Pemakaman Kuno Berusia 4.000 Tahun, Kerangka Hangus Ibu Hamil Anak Kembar Ditemukan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 29 Juli 2021 | 17:54 WIB
Pemakaman Kuno Berusia 4.000 Tahun, Kerangka Hangus Ibu Hamil Anak Kembar Ditemukan
Ilustrasi alat-alat rumah tangga zaman perunggu. [Shutterstock]

Suara.com - Para peneliti dari institusi di Italia dan Hongaria menemukan kerangka seorang perempuan hamil dari Zaman Perunggu.

Analisis dari sisa-sisa sampel dan artefak yang ditemukan mengungkapkan, kerangka tersebut berusia 4.000 tahun dan pemakaman terletak di dekat kota Szigetszentmiklos, Hongaria.

Alih-alih dikubur dengan tanah seperti pemakaman pada umumnya, tim ahli menemukan pemakaman tersebut.

Terdiri dari ratusan pot atau guci tanah liat yang terkubur setengah kilometer dari tepi sungai Danube.

Pemakaman guci ini memberikan informasi mengenai data arkeologi yang mewakili budaya lama yang telah hilang yang dikenal sebagai Vatya.

Pemakaman tersebut ditemukan selama penggalian untuk pembangunan supermarket baru di wilayah itu.

Pemakaman kuno berusia 4.000 tahun di dekat kota Szigetszentmiklos, Hongaria. [PLOS ONE]
Pemakaman kuno berusia 4.000 tahun di dekat kota Szigetszentmiklos, Hongaria. [PLOS ONE]

Secara total, 525 kuburan ditemukan di dalam setengah hektar tanah.

Sebagian besar terdiri dari pecahan tulang, abu, dan barang-barang kuburan yang terbuat dari keramik atau perunggu.

Para peneliti mengambil 41 sampel dari 29 makam, termasuk 26 guci kremasi, dan melakukan analisis di laboratorium untuk mengungkapkan mengenai siapa jenazah tersebut.

Dalam analisis tersebut, para ahli menemukan salah satu jasad seorang perempuan berusia akhir 20-an atau awal 30-an yang sedang hamil.

baca juga

Ia dikubur bersama dengan bayi kembar yang masih berusia sekitar 30 minggu kehamilan.

Perempuan hamil itu terkubur dalam guci berkode 241 yang berisi barang-barang yang lebih mewah, seperti cincin rambut emas dan kalung perunggu.

Sementara guci lain hanya berisi sebagian tubuh jenazah yang dikremasi, isi guci 241 relatif lebih lengkap.

Dilansir dari Science Alert, Kamis (29/7/2021), meskipun terfragmentasi, tubuhnya mengungkapkan riwayat hidup yang diketahui para ahli melalui analisis isotop.

Menganalisis kerangka ini membantu para peneliti mengembangkan gambaran seorang perempuan yang datang dari jauh ketika ia masih anak-anak berusia sekitar 8 hingga 13 tahun.

Kemungkinan, perempuan muda ini adalah seseorang yang terhormat dan menikah dengan lelaki dari kelas sosial tinggi di komunitas Vatya.

Pemakaman kuno berusia 4.000 tahun di dekat kota Szigetszentmiklos, Hongaria. [PLOS ONE]
Pemakaman kuno berusia 4.000 tahun di dekat kota Szigetszentmiklos, Hongaria. [PLOS ONE]

Tragisnya, ia meninggal di masa jayanya, dalam kondisi mengandung anak kembar.

Para ahli menduga kematiannya disebabkan konsekuensi dari kelahiran dini, tetapi mungkin juga karena hal lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harta Karun Zaman Perunggu Berusia 2.500 Tahun Tak Sengaja Ditemukan

Harta Karun Zaman Perunggu Berusia 2.500 Tahun Tak Sengaja Ditemukan

Tekno | Selasa, 04 Mei 2021 | 07:45 WIB

Temuan Lempeng Batu Zaman Perunggu Ini Diklaim Peta Tertua di Eropa

Temuan Lempeng Batu Zaman Perunggu Ini Diklaim Peta Tertua di Eropa

Tekno | Kamis, 08 April 2021 | 16:25 WIB

Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala

Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala

Tekno | Jum'at, 02 April 2021 | 15:36 WIB

Terlihat dari Satelit, Arkeolog Temukan Makam Berusia 5.000 Tahun

Terlihat dari Satelit, Arkeolog Temukan Makam Berusia 5.000 Tahun

Tekno | Jum'at, 26 Maret 2021 | 16:00 WIB

Ilmuwan Ungkap Perempuan Pernah Berjaya dan Memerintah pada Zaman Perunggu

Ilmuwan Ungkap Perempuan Pernah Berjaya dan Memerintah pada Zaman Perunggu

Tekno | Rabu, 17 Maret 2021 | 13:30 WIB

Temuan 300 Kerangka Manusia Ungkap Kebrutalan Hidup di Abad Pertengahan

Temuan 300 Kerangka Manusia Ungkap Kebrutalan Hidup di Abad Pertengahan

Tekno | Kamis, 28 Januari 2021 | 09:00 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×