alexametrics

Tak Tunggu Lama, NASA Bersiap Kumpulkan Sampel Batuan Mars Kedua

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Tak Tunggu Lama, NASA Bersiap Kumpulkan Sampel Batuan Mars Kedua
Ilustrasi Perseverance mendarat di Mars [NASA/JPL-Caltech]

Perseverance akan segera melakukan upaya pengumpulan sampel bantuan kedua di Planet Merah.

Suara.com - Penjelajah NASA di Mars, Perseverance, akan segera melakukan upaya pengumpulan sampel bantuan kedua di Planet Merah.

Sebelumnya, pada 1 September penjelajah seukuran mobil tersebut berhasil mengumpulkan sampel batuan Mars pertama yang dijuluki Rochette.

Hal ini merupakan tonggak bersejarah dalam misi ambisius NASA.

Anggota tim Perseverance berencana untuk mengulang kesuksesan itu kembali dengan mengambil lebih banyak sampel dari batuan yang sama.

Baca Juga: NASA Tunda Kembali Peluncuran Teleskop Penerus Hubble

"Saya telah mengambil sampel Mars pertama dan saya siap untuk mengambil sampel kedua dari batuan yang sama. Kali ini, saya akan menjalankan seluruh proses coring dan penyegelan tabung tanpa jeda," tulis akun resmi Twitter Perseverance pada 7 September.

Dilansir dari Space.com, Kamis (9/9/2021), Perseverance mendarat di dalam Kawah Jezero selebar 45 km pada Februari untuk mencari tanda-tanda kehidupan Mars kuno dan mengumpulkan serta menyimpan lusinan sampel batuan.

Misi Perseverance ambil sampel bebatuan kedua di mars. [Twitter]
Misi Perseverance ambil sampel bebatuan kedua di mars. [Twitter]

Material Mars murni itu akan dikirim kembali ke Bumi dalam kampanye bersama NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA). Pengembalian sampel dijadwalkan pada awal 2031.

Robot penjelajah sebelumnya telah berusaha untuk mengambil sampel pertamanya pada 5 Agustus, tetapi batu yang dibor pada hari itu hancur berkeping-keping sehingga lolos dari tabung.

Perseverance mencoba kembali upaya serupa pada 1 September dengan menargetkan batuan baru Rochette.

Baca Juga: Helikopter NASA di Mars Mulus Lakukan Penerbangan ke-13

Untuk memastikan bahwa batuan benar-benar masuk ke dalam tabung penyimpanan sampel, tim misi baru mengumumkan keberhasilan itu pada 4 September.

Sebagai upaya pengumpulan sampel kali ini, para ahli mengatakan itu akan menjadi lebih ringkas, berpotensi membantu tim misi untuk menyelesaikan proses pengumpulan sampel yang efisien dan efektif.

Komentar