Lebih dari 5.000 Ton Debu Luar Angkasa Jatuh ke Bumi Setiap Tahun

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 13 April 2021 | 06:45 WIB
Lebih dari 5.000 Ton Debu Luar Angkasa Jatuh ke Bumi Setiap Tahun
Ilustrasi komet. [Shutterstock]

Suara.com - Setiap tahun, Bumi terkena debu dari komet dan asteroid. Partikel debu antarplanet ini melewati atmosfer dan menyebabkan efek bintang jatuh. Beberapa di antaranya mencapai permukaan dalam bentuk mikrometeorit.

Menurut penelitian dalam program internasional yang dilakukan selama hampir 20 tahun oleh para ilmuwan dari CNRS, Université Paris-Saclay, dan Museum Nasional Sejarah Alam, mengungkapkan bahwa 5.200 ton mikrometeorit ini jatuh mencapai permukaan per tahun.

Dilansir dari Science Daily, Selasa (13/4/2021), studi tersebut akan tersedia di jurnal Earth & Planetary Science Letters mulai 15 April.

Mikrometeorit selalu jatuh di Bumi. Partikel debu antarplanet dari komet atau asteroid ini adalah partikel berukuran beberapa sepersepuluh hingga seperseratus milimeter, yang telah melewati atmosfer dan mencapai permukaan Bumi.

Untuk mengumpulkan dan menganalisis mikrometeorit ini, enam ekspedisi yang dipimpin oleh Jean Duprat, peneliti di CNRS, telah dilakukan selama dua dekade terakhir di dekat stasiun Franco-Italian Concordia (Dome C), yang terletak 1.100 kilometer di jantung kota Antartika.

Dome C adalah tempat pengumpulan yang ideal karena tingkat akumulasi salju yang rendah dan hampir tidak adanya debu terestrial.

Ilustrasi mikrometeorit. [Wikimedia]
Ilustrasi mikrometeorit. [Wikimedia]

Ekspedisi ini mengumpulkan cukup banyak partikel luar angkasa berukuran mulai dari 30 hingga 200 mikrometer, untuk mengukur fluks tahunannya, yang sesuai dengan massa yang bertambah di Bumi per meter persegi per tahunnya.

Jika hasil ini diterapkan di seluruh Bumi, total fluks tahunan mikrometeorit menjadi 5.200 ton per tahun.

Debu ini adalah sumber utama materi luar angkasa di Bumi, jauh di atas objek yang lebih besar seperti meteorit, yang fluksnya kurang dari sepuluh ton per tahun.

baca juga

Perbandingan fluks mikrometeorit dengan prediksi menegaskan bahwa 80 persen mikrometeorit kemungkinan berasal dari komet dan sisanya dari asteroid.

Temuan ini merupakan informasi berharga untuk lebih memahami peran partikel debu antarplanet dalam memasok air dan molekul karbon di Bumi saat usia muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penampakan Komet Neowise di Turki

Penampakan Komet Neowise di Turki

Foto | Kamis, 23 Juli 2020 | 12:12 WIB

Fenomena Komet NEOWISE 19-23 Juli 2020 di 9 Daerah di Indonesia

Fenomena Komet NEOWISE 19-23 Juli 2020 di 9 Daerah di Indonesia

Tekno | Minggu, 19 Juli 2020 | 16:01 WIB

Komet Neowise Melewati Bumi, Hanya Bisa Dilihat Sekali Seumur Hidup

Komet Neowise Melewati Bumi, Hanya Bisa Dilihat Sekali Seumur Hidup

Tekno | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:18 WIB

Aktif Kembali, Objek Misterius Ditemukan Astronom di Sekitar Orbit Jupiter

Aktif Kembali, Objek Misterius Ditemukan Astronom di Sekitar Orbit Jupiter

Tekno | Kamis, 28 Mei 2020 | 15:10 WIB

Wow! Teleskop Hubble Abadikan Pecahnya Komet ATLAS

Wow! Teleskop Hubble Abadikan Pecahnya Komet ATLAS

Tekno | Kamis, 30 April 2020 | 10:00 WIB

Pecah, Komet ATLAS Tidak Bisa Teramati dari Bumi

Pecah, Komet ATLAS Tidak Bisa Teramati dari Bumi

Tekno | Jum'at, 17 April 2020 | 12:40 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×