facebook

4 Perbedaan Game dan Judi Online, Jangan Sampai Keliru!

Farah Nabilla
4 Perbedaan Game dan Judi Online, Jangan Sampai Keliru!
Ilustrasi Gamers - perbedaan game dan judi online (Freepik)

Judi online yang kini marak di berbagai media sosial membuat banyak orang tertipu karena menganggap judi tersebut hanya permainan biasa.

Suara.com - Judi online masih jadi bahan pembicaraan panas seiring dengan diblokirnya sejumlah website game resmi oleh Kominfo namun situs judi justru lolos dari pemblokiran. Pihak Kominfo pun punya alasan sendiri soal dua permainan online ini. Lantas, apa bedanya judi online dan game biasa?

Netizen marah besar ketika Steam, sebuah situs penyedia game resmi dan berpajak justru diblokir Kominfo karena tidak mendaftar PSE. Di lain sisi, dalam daftar situs yang sudah mendaftar PSE dan lolos dari blokir, justru tertera alamat situs judi online yang ilegal di Indonesia.

Dalam wawancara yang disiarkan televisi, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Samuel Abrijani Pangarepan mengatakan bahwa situs judi itu hanya permainan biasa.

"Kami sudah cek dan itu adalah permainan kartu domino online," katanya.

Baca Juga: Ini Daftar 15 PSE "Game Online" yang Diblokir Kominfo Sebab Ada Unsur Perjudian

Lantas apa bedanya game dan judi online? Mana yang lebih bahaya?

1. Permintaan identitas pribadi

Untuk mengetahui apakah permainan yang dimainkan adalah sejenis judi online atau bukan, kita dapat melihatnya dengan cara mengakses permainan tersebut.

Jika diawal kita mengakses sistem permainan tersebut sudah meminta identitas pribadi seperti nama, alamat, bahkan nomor KTP, bisa dipastikan bahwa permainan tersebut adalah judi online.

2. Permintaan akses kontak

Baca Juga: Kominfo Akan Teliti Lagi Aplikasi Judi Online yang Sudah Daftar PSE

Tak hanya itu, permainan judi online juga biasanya meminta akses kontak yang ada di smartphone yang kamu gunakan untuk menjadi database mereka yang dapat meneror orang orang yang ada di dalam kontakmu atau biasa disebut scammer.

Hal ini perlu diwaspadai karena bisa jadi kontak yang didapatkan dari ponselmu dapat disalahgunakan. Kasus penipuan judi online dengan mengizinkan akses kontak sering terjadi karena kelalaian pengguna ponsel yang tidak waspada dengan permintaan akses kontak tersebut.

3. Ada nominal hadiah dalam mata uang

Walau sudah banyak kompetisi atau perlombaan yang melibatkan berbagai permainan online, namun nyatanya masih banyak kompetisi game "terselubung" dengan iming iming hadiah dalam mata uang tertentu seperti dollar, baht, dan mata uang asing lainnya.

Di berbagai platform judi online lain, terkadang pelaku penyelenggara judi tersebut juga menawarkan hadiah dalam mata uang rupiah.

4. Nama platform tidak jelas

Hal yang paling dapat dideteksi dari judi online adalah nama penyelenggara yang tidak jelas atau perusahaan yang tertera sebagai pemilik permainan tidak dapat ditemukan secara jelas dalam hukum atau daftar perusahaan yang terdaftar di Kominfo. 

 Selain itu, banyak jenis judi online yang sering muncul, salah satunya penawaran lewat media Whatsapp, Line, atau DM Instagram dengan judi jenis slot sampai menggunakan akun akun yang dibayar demi mencari "mangsa" untuk ikut judi online.

Kontributor : Dea Nabila

Komentar