alexametrics

Facebook Baru Hadirkan Enkripsi end-to-end pada 2022

Bimo Aria Fundrika | Dicky Prastya
Facebook Baru Hadirkan Enkripsi end-to-end pada 2022
Ilustrasi Facebook. [Shutterstock]

Enkripsi end-to-end adalah sebuah metode untuk mencegah pihak ketiga bisa mengakses data yang dikirimkan dari satu ke pengguna lainnya.

Suara.com - Selama beberapa tahun, Facebook sering mendapat kritik karena masalah privasi dan data pengguna. Bahkan fitur enkripsi end-to-end dipastikan baru muncul pada awal tahun 2022.

"Ini adalah proyek jangka panjang dan kami tidak akan sepenuhnya menghadirkan enkripsi end-to-end hingga tahun 2022," kata Facebook, dikutip dari XDA Developers, Minggu (2/5/2021).

Enkripsi end-to-end adalah sebuah metode untuk mencegah pihak ketiga bisa mengakses data yang dikirimkan dari satu ke pengguna lainnya. Apabila aplikasi perpesanan menggunakan fitur ini, maka chat bakal lebih aman karena tidak bisa diintip, sekalipun dari pihak aplikasi.

Fitur ini yang masih belum dihadirkan Facebook, baik untuk aplikasi Messenger maupun Instagram. Mereka sebelumnya pernah menghadirkan fitur tersebut pada 2016, namun hanya berlaku untuk mode 'Secret Conversation'.

Baca Juga: Tag Massal Konten Porno di Facebook, ini Tindakan Kominfo untuk Masyarkat

Ilustrasi Facebook. [Austin Distel/Unsplash]
Ilustrasi Facebook. [Austin Distel/Unsplash]

Sementara Instagram, aplikasi yang masih di bawah naungan Facebook, masih belum menggunakan metode enkripsi end-to-end di-direct messages-nya.

Lalu pada 2019, Facebook menyatakan bahwa mereka bakal menambahkan enkripsi end-to-end di Messenger, WhatsApp, dan Instagram. Mereka juga mengatakan bahwa ketiga aplikasi bakal terhubung satu sama lain.

Agak mengherankan apabila Facebook membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk fitur enkripsi end-to-end, melihat rencananya yang sudah dilontarkan sejak 2019. Namun sepertinya Facebook memang lebih memprioritaskan fitur lain ketimbang metode keamanan tersebut.

Komentar