Demi Lindungi Bumi, NASA Simulasi Asteroid Menghantam Planet

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Selasa, 27 April 2021 | 13:57 WIB
Demi Lindungi Bumi, NASA Simulasi Asteroid Menghantam Planet
Ilustrasi asteroid yang melintasi Bumi (pixabay.com)

Suara.com - NASA akan melakukan eksperimen latihan melindungi Bumi jika ada asteroid berbahaya ditemukan akan menghantam planet.

Latihan selama lima hari yang dimulai pada minggu ini akan melibatkan NASA bersama dengan badan ilmiah lainnya untuk merencanakan bagaimana situasi darurat akan berjalan.

Eksperimen skenario ini dimulai ketika para astronom menemukan objek dekat Bumi (NEO) yang dapat membahayakan planet.

Rincian lebih lanjut tentang asteroid akan terungkap saat latihan simulasi berlangsung, yang mencakup perencanaan pengintaian, misi defleksi, dan ide-ide untuk membantu mengurangi efek tabrakan.

Asteroid yang terlibat dalam eksperimen akan berukuran mulai dari 35 meter hingga 700 meter.

Ketika pertama kali terdeteksi, itu akan berada pada jarak 57 juta kilometer dan mendekat dengan kecepatan 11.000 mil per jam.

NASA simulasi asteroid menghantam planet. [NASA]
NASA simulasi asteroid menghantam planet. [NASA]

NASA sendiri telah berpartisipasi dalam tujuh skenario dampak pada konferensi sebelumnya sejak 2013 dan tiga simulasi dalam hubungannya dengan Federal Emergency Management Agency (FEMA).

"Latihan hantaman asteroid memberikan kesempatan bagi kita untuk memikirkan tentang bagaimana kita akan menanggapi jika ada asteroid yang cukup besar ditemukan dan memiliki peluang signifikan untuk menabrak planet," kata Dr. Paul Chodas, direktur CNEOS, pusat komputasi NASA asteroid dan orbit komet dalam sebuah pernyataan resmi di situs NASA.

Dilansir dari Samachar Central, Selasa (27/4/2021), latihan simulasi sebelumnya belum berhasil. Pada 2019, NASA melakukan skenario jika asteroid selebar 60 meter menabrak New York City.

baca juga

Jika peristiwa seperti itu benar-benar terjadi, itu akan menyebabkan 1,3 juta kematian dari dampak benturan yang 1.000 kali lebih kuat daripada bom nuklir yang dijatuhkan di Hiroshima.

Meski begitu, simulasi tersebut akan menjadi pendahulu yang berharga bagi peluncuran Double Asteroid Redirection Test (DART) NASA, yang merupakan uji pertama teknologi defleksi asteroid.

DART akan diluncurkan akhir tahun ini dengan memanfaatkan dampak asteroid Dimorphos pada 2022.

Double Asteroid Redirection Test (DART). [NASA]
Double Asteroid Redirection Test (DART). [NASA]

Data yang dikembalikan dari uji dampak Dimorphos akan membantu para ilmuwan lebih memahami cara yang dapat lakukan untuk mengurangi NEO yang berpotensi berbahaya yang ditemukan di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses! Helikopter Ingenuity Lakukan Uji Terbang Kedua di Mars

Sukses! Helikopter Ingenuity Lakukan Uji Terbang Kedua di Mars

Tekno | Jum'at, 23 April 2021 | 13:30 WIB

Pertama Kalinya, Astronot dari 3 Agensi Berbeda Akan Dikirim ke ISS

Pertama Kalinya, Astronot dari 3 Agensi Berbeda Akan Dikirim ke ISS

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 13:00 WIB

Ilmuwan Cari Pohon Bulan dari Misi Apollo 14 NASA

Ilmuwan Cari Pohon Bulan dari Misi Apollo 14 NASA

Tekno | Kamis, 22 April 2021 | 07:30 WIB

Hebat, NASA Sukses Terbangkan Helikopter di Mars

Hebat, NASA Sukses Terbangkan Helikopter di Mars

Tekno | Selasa, 20 April 2021 | 01:05 WIB

Elon Musk Akan Bangun Pendaratan di Bulan untuk NASA

Elon Musk Akan Bangun Pendaratan di Bulan untuk NASA

Tekno | Sabtu, 17 April 2021 | 08:10 WIB

Ini Alasan NASA Ingin Mengirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan

Ini Alasan NASA Ingin Mengirim Astronot Perempuan Pertama ke Bulan

Tekno | Selasa, 13 April 2021 | 14:30 WIB

Terkini

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Produksi Sumur Baru PHM Lampaui Target, Hasilkan Gas 3,3 MMscfd dan Minyak 250 BOPD

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Ketika Media Sosial Mengubah Cara Konsumen Belanja

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 20:19 WIB

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:17 WIB

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Jutaan Orang Indonesia Tak Sadar Jadi Pembawa Sifat Talasemia, Kenali Risikonya Sejak Dini

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 20:05 WIB

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Pemkab Bogor Ambil Alih Pengelolaan Masjid At-Ta'awun di Puncak

Jabar | Sabtu, 07 November 2026 | 20:04 WIB

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026

Banten | Sabtu, 07 November 2026 | 20:02 WIB

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Career Cushioning: Solusi Cerdas Hadapi Layoff atau Pemicu Burnout Baru?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:55 WIB

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Suap di Kantah Kabupaten Bogor I

Bogor | Sabtu, 07 November 2026 | 19:52 WIB

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Tak Selalu Mulus, Ini 5 Drakor yang Terseret Kontroversi Sepanjang 2026

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:45 WIB

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Bukan Rem atau Gas Total: Menentukan Kecepatan AI Berbasis Risiko

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:25 WIB

×