com - Perlu diketahui, massa jenis merupakan massa unit volume pada suatu materi yang ada dalam satuan gram persentimeter kubik. Lalu, bagaimana penerapan massa jenis? Berikut ini penjelasannya. 

Massa jenis ini penting untuk diketahui. Mengapa? Sebab keberadaan massa jenis mampu  menjelaskan berbagai peristiwa yang ada di muka Bumi, yang mana bisa kamu aplikasikan di kehidupan sehari-hari. 

Contoh penerapan massa jenis

Massa jenis benda biasa disebut juga kerapatan benda. Diketahui, setiap jenis benda mempunyai ciri khasnya masing-masing. Nah,  berikut ini contoh-contoh penerapan massa jenis yang perlu kamu tahu dalam kehidupan sehari-hari. Simak!

1. Minyak dan Air

Contoh penerapan massa jenis dapat dilihat pada minyak dan air. Jadi, ketika minyak dan air disatukan di dalam satu wadah, keduanya tidak dapat menyatu atau berpisah. 

Hal itu disebabkan karena massa jenis minyak lebih ringan dari massa jenis air. Itulah yang membuat minyak berada di permukaan air dan tidak dapat menyatu.

2. Balon Helium

Contoh lainnya bisa kamu temukan di Balon helium. Jadi, balon yang berisi helium ini dapat terbang ke udara dikarenakan massa jenis helium cenderung lebih kecil dari massa jenis udara.

Namun, beda ceritanya kalau balon ditiup menggunakan nafas manusia, kandungan gas karbon monoksida di dalam balon mempunyai massa jenis yang cenderung lebih besar sehingga balon tak dapat terbang ke udara.

3. Pesawat Terbang

Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

Diketahui, pesawat terbang memiliki massa jenis yang cenderung lebih kecil dan kokoh karena terbuat dari  alumunium.  Oleh karena itu, pesawat terbang mampu terbang di udara dengan baik tanpa merasa terbebani oleh benda-benda berat. Meski demikian, pesawat terbang juga memiliki kapasitas penumpang agar tidak kelebihan beban.

4. Kapal Laut

Tahukah kamu mengapa kapal laut mampu mengapung di lautan padahal ukurannya sangat besar? Sebab, kapal laut mempunyai ruang kosong berisi udara sehingga membuat massa jenis kapal cenderung lebih kecil dari air laut. 

Jadi, jika ada kasus kapal tenggelam, itu dikarenakan kapal mengalami kebocoran, yang mana air laut menerobos masuk ke dalam kapal dan memaksa udara keluar. Sehingga massa jenis cenderung menjadi lebih berat, yang kemudian membuat kapal tenggelam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sumber Energi Panas dan Proses Perpindahannya

Sumber Energi Panas dan Proses Perpindahannya

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 07:44 WIB

Perbedaan Panas Bumi dan Panas Matahari sebagai Sumber Energi Alternatif

Perbedaan Panas Bumi dan Panas Matahari sebagai Sumber Energi Alternatif

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 07:15 WIB

Apa Itu Energi Alternatif? Ini Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Apa Itu Energi Alternatif? Ini Pengertian, Manfaat dan Contohnya

Tekno | Selasa, 16 Maret 2021 | 12:36 WIB

Terkini

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Game Zombie State of Decay 3 Bangkit Lagi, Fase Uji Coba Segera Dibuka

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 19:20 WIB

Redmi G25 2026 Resmi Debut, Monitor Gaming Termurah dengan Refresh Rate 300 Hz

Redmi G25 2026 Resmi Debut, Monitor Gaming Termurah dengan Refresh Rate 300 Hz

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 19:10 WIB

7 Rekomendasi HP Memori 256 GB Terbaru April 2026: Harga Terjangkau, Chipset Ngebut!

7 Rekomendasi HP Memori 256 GB Terbaru April 2026: Harga Terjangkau, Chipset Ngebut!

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 19:07 WIB

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 April 2026: Ada Scar Shadow, Diamond, dan Bundel Funny

63 Kode Redeem FF Max Terbaru 5 April 2026: Ada Scar Shadow, Diamond, dan Bundel Funny

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 18:18 WIB

Film Super Mario Galaxy Hadirkan Hadiah Digital, Bawa Ponsel untuk Klaim

Film Super Mario Galaxy Hadirkan Hadiah Digital, Bawa Ponsel untuk Klaim

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 16:23 WIB

Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?

Sampah Antariksa Dikira Rudal dan Meteor di Lampung, Roket China CZ-3B Punya Misi Apa?

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 16:21 WIB

5 HP Android Bebas Iklan Terbaik di April 2026, Pengalaman Lebih Smooth

5 HP Android Bebas Iklan Terbaik di April 2026, Pengalaman Lebih Smooth

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 15:56 WIB

5 Rekomendasi HP Murah Tanpa Iklan, Mulai dari Rp1 Jutaan

5 Rekomendasi HP Murah Tanpa Iklan, Mulai dari Rp1 Jutaan

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 14:26 WIB

Game Ninja Turtles Empire City Segera Debut, Padukan Fitur Canggih di Platform VR

Game Ninja Turtles Empire City Segera Debut, Padukan Fitur Canggih di Platform VR

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 14:20 WIB

Duel Performa Poco X8 Pro vs X8 Pro Max, Mana yang Paling Worth It untuk Gaming?

Duel Performa Poco X8 Pro vs X8 Pro Max, Mana yang Paling Worth It untuk Gaming?

Tekno | Minggu, 05 April 2026 | 13:46 WIB