Cara Mencegah Agar Akun Tak Dimasukkan ke Grup WhatsApp Sembarangan

Dinar Surya Oktarini, Rezza Dwi Rachmanta

Senin, 23 Agustus 2021 | 21:41 WIB
Cara Mencegah Agar Akun Tak Dimasukkan ke Grup WhatsApp Sembarangan
Cara mencegah akun dimasukkan ke Grup WhatsApp sembarangan. Ilustrasi penggunaan WhatsApp. [Shutterstock]

Suara.com - Kita terkadang merasa kesal apabila akun WhatsApp dimasukkan ke dalam grup yang tak kita kenal. Berikut ini kami akan memberikan informasi mengenai cara mencegah agar akun tak dimasukkan ke grup WhatsApp sembarangan.

Akun WhatsApp yang masuk ke dalam grup tentu dapat membuat pergaulan pemiliknya bertambah luas. Namun isi grup terkadang tak terlalu relevan sehingga kita serba salah berada di dalamnya.

Selain memenuhi notifikasi, keberadaan grup WhatsApp yang tak relevan dapat membuat memori smartphone penuh. Berbagai gambar atau video di dalamnya bisa secara otomatis tersimpan di dalam memori internal smartphone.

Apabila hal tersebut berlanjut, memori smartphone lama kelamaan juga bakal penuh. Cara mencegah agar akun kita tak dimasukkan ke grup WhatsApp rupanya cukup mudah. Kita hanya perlu mengutak-atik pengaturan di Privacy saja.

Berikut cara mencegah akun agar tak dimasukkan ke grup WhatsApp sembarangan:

Pengaturan privasi di grup WhatsApp. (HiTekno.com)
Pengaturan privasi di grup WhatsApp. (HiTekno.com)
  1. Buka menu Setting atau Setelan (kalian dapat melakukan klik tombol titik tiga di pojok kanan atas > pilih Setting)
  2. Pilih Account atau Akun.
  3. Masuk ke Privacy (Privasi) > Group (Grup).
  4. Anda dapat memilih satu dari tiga opsi yaitu Everyone (Semua Orang), My Contacts (Kontak Saya), dan My Contacts Except (Kontak Saya Kecuali).
  5. Pilih opsi ketiga My Contacts Except > klik tombol hapus centang di pojok kanan atas > klik OK (tombol OK berwarna hijau di pojok kiri bawah). Langkah ini memungkinkan seseorang harus melakukan obrolan pribadi atau PM untuk mengirimkan link undangan grup agar disetujui oleh Anda.

Opsi pertama Everyone berarti semua orang di luar daftar kontak smartphone dapat menambahkan Anda tanpa persetujuan Anda sendiri.

Sementara opsi kedua yaitu My Contact berarti hanya kontak di buku alamat telepon yang dapat menambahkan Anda ke grup WhatsApp. Jika admin grup yang tidak ada di buku alamat ponsel mencoba menambahkan Anda ke dalam grup, mereka akan mendapatkan pop-up pesan.

Pop-up memberikan pesan yang menyatakan bahwa mereka tidak dapat menambahkan Anda dan akan diminta untuk mengetuk Undang ke Grup atau tekan Lanjutkan, diikuti oleh tombol kirim (untuk mengirim ajakan masuk ke grup melalui obrolan individu).

Dikutip dari laman resmi WhatsApp, Anda memiliki waktu tiga hari untuk menerima undangan sebelum kedaluwarsa. Ini memungkinkan Anda menerima pesan pribadi sehingga dapat memilih mau atau tidaknya untuk masuk ke dalam grup.

baca juga

Opsi My Contacts Except berarti hanya kontak di buku alamat ponsel kecuali yang Anda kecualikan, dapat menambahkan Anda ke grup tanpa persetujuan Anda.

Kalian dapat mencentang kontak yang Anda percaya saja. Kontak yang dicentang memungkinkan agar Anda dapat masuk grup tanpa persetujuan. Itulah tadi penjelasan mengenai cara mencegah akun agar tidak dimasukkan ke grup WhatsApp sembarangan, mudah sekali bukan?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Tips Mudah agar Aglonema Subur dan Besar, Perhatikan Cara Menanamnya

2 Tips Mudah agar Aglonema Subur dan Besar, Perhatikan Cara Menanamnya

Lifestyle | Senin, 23 Agustus 2021 | 20:21 WIB

Cara Kirim Foto di WhatsApp Tanpa Mengurangi Kualitas Megapixel

Cara Kirim Foto di WhatsApp Tanpa Mengurangi Kualitas Megapixel

Bali | Senin, 23 Agustus 2021 | 19:39 WIB

Bagaimana Cara Pindah Akun WhatsApp ke HP Baru?

Bagaimana Cara Pindah Akun WhatsApp ke HP Baru?

Bekaci | Senin, 23 Agustus 2021 | 20:10 WIB

Terkini

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor

KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi

Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×