Apple Gugat NSO Group Usai Spyware Pegasus Serang Pengguna iPhone

Dythia Novianty, Dicky Prastya

Rabu, 24 November 2021 | 19:31 WIB
Apple Gugat NSO Group Usai Spyware Pegasus Serang Pengguna iPhone
Logo Apple. [Pexels/Pixabay]

Suara.com - Apple mengumumkan telah menggugat perusahaan asal Israel, NSO Group.

Mereka menuduh bahwa NSO Group telah menggunakan spyware Pegasus untuk membobol iPhone.

Senior Vice President of Software Engineering Apple, Craig Federighi menyatakan, NSO Group menciptakan teknologi pengawasan canggih yang disponsori negara lewat spyware bertarget untuk mengawasi korbannya.

Serangan ini memang hanya ditujukan ke sejumlah kecil pengguna. Namun, ini berdampak pada pengguna di berbagai platform, termasuk iOS dan Android.

"Aktor yang disponsori negara seperti NSO Group menghabiskan jutaan dolar untuk teknologi pengawasan canggih tanpa akuntabilitas yang efektif. Ini perlu diubah," kata Federighi, dikutip dari blog resmi Apple, Rabu (24/11/2021).

Ia menyebut, meski ancaman keamanan siber ini hanya berdampak pada sejumlah kecil pelanggannya, tapi Apple akan menanggapi masalah itu dengan serius.

Ilustrasi Spyware. [Odd Andersen/AFP]
Ilustrasi Spyware. [Odd Andersen/AFP]

"Dan kami terus bekerja untuk memperkuat perlindungan keamanan dan privasi di iOS untuk menjaga semua pengguna kami tetap aman," tambahnya.

Apple mengaku spyware Pegasus ini memiliki kemampuan untuk melakukan serangan siber yang sangat ditargetkan.

Pegasus ini bisa mengakses mikrofon, kamera, dan data sensitif lain, baik di perangkat Apple maupun Android.

baca juga

Cara infeksinya, NSO akan mengirim data ke korban lewat iMessage untuk mematikan logging iPhone.

Kemudian, NSO diam-diam menginstal spyware Pegasus dan mengontrol data yang dikumpulkan di telepon.

Federighi juga mengutip dari laporan yang diterbitkan beberapa waktu lalu, di mana spyware Pegasus ini telah disalahgunakan untuk menargetkan jurnalis, aktivis, oposisi, akademisi, hingga pejabat pemerintah.

Sejauh ini Apple sudah menambal celah tersebut lewat iOS 14.8, yang kemudian dipertebal lewat iOS 15.

Perusahaan mengaku sejauh ini belum menemukan serangan jarak jauh yang berhasil menembus iOS 15 atau versi lebih baru.

iOS 14.5. [Macrumors]
iOS 14.5. [Macrumors]

Untuk mencegah penyalahgunaan dan kerugian lebih lanjut ke pengguna, perusahaan juga mencari solusi untuk melarang NSO Group menggunakan software, layanan, atau perangkat Apple apapun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komputer Pertama Buatan Pendiri Apple Dilelang, Laku Rp 7,1 Miliar

Komputer Pertama Buatan Pendiri Apple Dilelang, Laku Rp 7,1 Miliar

Tekno | Rabu, 17 November 2021 | 16:53 WIB

Bos Apple Sarankan Pengguna iPhone Pakai Android jika Mau Fitur Ini

Bos Apple Sarankan Pengguna iPhone Pakai Android jika Mau Fitur Ini

Tekno | Selasa, 16 November 2021 | 10:30 WIB

Hore! iPad 9 Sudah Bisa Dibeli di Indonesia, Harganya Rp 6 Jutaan

Hore! iPad 9 Sudah Bisa Dibeli di Indonesia, Harganya Rp 6 Jutaan

Tekno | Senin, 15 November 2021 | 19:37 WIB

iPad Mini 6 Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp 9,5 Juta

iPad Mini 6 Masuk Indonesia, Harga Mulai Rp 9,5 Juta

Tekno | Minggu, 14 November 2021 | 15:05 WIB

Ikut Investasi Kekinian, Tim Cook Akui Simpan Aset Kripto

Ikut Investasi Kekinian, Tim Cook Akui Simpan Aset Kripto

Tekno | Kamis, 11 November 2021 | 18:42 WIB

Samsung Ejek Kain Lap Mahal Apple, Sediakan Lebih Besar dan Gratis

Samsung Ejek Kain Lap Mahal Apple, Sediakan Lebih Besar dan Gratis

Tekno | Kamis, 11 November 2021 | 18:06 WIB

Terkini

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:35 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×