Satelit Nano Pertama Buatan Indonesia Mengorbit di Luar Angkasa

Liberty Jemadu | Suara.com

Jum'at, 06 Januari 2023 | 21:36 WIB
Satelit Nano Pertama Buatan Indonesia Mengorbit di Luar Angkasa
Satelit nano buatan lulusan Universitas Surya berhasil mengorbit di luar angkasa pada Jumat (6/1/2022). [Antara]

Suara.com - Satelit nano pertama karya insinyur muda Indonesia lulusan Universitas Surya, Surya Satellite-1 atau SS-1, mengorbit di Low Earth Orbit (LEO) setelah diluncurkan dari Stasiun Luar Angkasa Internasional dengan modul deployer milik Japan Aerospace Exploration Agency, Jumat (6/1/2022).

"Peluncuran dan pelepasan SS-1 menuju orbit akan memberikan suntikan motivasi terhadap pentingnya penguasaan teknologi satelit untuk Indonesia," kata Kepala Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Robertus Heru Triharjanto dalam acara peluncuran satelit tersebut yang diikuti dalam jaringan di Jakarta.

SS-1 membawa muatan berupa modul radio amatir yang berfungsi memancarkan ulang sinyal radio yang didapat dari Bumi. SS-1 merupakan satelit nano atau CubeSat yang berukuran 10x10x11,35 cm dengan berat 1-1,3 kg, lebih kecil dari satelit mikro atau TubeSat yang biasanya memiliki berat 50-70 kg.

Misi SS-1 adalah Automatic Packet Reporting System (APRS) yang berfungsi sebagai media komunikasi via satelit dalam bentuk teks singkat. Teknologi tersebut dapat dikembangkan untuk mitigasi bencana, pemantauan jarak jauh, dan komunikasi darurat.

Melalui proses pelepasan satelit menuju orbit LEO tersebut, SS-1 mengorbit di ketinggian 400-420 km di atas permukaan Bumi dengan sudut inklinasi 51,7 derajat. Satelit itu diperkirakan akan melintasi wilayah Indonesia tiap 1,5-2 jam.

Proyek SS-1 diinisiasi oleh insinyur muda Indonesia dari Universitas Surya yang bekerja sama dengan Organisasi Radio Amatir Indonesia (ORARI) sejak Maret 2016.

Pada 2017, proyek SS-1 memulai pengerjaan dan pelatihan pembuatan satelit nano dengan supervisi dari para periset di Pusat Teknologi Satelit Lapan yang sekarang merupakan Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN.

Proyek pengembangan satelit SS-1 terealisasi melalui dukungan dan kolaborasi multipihak antara lain tim insinyur muda bersama PT Pasifik Satelit Nusantara, ORARI, PT Pudak Scientific, BRIN, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Ketua Proyek Surya Satellite-1 Setra Yoman Prahyang mengatakan SS-1 dikembangkan oleh tujuh orang mahasiswa yang saat ini sudah menjadi alumnus Universitas Surya, yakni Hery Steven Mindarno, Setra Yoman Prahyang, M. Zulfa Dhiyaulfaq, Suhandinata, Afiq Herdika Sulistya, Roberto Gunawan, dan Correy Ananta Adhilaksma.

Peluncuran dan pelepasan SS-1 ke orbit juga tak lepas dari peran United Nations Office for Outer Space Affairs dan Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA). Pada Februari 2018, tim SS-1 mengikuti sayembara program KiboCUBE yang diinisiasi oleh kedua organisasi antariksa tersebut.

Pada Agustus 2018, tim SS-1 diumumkan menjadi pemenang pada lomba itu sehingga memperoleh slot peluncuran satelit berukuran nano dari Stasiun Luar Angkasa Internasional atau International Space Station (ISS).

Setelah diumumkan menjadi pemenang sayembara KiboCUBE, pada Agustus 2018 Setra dan timnya melakukan perjanjian kerja sama dengan Pusat Riset Teknologi Satelit BRIN untuk bimbingan pembuatan satelit nano, pengadaan berbagai komponen space grade, dan pemakaian alat pengujian yang diperlukan dalam pembuatan SS-1.

Dalam Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) ke-24 pada November 2018 di Singapura, tim SS-1 melakukan perjanjian kerja sama dengan JAXA terkait bimbingan proses pembuatan satelit nano yang terdiri atas beberapa fase reviu.

Pada Februari 2019, tim SS-1 melakukan kerja sama dengan PT Pudak Scientific di Bandung, Jawa Barat untuk proses pengadaan manufaktur struktur dari SS-1.

"Sejak awal pengembangan proyek SS-1, kami telah banyak dibantu oleh para periset teknologi satelit. Melalui bimbingan ini juga, desain satelit kami dapat bersaing dengan CubeSat internasional lainnya sehingga kami memenangkan sayembara KiboCUBE dan kami memperoleh slot peluncuran dari ISS," tutur Setra.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satelit Nano Pertama Indonesia Berhasil Mengudara di Orbit Luar Angkasa, Ini Manfaatnya

Satelit Nano Pertama Indonesia Berhasil Mengudara di Orbit Luar Angkasa, Ini Manfaatnya

Tekno | Minggu, 08 Januari 2023 | 15:00 WIB

Terkini

HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh

HMD Crest 2 Pro Bakal Pakai Chip Snapdragon Terbaru, Usung Baterai 6.000 mAh

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:54 WIB

Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia

Usai Debut di Filipina, HP Gaming Murah Nubia Neo 5 Series Bakal ke Indonesia

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:50 WIB

Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?

Setara Laptop Entry Level: Harga PS5 Bekas di Maret 2026 Berapaan?

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:20 WIB

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

10 Cara Mengatasi WhatsApp Pending padahal Sinyal Bagus, Coba Tips Ini

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:58 WIB

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Mantan Petinggi Perusahaan Sarankan Disney Akuisisi Fortnite dan Epic Games

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:45 WIB

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Poco X8 Pro Rilis 2 April, Baterai 8500mAh dan Dimensity 8500

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:33 WIB

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

REDMI 15 untuk Outdoor: Baterai Jumbo 7000mAh dan Tahan Air

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:22 WIB

Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas

Harga Langganan Strava Anjlok 40 Persen! Buka Akses Premium Lebih Luas

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:48 WIB

Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series

Masuk ke Indonesia 2 April 2026, Xiaomi Pamer Skor AnTuTu POCO X8 Pro Series

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:44 WIB

5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online

5 Cara Cek Tunggakan BPJS Kesehatan Terbaru 2026 secara Online

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:30 WIB