Sony Tambah Produksi PS4, Dampak Semakin Terbatasnya PS5

Agung Pratnyawan, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 13 Januari 2022 | 19:20 WIB
Sony Tambah Produksi PS4, Dampak Semakin Terbatasnya PS5
Konsol game Playstation 5 atau PS5 diluncurkan pada Jumat (12/6/2020). [Dok Playstation]

Suara.com - Krisis chip yang menghantam pasar global, berefek pada kelangkaan PS5. Laporan teranyar mengungkapkan bahwa Sony masih akan meneruskan produksi konsol PS4, sebagai imbas semakin terhimpitnya produksi PS5.

Perusahaan sudah mengatakan kepada mitra perakitan bahwa mereka bakal terus memproduksi konsol sebelumnya sepanjang tahun 2022. Perlu diketahui, Sony tidak pernah secara resmi mengumumkan kapan akan berhenti membuat PS4.

Terdapat sumber yang mengklaim rencana perusahaan terkait penghentian perakitan di akhir tahun 2021. Meski begitu, rencananya langsung pudar setelah konsol terbaru mereka memiliki kendala terkait jumlah produksi.

"Strategi tersebut akan menambah sekitar satu juta unit PS4 di tahun ini untuk mengimbangi beberapa tekanan pada produksi PS5. Angka akan disesuaikan dalam menanggapi permintaan. Konsol sebelumnya menggunakan chip yang kurang canggih, lebih sederhana untuk dibuat dan memberikan alternatif yang ramah anggaran untuk PS5," kata salah seorang sumber industri kepada Bloomberg.

Sumber yang sama juga menjelaskan bahwa peningkatan produksi dengan menambahkan PS4 yang lebih murah bakal memberi Sony lebih banyak kelonggaran saat bernegoisasi dengan mitra manufaktur.

PS4/playstation.com
PS4. (Playstation.com)

Dikutip dari NDTV, PS4 termasuk salah satu konsol terlaris Sony di mana penjualannya telah menembus 116 juta unit. Berdasarkan keterangan resmi dari perusahaan, Sony mampu menjual 10 juta unit PS5 hingga Juli 2021.

Perusahaan kemudian mengumumkan pada Oktober 2021 bahwa penjualan PS5 telah menembus 13,4 juta unit. Petinggi Sony sebenarnya sudah pernah menjelaskan mengenai potensi kelangkaan PS5 pada kuartal kedua 2021.

PlayStation 5 atau PS5. (PlayStation)
PlayStation 5 atau PS5. (PlayStation)

Direktur Finansial Sony, Hiroki Totoki, saat itu mengungkap bahwa permintaan PS5 terlampau besar, meski mereka meningkatkan jumlah produksi.

"Saya melihat permintaan belum akan turun tahun ini (2021) dan bahkan jika kami bisa memperoleh cukup chipset dan memproduksi lebih banyak PS5 tahun depan (2022), pasokan kami belum bisa memenuhi permintaan pasar," kata Hiroki Totoki.

baca juga

Ungkapan petinggi Sony itu menjadi kenyataan dan sepertinya semakin parah mengingat krisis chip di pasar global juga belum terselesaikan. Penggemar sepertinya harus lebih bersabar mengingat kelangkaan PS5 diprediksi masih berlanjut di tahun 2022.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rekomendasi 5 Game PS VR Terbaik Januari 2022

Rekomendasi 5 Game PS VR Terbaik Januari 2022

Tekno | Kamis, 13 Januari 2022 | 06:13 WIB

Terjun ke Industri Otomotif, Sony Dinilai Akan Sulit Bersaing

Terjun ke Industri Otomotif, Sony Dinilai Akan Sulit Bersaing

Otomotif | Rabu, 12 Januari 2022 | 11:04 WIB

Bocoran Spesifikasi Kamera Xiaomi Mix 5 Pro, Ini Detailnya

Bocoran Spesifikasi Kamera Xiaomi Mix 5 Pro, Ini Detailnya

Tekno | Senin, 10 Januari 2022 | 20:00 WIB

Terkini

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

Mahfud MD Ungguli Prabowo dan Gibran dalam Studi Kepemimpinan SMRC

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 21:54 WIB

×