alexametrics

Facebook Buka Lowongan 10.000 Pekerja untuk Bangun Teknologi Metaverse

Dythia Novianty | Dicky Prastya
Facebook Buka Lowongan 10.000 Pekerja untuk Bangun Teknologi Metaverse
Ilustrasi Facebook. [Kirill Kurdavtsev/AFP]

Facebook bersiap mencari 10.000 tenaga kerja baru di Uni Eropa selama lima tahun ke depan.

Suara.com - Facebook bersiap mencari 10.000 tenaga kerja baru di Uni Eropa selama lima tahun ke depan untuk mengembangkan dunia digital yang disebut metaverse.

Rencananya, Facebook akan mencari teknisi dengan skill tinggi ini di negara seperti Jerman, Prancis, Italia, Spanyol, Polandia, Belanda, hingga Irlandia.

Nick Clegg selaku Head of Global Affairs Facebook dan Javier Olivan sebagai Vice President of Central Products Facebook, mengaku bahwa Eropa adalah pasar penting bagi perusahaan.

"Dari ribuan karyawan di Uni Eropa, hingga jutaan bisnis yang menggunakan aplikasi dan alat kami setiap hari, Eropa adalah bagian besar dari kesuksesan kami," ujar mereka sebagaimana dilaporkan CNBC, Rabu (20/10/2021).

Baca Juga: Akhirnya! Facebook Luncurkan Dompet Digital tanpa Cryptocurrency Diem

Menurut Clegg dan Olivian, kebutuhan akan teknisi dengan kemampuan tinggi adalah salah satu prioritas tinggi yang dikejar Facebook.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan pemerintah di seluruh UE untuk menemukan orang yang tepat dan pasar yang tepat untuk memajukan ini, sebagai bagian dari upaya perekrutan yang akan datang di seluruh kawasan," ujarnya.

Kantor Facebook, Silicon Valley. [Shutterstock]
Kantor Facebook, Silicon Valley. [Shutterstock]

CEO Facebook Mark Zuckerberg sebelumnya sudah menggaungkan teknologi metaverse ini sejak Juli.
Metaverse adalah istilah untuk menggambarkan dunia digital, di mana orang-orang dapat berinteraksi di lingkungan 3D.

Sebagai langkah awal, Facebook meluncurkan aplikasi kerja jarak jauh berbasis virtual reality (VR), di mana pengguna bisa mengaksesnya dengan headset VR Oculus Quest 2.

Aplikasi ini dimanfaatkan untuk para pengguna yang ingin mengadakan meeting dari jarak jauh, namun dalam bentuk virtual reality.

Baca Juga: Facebook Bantah Teknologi AI Buatannya Tak Mampu Lawan Ujaran Kebencian

Tak hanya Facebook, perusahaan teknologi lain seperti Microsoft, Roblox, dan Epic Games juga mulai menyiapkan investasi besar demi mengembangkan metaverse versi mereka sendiri.

Komentar