facebook

Lawan Covid-19, Thailand Mulai Uji Coba Vaksin Semprot ke Manusia

Liberty Jemadu
Lawan Covid-19, Thailand Mulai Uji Coba Vaksin Semprot ke Manusia
Nakes di Medan mulai disuntik vaksin Covid-19 dosis ketiga. [dok: RSUP Adam Malik]

Vaksin yang semprot sedang dikembangkan di Thailand diklaim ampuh saat diuji ke tikus.

Suara.com - Dua vaksin COVID-19 model semprotan hidung yang sedang dikembangkan di Thailand akan mulai diujicobakan pada manusia akhir tahun 2021. Vaksin semprot itu diklaim menunjukkan hasil menjanjikan saat diuji pada tikus, demikian kata pejabat setempat, Rabu (11/8/2021).

Dikembangkan oleh Pusat Nasional untuk Rekayasa Genetika dan Bioteknologi, vaksin tersebut berbasis adenovirus dan influenza, kata wakil juru bicara pemerintah Ratchada Thanadirek.

Usai uji coba pada tikus, tahap pertama uji coba pada manusia akan dimulai akhir tahun ini, menunggu persetujuan regulator obat dan makanan. Tahap dua dijadwalkan pada Maret 2022 dan target produksi yang lebih luas pada pertengahan 2022, jika hasilnya bagus, katanya.

Uji coba vaksin semprot itu juga akan menjajal keampuhan saat melawan varian Delta, demikian kata Ratchada seperti dilansir Antara dari Reuters.

Baca Juga: Polda Jatim Beri Kado Ulang Tahun Ribuan Vaksin untuk Aremania

Sekitar 6,8 persen dari 66 juta lebih penduduk Thailand sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19. Program vaksinasi Thailand sejauh ini bergantung pada vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Sinopharm.

Vaksin Pfizer/BioNTech sedang diberikan sebagai dosis penguat untuk petugas medis di lini terdepan yang menerima dua dosis Sinovac.

Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul pada Rabu mengatakan bahwa 32,5 juta dosis vaksin Pfizer/BioNTech akan tiba tahun ini, terdiri atas 30 juta dosis pesanan dan sisanya vaksin hibah dari AS.

Negara-negara di seluruh dunia sedang mengembangkan vaksin semprotan hidung untuk membantu mencegah dan mengobati COVID-19. Lapisan hidung diidentifikasi sebagai titik masuk utama bagi virus.

Vaksin dalam negeri Thailand lainnya, vaksin mRNA buatan Universitas Chulalongkorn dan virus inaktif yang dikembangkan oleh Universitas Mahidol, rencananya akan memulai uji coba tahap dua pada manusia Agustus ini.

Baca Juga: Wisata Bali: Strategi Pemasaran, Ireng Donat Dipromosikan ke Nakes Sudah Vaksin Ketiga

Di Indonesia sendiri ada vaksin Merah Putih yang sedang dikembangkan oleh beberapa kampus dan lembaga penelitian. Vaksin ini ditargetkan rampung pada tahun 2022 mendatang.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar