alexametrics

Penonton Youtube Indonesia Kian Tertarik dengan Konten Sains, Bisnis dan Hukum

Liberty Jemadu
Penonton Youtube Indonesia Kian Tertarik dengan Konten Sains, Bisnis dan Hukum
Ilustrasi aplikasi YouTube pada sebuah ponsel pintar. [Shutterstock]

Waktu tonton konten sains, humaniora, bisnis, dan hukum di Youtube Indonesia tumbuh lebih dari 80 persen pada 2021.

Suara.com - YouTube merayakan komunitas kreator video platformnya melalui beragam program, seiring dengan pertumbuhan pengguna dan kreator di Indonesia.

Menurut data YouTube, waktu tonton video terkait pengetahuan, yang mencakup topik-topik seperti sains, humaniora, bisnis, dan hukum, di Indonesia dalam satu tahun terakhir hingga Juni 2020 tumbuh lebih dari 80 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Yang lebih menginspirasi adalah melihat bagaimana kreator konten di seluruh negeri membawa YouTube sebagai platform untuk komunitas orang - orang dengan minat dan passion yang sama, juga 'pembelajar seumur hidup' berkumpul," kata Communication Manager Google Indonesia Feliciana Wienathan, dalam jumpa pers daring, Rabu (24/11/2021).

Ia melanjutkan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung komunitas kreator konten untuk berkembang, menemukan komunitas, mendobrak hambatan dan membuka peluang diri mereka melalui berbagai inisiatif yang dapat mendukung perkembangannya.

Baca Juga: Penggunaan Media Sosial Meningkatkan Kesepian Emosional

"Sehingga, mereka dapat melanjutkan untuk meningkatkan keterampilan diri di samping pertumbuhan kanal YouTube mereka. Beberapa inisiatif yang kembali tahun ini antara lain YouTube Next Up dan Akademi Edukreator," imbuhnya.

YouTube NextUp adalah sebuah inisiatif yang diluncurkan pada tahun 2017 dan didedikasikan untuk membina kreator konten baru untuk mempercepat pertumbuhan kanal. Dari inisiatif ini, telah terpilih 12 kreator dari berbagai kategori entri yang melampaui batas bahasa, wilayah, atau genre konten, di seluruh Indonesia.

Masing-masing menerima kit produksi dengan nilai sebesar Rp14,5 juta untuk membantu meningkatkan kanal mereka, juga telah menghadiri kamp virtual selama 3 minggu yang dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan kanal mereka, dan menghadirkan kreator dan praktisi top Indonesia untuk berbagi wawasan, khususnya pada produksi video dan pengembangan strategi konten.

Lebih lanjut, minggu ini juga menandai pertama kalinya “YouTube Week” dibuka untuk umum. Tiga hari dengan lebih dari 12 workshop dari tim pakar YouTube yang berfokus pada cara meningkatkan pertumbuhan kanal.

Selain itu, bersama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Kok Bisa dan YouTube Learning akan mengadakan live streaming penganugerahan Akademi Edukreator bertajuk “Pesta Penghargaan Akademi Edukreator 2021”.

Baca Juga: Ikuti Jejak Youtube, TikTok Kini Bisa Diakses ke Televisi

Acara ini untuk merayakan para guru, pelajar, dan profesional yang telah mengikuti lebih dari sepuluh kelas Akademi Edukreator yang berfokus pada konten vokasi, akademisi, edutainment, dan pendidikan kesehatan masyarakat. Siaran langsungnya akan ditayangkan di kanal Kok Bisa dan Kemendikbud RI pada Sabtu (27/11) pukul 19:00-19:35 WIB.

Komentar