Ilmuwan Peringatkan Bahaya Varian Covid-19 Lambda, Lebih Menular?

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 05 Juli 2021 | 09:30 WIB
Ilmuwan Peringatkan Bahaya Varian Covid-19 Lambda, Lebih Menular?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Para ilmuwan memperingatkan varian Covid-19 Lambda, memiliki kumpulan mutasi yang tidak biasa dan berpotensi lebih menular daripada varian lainnya.

Kasus Lambda pertama yang terdokumentasi ditemukan di Peru, sekarang telah mencapai lebih dari 80 persen dari semua kasus. Sementara Inggris mencatat enam kasus dari varian ini.

Menurut Pablo Tsukayama, ilmuwan molekuler di Universitas Cayetano Heredia, mengatakan bahwa peningkatan cepat virus itu menunjukkan tingkat penularan yang lebih tinggi daripada varian lain.

"Saat ini, tidak ada bukti menunjukkan bahwa itu lebih agresif daripada varian lain. Mungkin saja ini memiliki tingkat penularan lebih tinggi, tetapi masih banyak studi yang harus dilakukan untuk mengonfirmasinya," tambah Jairo Méndez Rico, penasihat Pan-American Health Organization (PAHO).

Di sisi lain, Jeff Barrett, direktur sains, mengatakan pengujian terhadap varian virus itu mungkin sulit karena memiliki seperangkat mutasi yang tidak biasa.

Tetapi, para ahli di Universitas Chili setuju bahwa varian Lambda tampaknya lebih menular daripada mutasi virus di Brasil dan Inggris.

Ilustrasi Virus corona di Peru, varian Lamda. [Diego Ramos/AFP]
Ilustrasi Virus corona di Peru, varian Lamda. [Diego Ramos/AFP]

Pada akhir bulan lalu, Public Health England (PHE) mengatakan, varian Lambda telah ditetapkan sebagai varian dalam penyelidikan (VUI) karena peningkatan kasus internasional dan beberapa mutasi penting.

PHE menambahkan pengujian sedang berlangsung dan saat ini tidak ada bukti bahwa varian ini menyebabkan penyakit yang lebih parah atau membuat vaksin bekerja kurang efektif.

Hingga saat ini, varian tersebut dilaporkan ditemukan di 26 negara. kasus telah muncul di sekitar Amerika Selatan dan Tengah serta Amerika Serikat.

baca juga

Dilansir dari Mirror, Senin (5/7/2021), kasus dengan angka yang sangat kecil juga dilaporkan di beberapa bagian Eropa.

Saat ini, varian Delta yang pertama kali dideteksi di India, masih tetap menjadi strain dominan di Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh! Varian Covid-19 India Ada di Kudus, Ganjar Usulkan Gerakan 5 Hari di Rumah Saja

Duh! Varian Covid-19 India Ada di Kudus, Ganjar Usulkan Gerakan 5 Hari di Rumah Saja

Jawa Tengah | Senin, 14 Juni 2021 | 07:50 WIB

Singapura Laporkan Kenaikan Penularan Lokal, Varian COVID-19 Delta Terbanyak

Singapura Laporkan Kenaikan Penularan Lokal, Varian COVID-19 Delta Terbanyak

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 08:05 WIB

Ini 10 Nama Baru Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian WHO

Ini 10 Nama Baru Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian WHO

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 13:28 WIB

Mudah Diingat, WHO Beri Nama Sederhana untuk Varian Covid-19

Mudah Diingat, WHO Beri Nama Sederhana untuk Varian Covid-19

Tekno | Selasa, 01 Juni 2021 | 14:30 WIB

Ditemukan di Cilacap, Varian Covid-19 Baru dari India Menular 3 Kali Lebih Cepat

Ditemukan di Cilacap, Varian Covid-19 Baru dari India Menular 3 Kali Lebih Cepat

Health | Kamis, 27 Mei 2021 | 18:39 WIB

Temukan 15 Varian Covid-19 India dari Penularan Lokal, Thailand Waspada

Temukan 15 Varian Covid-19 India dari Penularan Lokal, Thailand Waspada

Health | Sabtu, 22 Mei 2021 | 09:05 WIB

Terkini

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

BRI KPR Hadirkan Solusi Cicilan Aman di Kelapa Gading

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Promo Spesial BRI, Nikmati Kudapan Gratis di Tong Tji House Sampai April 2027

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Daftar Resto Diskon dari BRI di Lampung, Makan Puas dengan Harga Menarik

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:18 WIB

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

YLBHI Minta Prabowo Mundur jika Tak Becus Urus Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:10 WIB

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

ZAP Festival 2026, BRI Tebar Diskon Bundling Treatment 50 Persen

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

Ratusan Warga Nyalakan Lilin untuk Korban Karhutla, FIAD Desak Status Bencana Nasional

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

Belanda Kembalikan 20 Barang Curian ke Indonesia: dari Berlian hingga Alquran Kuno

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 22:00 WIB

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

HUT ke-62 Golkar Digelar Sederhana, Bahlil Larang Acara di Hotel

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

Dituntut 5 Tahun Penjara, 11 Pengasuh Daycare Little Aresha Minta Keringanan dan Ngaku Korban Sistem

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×