facebook

BSSN Benarkan Adanya Serangan Ransomware ke Bank Indonesia

Liberty Jemadu | Dicky Prastya
BSSN Benarkan Adanya Serangan Ransomware ke Bank Indonesia
BSSN mengaku menerima laporan serangan ransomware terhadap Bank Indonesia pada 17 Desember 2021. Foto: Ilustrasi seorang peretas dan komputer yang telah terserang ransomware. [Shutterstock]

Bank Indonesia sudah melaporkan adanya serangan ransomware ke BSSN pada 17 Desember 2021.

Suara.com - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengakui adanya serangan ransomware ke Bank Indonesia (BI). Pihak BI sudah melapor ke BSSN sejak 17 Desember 2021 lalu.

"Ya benar, serangan tersebut sdh dilaporkan oleh pihak BI ke BSSN pada tanggal 17 Desember 2021," kata Juru Bicara BSSN, Anton Setiawan saat dikonfirmasi, Kamis (20/1/2022).

Ia mengaku BSSN dan BI sudah melakukan koordinasi untuk memitigasi insiden keamanan siber tersebut.

"Kedua pihak langsung berkoordinasi untuk melakukan mitigasi terhadap insiden keamanan siber tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Bank Indonesia Akui Jadi Korban Ransomware

Sebelumnya Bank Indonesia juga sudah mengakui adanya serangan ransomware tersebut.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengakui bahwa bank sentral telah menjadi korban serangan ransomware pada Desember 2021 kemarin.

Ia mengklaim BI telah berhasil mengatasinya dan saat ini lembaga tersebut beroperasi dengan normal. Tidak disebutkan kerugian yang diakibatkan oleh serangan tersebut.

"BI telah melakukan asesmen secara keseluruhan terhadap serangan tersebut. Kami assesment seluruh karyawan seluruh perkantoran yang jumlahnya ribuan di bulan lalu," ujar Erwin dalam konferensi pers virtual, Kamis.

Sebelumnya diberitakan data Bank Indonesia (BI) diduga bocor oleh kelompok hacker geng ransomware bernama Conti. Hal ini dilaporkan oleh akun Twitter intelijen dark web, Dark Tracer.

Baca Juga: Polisi Tindak Lanjuti Informasi Serangan Ransomware terhadap Bank Indonesia

"[ALERT] Geng ransomware Conti telah mengumumkan "Bank of Indonesia" dalam daftar korbannya," kata akun Twitter Dark Tracer.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar