BSSN Catat 1,65 Miliar Anomali Trafik Internet di Indonesia Selama 2021

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 08 Februari 2022 | 22:19 WIB
BSSN Catat 1,65 Miliar Anomali Trafik Internet di Indonesia Selama 2021
Plt Deputi Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Ferdinand Mahulette pada Selasa (8/2/2022) mengatakan ada 1,65 miliar anomali trafik di Indonesia pada 2021 lalu. Foto: Tampilan depan akun Twitter BSSN_RI. [Suara.com/Twitter]

Suara.com - Pelaksana tugas (Plt) Deputi Operasi Keamanan Siber dan Sandi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Ferdinand Mahulette mengungkapkan bahwa pihaknya mencatat 1,65 miliar anomali trafik keamanan siber pada periode Januari-Desember 2021.

"Setiap saat bisa terjadi semacam anomali trafik yang membuat kita akan hidup was-was. Betapa banyak anomali trafik terjadi yang menyerang Indonesia telah lebih dari 1,6 miliar pada tahun 2021," ungkap Ferdinand.

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika memberi paparan dalam webinar bertajuk The Role of ICT in Strengthening National Critical Infrastructure yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Cloud Computing Indonesia, dipantau dari Jakarta, Selasa (8/2/2022).

Ferdinand mengungkapkan, sebesar 62 persen anomali trafik di Indonesia merupakan infeksi malware, 10 persen berasal dari aktivitas trojan, dan 9 persen berasal dari upaya pengumpulan informasi target.

"Hal ini menunjukkan bahwa salah satu tantangan di dalam proses transformasi digital ini adalah bagaimana membangun kesadaran keamanan kepada seluruh pemangku kepentingan," ucap dia.

Tingginya persentase infeksi malware pada anomali trafik di Indonesia merupakan indikasi bahwa aktivitas pengguna di internet dibayangi oleh ancaman akan infeksi maupun pencurian informasi yang mungkin saja dilakukan melalui infeksi malware tersebut.

Lebih lanjut, Ferdinand juga mengungkapkan bahwa sepanjang 2021, terjadi 5.574 kasus peretasan, dengan 36,49 persen kasus peretasan melibatkan situs pendidikan tinggi, 25,1 persen melibatkan situs swasta, dan 18,23 persen melibatkan situs pemerintah daerah.

"Banyak hal yang harus kita benahi karena banyak orang yang berlomba-lomba melaksanakan transformasi digital tetapi tidak peduli atau tidak sadar bahwa di sisi lain, ada unsur keamanan yang diabaikan," tuturnya.

Oleh karena itu, ia meminta agar seluruh lapisan masyarakat dapat bekerja sama dengan BSSN untuk mewujudkan kondisi siber Indonesia yang lebih aman dan tangguh.

Baca Juga: Huawei Dukung Penguatan Keamanan Siber Indonesia

"Keamanan siber kita ini sangat rentan. Marilah kita sama-sama untuk mengamankan ini semua," ujarnya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI