Array

Tata Kelola Data Digital Penting untuk Perdagangan Internasional

Liberty Jemadu Suara.Com
Selasa, 26 April 2022 | 20:05 WIB
Tata Kelola Data Digital Penting untuk Perdagangan Internasional
Ilustrasii transformasi digital. [Shutterstock]

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak berbagai pemangku kepentingan untuk bersama-sama menumbuhkan kesadaran tentang tata kelola data digital global yang diharapkan bisa memacu pertumbuhan di sektor dagang secara internasional.

"Kami berharap pembahasan ini dapat membawa dampak positif, seperti perdagangan internasional yang pesat dan pertumbuhan ekonomi sosial," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate, saat menghadiri Sesi High Level Dialogue: Towards Digital and Data Governance for All UNCTAD e-Commerce Week secara virtual, Selasa (26/4/20200)

Indonesia melihat kemajuan dan implementasi transformasi digital mengalami berbagai tantangan. Isu kesenjangan masih ada dan bisa berdampak pada pemerataan akses konektivitas terhambat, konsensus global tentang regulasi data berlangsung lama dan kekurangan literasi digital dan keterampilan digital yang diperlukan supaya bisa menggunakan teknologi untuk kegiatan yang produktif.

Padahal, kata Plate, transformasi digital sejatinya bisa mempercepat pertumbuhan di berbagai sektor.

Plate menekankan betapa penting pembahasan tentang konektivitas jaringan fisik dan interkonenktivitas sosial dan keamanan digital. Hal-hal tersebut perlu diperhatikan supaya bisa menemukan tata kelola yang inovatif.

Pada akhirnya, konektivitas bisa mendukung pembangunan yang inklusif, berkelanjutan dan mengurangi risiko fragmentasi lebih lanjut akibat tekonologi internet.

"Dengan membahas berbagai pandangan pada pertemuan ini, Indonesia berharap para anggota dapat berdiskusi lebih lanjut dan dapat mengidentifikasi bidang-bidang baru yang dapat disepakati oleh negara-negara tersebut," kata Johnny.

Pemerintah Republik Indonesia juga mengajak global knowledge partners termasuk UNCTAD, untuk mengembangkan kerangka kerja komprehensif yang memfasilitasi dialog multistakeholders, termasuk tentang tata kelola data global.

“Dialog kolaboratif ini diperlukan untuk mengumpulkan pandangan pemangku kepentingan tentang penerapan prinsip aliran data dan mendukung aliran data lintas batas yang lebih tepercaya dengan lebih menyoroti berbagai aspek dari masalah ini,” kata Johnny.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Pembahasan Ekonomi Digital di G20

Dalam forum tersebut, Menkominfo juga menunjukkan komitmen Indonesia untuk berkontribusi dalam pembahasan arus data lintas negara, salah satunya melalui forum G20. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI