Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 06 September 2021 | 07:45 WIB
Nyamuk Asia Mematikan Pembawa Virus Zika Ditemukan di Prancis
Ilustrasi Nyamuk. (Pexels)

Suara.com - Nyamuk harimau Asia berpotensi mematikan karena membawa virus seperti demam kuning dan Zika, ditemukan di Prancis utara.

Otoritas kesehatan Inggris mempersiapkan kampanye intensif untuk membersihkan area dari serangga dengan insektisida yang kuat.

Hewan itu pertama kali terlihat di Kota Nice, Prancis, pada 2004 dan perlahan menyebar ke utara selama 17 tahun terakhir.

"Nyamuk ini sangat kecil, sekitar 5 mm termasuk sayap dan tubuh. Itu memiliki garis-garis hitam dan putih, serta menyengat di siang hari," tulis Badan Kesehatan Regional Prancis dalam sebuah tweet.

Dalam setiap gigitan, nyamuk dapat bertelur hingga 200 telur, sehingga pejabat kesehatan memberikan saran bagaimana masyarakat dapat menghindari gigitan nyamuk.

Badan tersebut juga memperingatkan untuk mengosongkan wadah apa pun yang berisi air hujan karena dapat menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi nyamuk bertelur.

ilustrasi anak demam. (Freepik/@prostooleh)
ilustrasi anak demam. (Freepik/@prostooleh)

Selain itu, membersihkan area dari sampah juga dapat membantu mengurangi kemungkinan nyamuk berkembang biak.

Dilansir dari Mirror, Senin (6/9/2021), hama tersebut dapat membawa virus Zika dan demam kuning yang mematikan, serta demam berdarah dan demam chikungunya.

Gejala yang muncul mencakup demam tinggi, tubuh basah kuyup oleh keringat, nyeri sendi, sakit kepala, dehidrasi, dan mual.

baca juga

Beberapa kasus di India melaporkan adanya ruam menyebar di kaki dan lengan.

Gejala paling parah dari infeksi tersebut juga mencakup berkurangnya trombosit.

Penyakit tersebut telah menginfeksi lebih dari 30.000 orang di India dan memicu kekhawatiran akan epidemi baru seperti Covid-19.

Ilustrasi virus zika. (Shutterstock)
Ilustrasi virus zika. (Shutterstock)

Setidaknya 50 orang, sebagian besar anak-anak, telah meninggal karena penyakit tersebut dan beberapa kasus dirawat di rumah sakit di enam distrik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terobosan Baru, Peneliti China Gunakan Teknologi Nuklir untuk Cegah DBD Hingga Malaria

Terobosan Baru, Peneliti China Gunakan Teknologi Nuklir untuk Cegah DBD Hingga Malaria

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 07:15 WIB

Hati-hati dan Wajib Waspada Ini 3 Penyakit Mematikan Akibat Gigitan Nyamuk!

Hati-hati dan Wajib Waspada Ini 3 Penyakit Mematikan Akibat Gigitan Nyamuk!

Health | Minggu, 22 Agustus 2021 | 07:30 WIB

Rekomendasi 6 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Ampuh dan Efektif

Rekomendasi 6 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Ampuh dan Efektif

Lifestyle | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 10:51 WIB

5 Tanaman Ini Ternyata Ampuh Mengusir Nyamuk!

5 Tanaman Ini Ternyata Ampuh Mengusir Nyamuk!

Your Say | Selasa, 17 Agustus 2021 | 16:00 WIB

Gunakan Pakaian Warna-warni Jika Ingin Terhindar dari Gigitan Nyamuk

Gunakan Pakaian Warna-warni Jika Ingin Terhindar dari Gigitan Nyamuk

Your Say | Selasa, 13 Juli 2021 | 17:03 WIB

Awas! Orang Dengan Golongan Darah Ini Lebih Sering Jadi Incaran Gigit Nyamuk

Awas! Orang Dengan Golongan Darah Ini Lebih Sering Jadi Incaran Gigit Nyamuk

Health | Selasa, 13 Juli 2021 | 13:25 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×