Bahaya! Diprediksi Panas Ekstrem Akan Terjadi 3 Kali Lebih Sering

Dythia Novianty

Jum'at, 26 Agustus 2022 | 09:25 WIB
Bahaya! Diprediksi Panas Ekstrem Akan Terjadi 3 Kali Lebih Sering
Ilustrasi gelombang panas (Pixabay)

Suara.com - Panas berbahaya diprediksi akan terjadi dalam beberapa dekade mendatang, kemungkinan akan melanda sebagian besar dunia.

Setidaknya, tiga kali lebih sering karena perubahan iklim memburuk. Hal ini diungkap dalam sebuah studi baru.

Sebuah penelitian di jurnal Nature Climate Change mengungkap, di sebagian besar garis lintang tengah Bumi, terjadi lonjakan suhu dan kelembaban yang terasa seperti 103 derajat (39,4 derajat Celcius) atau lebih tinggi, secara statistik seharusnya terjadi 20 hingga 50 kali setahun pada pertengahan abad.

Pada 2100, menurut penulis studi, indeks panas ekstrem itu mungkin bertahan selama sebagian besar musim panas untuk tempat-tempat seperti AS Tenggara.

Kondisi yang lebih buruk disa terjadi di daerah tropis.

Studi tersebut mengatakan, indeks panas dianggap "sangat berbahaya".

Ilustrasi kekeringan (Pixabay)
Ilustrasi kekeringan (Pixabay)

Artinya, indeks panas terasa melebihi 124 derajat (51 derajat Celcius), kemungkinan akan menyerang sabuk tropis mencakup wilayah di India satu hingga empat minggu per tahun pada 2100.

“Jadi, itulah hal yang menakutkan tentang ini,” kata penulis studi Lucas Zeppetello, seorang ilmuwan iklim Harvard dilansir laman Independent, Jumat (26/8/2022).

"Kondisi ini adalah sesuatu di mana miliaran orang berpotensi terkena tingkat panas yang sangat berbahaya. Jadi sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terjadi akan berubah menjadi sesuatu yang terjadi setiap tahun,” jelasnya.

baca juga

Zeppetello dan rekan menggunakan lebih dari 1.000 simulasi komputer untuk melihat probabilitas dua tingkat panas tinggi yang berbeda.

Di mana indeks panas 103 derajat (39,4 Celcius) dan di atas 124 derajat (51 Celcius), yang merupakan ambang batas berbahaya dan sangat berbahaya menurut Layanan Cuaca Nasional AS.

Mereka menghitung untuk 2050 dan 2100, membandingkannya dengan seberapa sering panas itu terjadi setiap tahun di seluruh dunia dari 1979 hingga 1998.

Studi ini menemukan peningkatan tiga sampai 10 kali lipat dalam 103 derajat panas di pertengahan garis lintang.

Dalam skenario terbaik yang tidak mungkin dari pemanasan global, terbatas hanya 3,6 derajat (2 derajat Celcius) sejak zaman pra-industri.

Menurut penelitian, panas 103 derajat akan menguapkan daerah tropis selama hampir setiap hari, setiap tahun biasa pada 2100.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Ungkap Alasan Suhu Panas di Indonesia, Akhir-akhir Ini

Ilmuwan Ungkap Alasan Suhu Panas di Indonesia, Akhir-akhir Ini

Tekno | Selasa, 10 Mei 2022 | 10:21 WIB

BMKG Jelaskan Penyebab Suhu Panas Terik di Indonesia

BMKG Jelaskan Penyebab Suhu Panas Terik di Indonesia

Tekno | Senin, 09 Mei 2022 | 18:03 WIB

Bukan Gelombang Panas yang Picu Suhu Panas Beberapa Hari Terakhir di Indonesia

Bukan Gelombang Panas yang Picu Suhu Panas Beberapa Hari Terakhir di Indonesia

Tekno | Senin, 09 Mei 2022 | 15:23 WIB

Kanada Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, 719 Orang Tewas dan Lebih dari 100 Hutan Terbakar

Kanada Dilanda Cuaca Panas Ekstrem, 719 Orang Tewas dan Lebih dari 100 Hutan Terbakar

Foto | Rabu, 07 Juli 2021 | 15:30 WIB

BMKG Berikan Penjelasan soal Kabar Cuaca Panas Ekstrem 3 Hari ke Depan

BMKG Berikan Penjelasan soal Kabar Cuaca Panas Ekstrem 3 Hari ke Depan

Tekno | Rabu, 23 Oktober 2019 | 16:06 WIB

Panas Ekstrem, Smartphone Wanita Ini Meledak dan Terbakar di Dalam Mobil

Panas Ekstrem, Smartphone Wanita Ini Meledak dan Terbakar di Dalam Mobil

Tekno | Rabu, 24 April 2019 | 13:36 WIB

Terkini

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

About a Place in the Kinki Region Resmi Tayang di Indonesia, Seramnya Beda!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

Pesan Anggota DPR ke Jenderal Suyudi: Hapus No Viral No Justice, Stop Represif ke Rakyat Kecil

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Praktis Lembapkan Kulit, Ini 5 Sunscreen Spray Ceramide untuk Skin Barrier

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:59 WIB

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Relevansi 'Lembaga Budi' Buya Hamka: Saat Kesopanan dan Etika Mulai Luntur di Media Sosial

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

Namu Balai Kota: Wahana Anyar untuk Bertandang, Merawat Tradisi dan Mengintip Birokrasi

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:57 WIB

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Viva Pelembab Green Tea untuk Apa? Intip Manfaat dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:55 WIB

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

Heboh Hakim MK Usir Ahli Gibran dari Ruang Sidang Gara-gara Bicara Ini

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:54 WIB

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Terkuak di Sidang MK, Atase Pendidikan di Singapura-Australia Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Review Lima Sekawan: Melacak Jejak Rahasia, Novel Misteri Klasik yang Pas Banget Buat Anak SD!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Insentif SPPG dari Rp 6 Juta/Hari ke Rp 2.000/Porsi Jadi Upaya Reformasi BGN

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:41 WIB

×