facebook

Jakarta Gandeng Gojek Untuk Perkuat Layanan Dukcapil

Liberty Jemadu
Jakarta Gandeng Gojek Untuk Perkuat Layanan Dukcapil
Kantor Gojek di Jakarta Selatan. [Suara.com/Dythia Novianty]

Aplikasi Alpukat Betawi milik Provinsi DKI Jakarta terintegasi dengan Gosend mulai 9 Mei 2022.

Suara.com - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta berkolaborasi dengan perusahaan teknologi Gojek untuk memperkuat integrasi layanan on demand sehingga memungkinkan pengantaran dokumen penting melalui Gosend.

Alpukat Betawi sendiri merupakan salah satu akses yang dapat digunakan warga DKI Jakarta untuk mengajukan pelayanan administrasi kependudukan mulai dari akta lahir, kartu tanda penduduk elektronik, kartu keluarga, Kartu Identitas Anak, perubahan biodata, hingga akta kematian.

Kepala Disdukcapil Provinsi DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, kolaborasi bersama Gojek tersebut bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih mudah, cepat, sekaligus menyenangkan bagi masyarakat.

"Tentunya setiap warga DKI Jakarta membutuhkan layanan yang cepat dan efisien. Maka kami, Disdukcapil DKI Jakarta, terus melakukan terobosan dalam meningkatkan kinerja kepengurusan dokumen," kata Budi saat konferensi pers daring pada Kamis (12/5/2022).

Baca Juga: PMI Gandeng GoSend untuk Layanan Pengiriman Kantong Darah

Dengan terintegrasinya aplikasi Alpukat Betawi dengan Gosend, mulai 9 Mei 2022, warga DKI Jakarta bisa langsung memesan layanan GoSend Instant maupun SameDay langsung di aplikasi Alpukat Betawi untuk pengiriman dokumen KTP dan KIA yang telah diterbitkan Dinas Dukcapil DKI Jakarta.

Untuk pembayaran, dapat dilakukan dengan mudah dan transparan di aplikasi Alpukat Betawi melalui pindai QRIS dan menggunakan GoPay. Kemudahan pembayaran ini dihadirkan lewat integrasi platform Alpukat Betawi dengan payment gateway Midtrans.

Budi menambahkan, pihaknya juga akan memastikan keamanan, kerahasiaan, dan ketepatan dokumen yang dikirimkan melalui Gosend.

"Pertama, nomor registrasi dan informasi mitra Gosend akan tercatat dalam sistem Disdukcapil, sehingga kami bisa mengawasi pengiriman dokumen sehingga sampai di tujuan dengan aman," ujar Budi.

"Kedua, dokumen dimasukkan ke dalam amplop yang bersegel. Ini penting guna memastikan keamanan dan kerahasiaan dokumen. Kemudian, Disdukcapil akan mencocokkan nomor dokumen dan nomor order pengiriman pada saat pick up," lanjut dia.

Baca Juga: Indosat Keberatan Bayar Rp 1.000 untuk Akses NIK di Dukcapil

Selain itu, warga juga dapat memantau status pengiriman melalui live tracking di aplikasi Alpukat Betawi.

Komentar