Perbedaan Pernapasan Berudu dan Katak karena Tempat Hidupnya

Rifan Aditya

Selasa, 28 Desember 2021 | 12:21 WIB
Perbedaan Pernapasan Berudu dan Katak karena Tempat Hidupnya
Perbedaan Pernapasan Berudu dan Katak karena Tempat Hidupnya - Ilustrasi kodok. (Pixabay/@JillWellington)

Suara.com - Apakah anda tahu perbedaan berudu dan katak? Berudu adalah salah satu fase hidup katak. Namun, meski ada dalam satu daur hidup, perbedaan pernapasan berudu dan katak sangat besar terutama pada alat yang digunakan untuk bernapas.

Berdasarkan sejumlah sumber, berudu atau kecebong adalah fase di mana katak baru saja menetas dari telur dan belum menjadi katak dewasa. Perbedaan pernapasan berudu dan katak adalah insang dan paru-paru.

Bagaimana pernapasan berudu dan katak bisa sangat berbeda? Jawabannya, karena tempat hidup keduanya berbeda. Berudu bernapas dengan insang karena hidup sepenuhnya di air. Sementara katak hidup di darat.

Sebelum berubah menjadi katak, berudu juga mengalami fase menjadi katak muda, yakni katak yang masih memiliki ekor. Di fase ini katak muda mulai berpindah hidup dari air ke darat.

Katak dewasa sudah sepenuhnya hidup di darat sehingga katak bernapas dengan insang. Katak dewasa juga sudah mencari makan di darat yakni menjadi hewan pemakan serangga. Selain dengan paru-paru, alat pernapasan katak adalah mulut.

Dua alat pernapasan ini saling berkaitan untuk menunjang hidup katak yang sudah berpindah ke darat. Paru-paru katak terletak di dekat mulut sehingga dua alat ini secara bersama-sama digunakan untuk bernapas meskipun proses pertukaran udara tetap terjadi di paru-paru.

Katak merupakan hewan yang unik karena termasuk dalam binatang tipe amfibi. Binatang amfibi adalah binatang yang bisa hidup di dua alam yakni darat dan laut.

Karena tipe hidupnya di darat dan laut, amfibi punya banyak alat pernapasan. Hal itu juga yang menjadi penyebab adanya perbedaan pernapasan berudu dan katak. Katak sendiri bernapas dengan empat alat pernapasan yakni insang, paru-paru, mulut, dan kulit.

Apabila insang digunakan saat masih menjadi berudu, kemudian paru-paru dan kulit digunakan untuk bernapas saat sudah menjadi katak dewasa maka kulit digunakan dalam fase transisi antara berudu dan katak atau saat masih menjadi katak muda.

Permukaan kulit katak sangat lembab karena memiliki kelenjar mukus. Kulit katak ini juga menjadi lapisan pembuluh darah sehingga udara yang masuk bisa langsung diproses dan dimanfaatkan untuk bernapas. Apalagi kulit akan semakin menebal seiring perubahan dari berudu menjadi katak.

Seperti itulah perbedaan pernapasan berudu dan katak yang mungkin belum kalian ketahui selama ini.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Lagi Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Inilah Lompatan Katak yang Ingin Kami Lakukan

Tak Lagi Ekspor Bahan Mentah, Jokowi: Inilah Lompatan Katak yang Ingin Kami Lakukan

News | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:59 WIB

Fungsi Paru-Paru dan Proses Pernapasan di Dalam Tubuh Manusia

Fungsi Paru-Paru dan Proses Pernapasan di Dalam Tubuh Manusia

Jogja | Sabtu, 11 Desember 2021 | 11:50 WIB

Terlalu Semangat Karaoke di Pesta Ulang Tahun, Pria China Ini Alami Kolaps Paru-paru

Terlalu Semangat Karaoke di Pesta Ulang Tahun, Pria China Ini Alami Kolaps Paru-paru

News | Selasa, 07 Desember 2021 | 15:12 WIB

Terkini

HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo

HP Murah Anyar, Tecno Spark 50 Pro Usung Sensor Sony dan Baterai Jumbo

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 21:15 WIB

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Cari TWS Premium Layar AMOLED? Simak Fitur Menarik Soundcore Liberty 5 Pro Max

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:15 WIB

Adu Spek POCO X8 Pro vs iQOO Z11, Pilih HP Midrange Gahar yang Mana?

Adu Spek POCO X8 Pro vs iQOO Z11, Pilih HP Midrange Gahar yang Mana?

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:04 WIB

Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: HP Midrange dengan Kamera Sony dan Baterai 8.000 mAh

Spesifikasi Tecno Pova 8 5G: HP Midrange dengan Kamera Sony dan Baterai 8.000 mAh

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:35 WIB

Redmi K90 Ultra Siap Jadi HP Gaming Premium Terjangkau, Bawa Baterai 8.500 mAh

Redmi K90 Ultra Siap Jadi HP Gaming Premium Terjangkau, Bawa Baterai 8.500 mAh

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:15 WIB

Bocoran Vivo T5 Lite 5G: Baterai 6.500mAh, Layar 120Hz, dan Dimensity 6300 Siap Guncang HP Mid-range

Bocoran Vivo T5 Lite 5G: Baterai 6.500mAh, Layar 120Hz, dan Dimensity 6300 Siap Guncang HP Mid-range

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:51 WIB

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 Juni 2026: Klaim Voucher, Jersey, dan Evo Famas

73 Kode Redeem FF Max Terbaru 16 Juni 2026: Klaim Voucher, Jersey, dan Evo Famas

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:45 WIB

Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x

Lawan DJI Osmo Pocket, Insta360 Luna Ultra Bawa Dua Lensa Leica dan Zoom 12x

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:24 WIB

Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur

Samsung Health Berbasis AI Hadir di Galaxy Watch, Bisa Deteksi Tanda Tubuh Mulai Sakit Saat Tidur

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:11 WIB

3 HP Lipat Paling Murah Mulai Rp4 Jutaan, Penyimpanan Luas dan Performa Kencang

3 HP Lipat Paling Murah Mulai Rp4 Jutaan, Penyimpanan Luas dan Performa Kencang

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:05 WIB