Kebijakan Baru Twitter: Dilarang Menyebarkan Foto dan Video Pribadi Tanpa Izin

Rabu, 01 Desember 2021 | 22:03 WIB
Kebijakan Baru Twitter: Dilarang Menyebarkan Foto dan Video Pribadi Tanpa Izin
Aplikasi Twitter di sebuah perangkat cerdas (Shutterstock).

Suara.com - Twitter mengumumkan kebijakan baru yang melarang pengguna membagikan foto atau video seseorang tanpa persetujuan. Mereka yang masuk konten itu bisa menghubungi Twitter untuk menghapus foto atau video yang diunggah.

"Membagikan media pribadi, seperti gambar dan video, berpotensi untuk melanggar privasi seseorang dan dapat menyebabkan kerugian emosional atau fisik," kata Twitter dalam blog resminya, dikutip Rabu (1/12/2021).

Menurut Twitter, jika mereka tidak menyetujui foto atau video pribadi diedarkan di sana, aplikasi bakal menghapus konten tersebut.

Akan tetapi, kebijakan ini tidak berlaku bagi media yang menampilkan figur publik atau orang tertentu jika media dan teks tweet yang menyertainya dibagikan untuk kepentingan publik atau menambah nilai sebuah diskusi publik.

Namun, jika tujuan dari penyebaran foto pribadi figur publik atau seseorang yang menjadi bagian dari percakapan publik adalah untuk menghina, mengintimidasi, atau membungkam mereka dengan ancaman, Twitter akan menghapus konten sesuai dengan kebijakannya.

"Demikian pula dengan foto tanpa busana milik pribadi dari orang lain, yang dapat kami hapus sesuai dengan kebijakan ketelanjangan tanpa persetujuan," tulis Twitter.

Twitter juga menjelaskan bahwa konteks dari konten yang dibagikan seperti kasus di atas bisa diizinkan untuk beredar di platformnya. Sebagai contoh, konten yang dipertimbangkan untuk tidak dihapus antara lain foto yang sudah tersedia untuk umum atau sudah diliput media.

Twitter juga mengecualikan jika foto dan tweet tersebut memicu diskusi publik, dibagikan untuk kepentingan umum, atau relevan bagi komunitas.

"Kami menyadari adanya kondisi di mana pemilik akun mungkin membagikan foto atau video pribadi dari orang lain sebagai upaya untuk membantu mereka berada dalam situasi krisis; seperti misalnya korban kekerasan, atau sebagai bagian dari peristiwa yang layak diberitakan, atau menyangkut keselamatan seseorang," tambah Twitter.

Baca Juga: 5 Fakta Parag Agrawal, CEO Baru Twitter yang Jarang Orang Ketahui

Lebih lanjut, Twitter ingin terus bekerja demi memahami kebutuhan privasi penggunanya agar merasa aman saat berada di Twitter.

"Kami akan terus berinvestasi untuk membuat produk dan kebijakan kami menjadi lebih baik dan transparan guna menjaga kepercayaan orang-orang yang setia menggunakan layanan kami," pungkas Twitter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI