Letusan Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Penyebab Tsunami Lebih dari 1 Meter Tonga

Dythia Novianty

Senin, 17 Januari 2022 | 07:17 WIB
Letusan Gunung Berapi Bawah Laut Jadi Penyebab Tsunami Lebih dari 1 Meter Tonga
Tsunami Tonga, negara kecil di Pasifik. [NOAA]

Suara.com - Tsunami yang dipicu letusan eksplosif gunung berapi Tonga bawah laut di Samudra Pasifik, menghantam garis pantai negara itu pada Sabtu (15/1/2022).

Dilansir laman Space, Senin (17/1/2022), persitiwa ini membuat penduduk bergegas ke tempat yang lebih tinggi.

Tsunami setinggi 4 kaki (1,2 meter) dilaporkan menghantam ibu kota Tonga, Nuku'alofa, yang berjarak sekitar 40 mil (65 kilometer) selatan gunung berapi bawah laut.

Tidak ada laporan korban luka karena komunikasi dengan negara terputus setelah letusan, lapor The Associated Press.

Tetapi seorang penduduk setempat mengatakan, dia sedang membuat makan malam di dalam ketika dia mendengar letusan sekitar pukul 7 malam waktu setempat.

"Itu sangat besar, tanah berguncang, rumah kami bergetar. Itu datang dalam gelombang, adik lelaki saya mengira bom meledak di dekatnya," kata Taufa kepada Stuff.co.nz, kantor berita Selandia Baru.

Tsunami Tonga, negara kecil di Pasifik. [NOAA]
Tsunami Tonga, negara kecil di Pasifik. [NOAA]

Ledakan hebat tersebut berpotensi menimbulkan tsunami jauh dari sumbernya.

Faktanya, peringatan tsunami berlaku untuk Pantai Pasifik AS dan Hawaii, dengan para pejabat menyarankan orang-orang untuk menghindari pantai dan garis pantai.

Layanan Meteorologi Tonga mengeluarkan peringatan tsunami (yang lebih kuat dari "penasihat") untuk Fiji dan Samoa, The New York Times melaporkan.

baca juga

Pejabat setempat mengatakan, letusan bawah laut yang kuat memiliki radius 161,5 mil (260 km), dan mengirim abu, uap, dan gas lebih dari 12 mil (20 km) ke udara, menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA).

Letusan itu tujuh kali lebih kuat daripada yang terbaru dari gunung berapi yang sama pada 20 Desember 2021, kata NOAA.

"Ini adalah peristiwa yang cukup besar. Salah satu letusan paling signifikan dalam dekade terakhir setidaknya," tutup Shane Cronin, seorang ahli vulkanologi di University of Auckland kepada BBC.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kerangka 3.600 Tahun Ditemukan, Tewas saat Menyelamatkan Diri dari Tsunami

Kerangka 3.600 Tahun Ditemukan, Tewas saat Menyelamatkan Diri dari Tsunami

Tekno | Selasa, 11 Januari 2022 | 12:55 WIB

Fakta-fakta Gempa 2021: Sebabkan 2 Tsunami dan Banyak Terjadi di Desember

Fakta-fakta Gempa 2021: Sebabkan 2 Tsunami dan Banyak Terjadi di Desember

Tekno | Minggu, 02 Januari 2022 | 00:59 WIB

Ziarah Kuburan Massal Tsunami di Aceh

Ziarah Kuburan Massal Tsunami di Aceh

Foto | Senin, 27 Desember 2021 | 09:36 WIB

Ziarah Kuburan Massal Mengenang 17 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh

Ziarah Kuburan Massal Mengenang 17 Tahun Gempa dan Tsunami Aceh

Foto | Minggu, 26 Desember 2021 | 15:00 WIB

Penampakan Kubah Masjid yang Terdampar Akibat Tsunami di Aceh

Penampakan Kubah Masjid yang Terdampar Akibat Tsunami di Aceh

Foto | Kamis, 23 Desember 2021 | 15:13 WIB

Sandiaga Uno: Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon Itu Memang Ada

Sandiaga Uno: Potensi Tsunami 8 Meter di Cilegon Itu Memang Ada

Video | Kamis, 23 Desember 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×