facebook

Generasi Z Penentu Sehatnya Ruang Digital

Liberty Jemadu
Generasi Z Penentu Sehatnya Ruang Digital
Juru Bicara Kementerian Kominfo Dedy Permadi meminta Sampoerna Telekomunikasi Indonesia untuk mengedepankan hak pelanggan Net1. [Antara]

Porsi Gen Z, yang berusia 8 hingga 23 tahun, dari total populasi penduduk Indonesia cukup besar, yaitu sekitar 27,5 persen.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) berpendapat generasi Z, atau Gen Z, merupakan salah satu indikator dalam menentukan ruang digital yang sehat.

"Mereka salah satu penentu, memiliki andil menentukan arah bangsa. Tidak hanya di masa depan, tapi, juga sekarang karena porsinya begitu besar, termasuk di ruang digital," kata Staf Khusus Menteri Kominfo Bidang Digital dan Sumber Daya Manusia, Dedy Permadi, saat acara bincang-bincang "Perspektif Nasionalisme Gen-Z", Senin (16/8/2021).

Dedy menyatakan porsi Gen Z, yang berusia 8 hingga 23 tahun, dari total populasi penduduk Indonesia cukup besar, yaitu sekitar 27,5 persen. Generasi tersebut lahir di zaman yang serba digital sehingga mereka cukup menentukan kesehatan ruang digital di Indonesia.

Menurut Dedy, ketika banyak konten positif di media sosial, hal tersebut ditentukan oleh Generasi Z. Sebaliknya, ketika konten negatif banyak ditemukan, maka Generasi Z bisa menjadi salah satu yang terpengaruh konten tersebut.

Baca Juga: 70 Persen Pemesan Saham Bukalapak Merupakan Generasi Milenial dan Gen Z

Ketika ditanya mengenai nasionalisme anak-anak muda sekarang ini, dia menilai optimistis terhadap nasionalisme Generasi Z, masih banyak generasi muda yang peduli terhadap negara dan sesama.

Pada masa pandemi virus corona ini, kementerian melihat sangat banyak gerakan yang diinisiasi anak muda, mereka tidak melulu menunggu instruksi dari atas, termasuk pemerintah.

Kontribusi anak muda, menurut Dedy, tidak harus selalu diukur seberapa besar kontribusi mereka terhadap pengambilan keputusan, namun, langkah-langkah sederhana seperti membeli makanan dari pedagang sekitar, kemudian membagikan ke orang-orang yang membutuhkan di sekitar.

"Kita tetap optimistis generasi kita tetap nasionalis dan peduli terhadap sesama maupun bangsanya," kata Dedy.

Diskusi tentang nasionalisme ini disiarkan di platform Rumah Digital Indonesia, wadah untuk merayakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Situs rumahdigitalindonesia.id bisa diakses sampai akhir Agustus nanti, antara lain menyediakan lomba khas 17-an secara virtual. [Antara]

Baca Juga: Membangun Mindset Menulis Bagi Generasi Z di Era Digital

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar