Ini 10 Nama Baru Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian WHO

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Rabu, 02 Juni 2021 | 13:28 WIB
Ini 10 Nama Baru Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian WHO
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Suara.com - Virus corona SARS CoV-2, penyebab COVID-19, telahberubah seiring waktu. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebagian besar perubahan itu tidak banyak berdampak pada struktur tubuh virus. 

Akan tetapi, beberapa perubahan dapat memengaruhi sifat virus. Seperti seberapa mudah penyebarannya, tingkat keparahan penyakit terkait, kinerja vaksin, obat terapeutik, alat diagnostik, atau tindakan kesehatan dan sosial masyarakat lainnya. 

WHO bekerja sama dengan berbagai jaringan pakar, otoritas nasional, lembaga, dan peneliti telah memantau dan menilai perubahan SARS CoV-2 sejak Januari 2020. 

Selama akhir 2020, berbagai varian virus corona mulai diumumkan dan dinyatakan meningkatkan risiko kesehatan masyarakat global. Hal itu juga memunculkan karakterisasi Variants of Interest (VOI) dan Variants of Concern (VOCs) tertentu.

ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)
ilustrasi WHO. (Hector Christiaen / Shutterstock.com)

"WHO dan jaringan pakar internasionalnya sedang memantau perubahan pada virus. Sehingga jika mutasi signifikan teridentifikasi, kami dapat memberi tahu negara dan publik tentang perubahan apa pun yang diperlukan untuk bereaksi terhadap varian tersebut, dan mencegah penyebarannya," ucap WHO dikutip dari situs resminya, Rabu (2/6/2021). 

WHO bersmaa para pakar telah membentuk sistem untuk mendeteksi sinyal potensi VOI atau VOC dan menilainya berdasarkan risiko yang ditimbulkan terhadap kesehatan masyarakat global. 

Pelabelan varian baru virus SARS CoV-2 itu kemudian diberi nama dengan angka. Namun untuk memudahkan penyebutannya, WHO memutuskan untuk mengubah nama varian virus corona SARS CoV-2, terutama 10 varian yang menjadi perhatian global.

WHO mengumpulkan sekelompok ilmuwan dari Kelompok Kerja Evolusi Virus WHO, jaringan laboratorium rujukan COVID-19 WHO, perwakilan dari GISAID, Nextstrain, Pango dan pakar tambahan dalam virologi, nomenklatur mikroba, dan perwakilan beberapa negara juga lembaga dunia untuk mempertimbangkan nama varian virus yang mudah diucapkan dan tidak menstigmatisasi untuk VOI dan VOC. 

"Saat ini, kelompok ahli yang diselenggarakan oleh WHO ini telah merekomendasikan penggunaan label menggunakan huruf Alfabet Yunani, yaitu, Alpha, Beta, Gamma yang akan lebih mudah dan praktis untuk dibahas oleh khalayak non-ilmiah," kata WHO.

baca juga

 Berikut nama baru 10 varian virus corona SARS CoV-2 yang jadi perhatian WHO dan para ahli dalam penanganan pandemi Covid-19:

1. Alpha

Untuk varian virus corona dari Inggris yang diumumkan sejak 18 Desember 2020. Sebelumnya dilabeli B117.

2. Beta

Untuk varian virus corona dari Afrika Selatan yang diumumkan sejak 18 Desember 2020. Sebelumnya dilabeli B1351.

3. Gamma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jateng Paling Tinggi, Satgas Covid-19 Ungkap Kenaikan Kasus Pasca Lebaran

Jateng Paling Tinggi, Satgas Covid-19 Ungkap Kenaikan Kasus Pasca Lebaran

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 11:22 WIB

Bisa Munculkan Stigma, WHO Ubah Nama Varian Baru Virus Corona

Bisa Munculkan Stigma, WHO Ubah Nama Varian Baru Virus Corona

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 10:31 WIB

Tak Suka Makan Sayur Pahit Berisiko Kecil Terinfeksi Virus Corona, Kok Bisa?

Tak Suka Makan Sayur Pahit Berisiko Kecil Terinfeksi Virus Corona, Kok Bisa?

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 10:17 WIB

Terkini

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Masih Berkantor dan Belum Ditahan? Ini Alasannya

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 09:40 WIB

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

BEI Hapus Kriteria Papan Pemantauan Khusus, Besok Harga Minimum Saham Jadi Rp1

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 09:35 WIB

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Jalan Aroepala Dibuka Penuh, Gubernur Sulsel: Akses Gowa-Makassar Makin Lancar

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:26 WIB

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Komunitas Otomotif Jajal Pengecekan Spooring Instan di Automechanika Jakarta 2026

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:20 WIB

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Rekor Dunia Pecah! Begini Reaksi Presiden Prabowo ke Lifter Rahmat Erwin

Sulsel | Minggu, 27 September 2026 | 09:15 WIB

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:00 WIB

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Generasi Self-Diagnosis: Saat VT TikTok Jadi Pengganti Psikolog

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:50 WIB

×