Ini Cara Hamas Kalahkan Iron Dome Israel yang Terkenal Canggih

Liberty Jemadu

Senin, 09 Oktober 2023 | 17:25 WIB
Ini Cara Hamas Kalahkan Iron Dome Israel yang Terkenal Canggih
Roket-roket Hamas dari Gaza disambut oleh sistem pertahanan Iron Dome Israel di Kota Ashdod, 11 Mei 2021. [AFP/Menahem Kahana]

Suara.com - Hamas pada Sabtu melancarakan serangan umum secara mendadak ke selatan Israel. Serangan yang membuat Israel kocar-kacir itu diawali dengan gempuran roket yang membuat sistem pertahanan kubah besi alias Iron Dome Israel kelabakan.

Keberhasilan Hamas ini memantik pertanyaan, bagaimana bisa Iron Dome - sistem pertahanan anti-misil Israel - tak mampu mengatasi roket-roket murahan dari Jalur Gaza?

Bagaimana mungkin Hamas mampu membangun dan memiliki roket dama jumlah besar tanpa terendus intelijen Israel yang terkenal canggih?

Pemerintah dan intelijen Israel kini sedang berkutat dengan pertanyaan-pertanyaan di atas. Satu yang pasti, serangan umum Hamas ke Israel akhir pekan kemarin adalah pukulan telak bagi intelijen serta militer Israel.

Kelemahan Iron Dome

Sebelumnya serangan roket Hamas tak pernah jadi masalah serius untuk Israel, terutama berkat adanya Iron Dome. Dikembangkan sebagai sistem pertahanan udara mobile, Iron Dome berfungsi merontokkan roket-roket jarak pendek yang ditembakan ke Israel.

Dikembangkan oleh perusahaan senjata lokal, Rafael Advanced Defense Systems, Iron Dome terdiri dari tiga komponen: radar untuk mendeteksi roket lawan, sistem kendali dan manajemen senjata sebagai otaknya dan terakhir peluncur roket Tamir yang bertugas mencegat roket-roket lawan.

Seorang tentara Israel sedang berjalan di depan peluncur rudal sistem Iron Dome (Shutterstock).
Seorang tentara Israel sedang berjalan di depan peluncur roket Tamir, sistem pertahanan Iron Dome (Shutterstock).


Iron Dome efektif menjaga Israel dari serangan roket Hamas hingga Hizbullah di Lebanon selama 12 tahun terakhir, sampai terjadinya serangan umum pada 7 Oktober kemarin.

Sejumlah analis menilai, Hamas sudah mengetahui kelemahan Iron Dome, mempelajarinya dan memanfaatkannya dalam serangan pada Sabtu dan Minggu kemarin.

baca juga

Hamas tampaknya sudah tahu, peluncur roket Iron Dome tak mampu mengatasi tembakan roket dalam jumlah banyak dan yang ditembakan dalam waktu bersamaan.

Kelemahan sistem ini terletak pada jumlah peluncur roket Tamir yang terbatas. Selain itu diperlukan waktu yang cukup lama untuk mengisi ulang roket ke dalam peluncurnya.

Serangan umum Hamas ke Israel pada Sabtu diawali oleh gempuran roket pada dini hari. Menurut analisis perusahaan keamanan asal Inggris, Janes, Hamas menembakkan 3000 roket ke Israel hanya dalam tempo dua hari.

Sebagai perbandingan, dalam serangan pada Mei 2021 lalu, Hamas menembakan 4.360 unit roket ke Israel dalam waktu 15 hari. Ketika itu, Hamas tampaknya sudah mendeteksi kelemahan Iron Dome, terutama ketika mereka menembakkan 100 roket dalam hitungan menit saja.

Senjata baru dari Iran

Selain jumlah memanfaatkan jumlah roket yang banyak, Hamas disebut Janes menggunakan sistem roket baru yang dinamai Rajum. Ini adalah jenis roket jarak pendek, yang disebut lebih sukar untuk dicegat oleh Iron Dome.

Selain itu, Hamas juga menggunakan drone-drone kecil yang bisa menjatuhkan bom ke posisi tentara Israel. Hamas tampaknya mencontek penggunaan drone dalam perang Ukraina - Rusia.

Tidak hanya itu, dalam serangan Sabtu Hamas menggunakan berbagai jenis roket dan sistem misil - baik sudah usang maupun yang terbaru. Roket Hamas itu harganya sangat murah, karena belum dilengkapi teknologi kendali jarak jauh.

Serangan misil Israel di Jalur Gaza. (AFP)
Serangan misil Israel di Jalur Gaza. (AFP)

Dengan kata lain, roket yang digunakan Hamas adalah "roket bodoh" tetapi tetap saja mematikan. Roket-roket ini juga ditembakan menggunakan sistem peluncur sederhana.

Sebagian besar roket Hamas dibawa dalam bentuk komponen-komponen ke Gaza dan dirakit sendiri oleh Hamas. Iran adalah pemasok utama persenjataan Hamas.

Selain itu, senjata untuk Hamas juga diselundupkan dari Suriah dan Libya. Ada pula senjata yang dirampas atau dicuri dari Israel sendiri.

Israel bersama Mesir selama bertahun-tahun telah berusaha mencegah penyeludupan senjata dan bahan baku roket ke Gaza, tetapi belum berhasil juga.

Hamas memiliki jaraingan terowongan bawah tanah yang digunakan untuk menyelundupkan senjata dan bahan pokok. Israel telah menghancurkan terowongan bawah tanah sepanjang 100 km dengan dalam 60 meter di Gaza pada 2021 lalu.

Diyakini Hamas masih memiliki jaringan terowongan lain yang belum terdeteksi Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rumah Sakit Indonesia Di Gaza Dihantam Roket Israel, 1 Staf Medis Tewas

Rumah Sakit Indonesia Di Gaza Dihantam Roket Israel, 1 Staf Medis Tewas

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 10:44 WIB

Israel Resmi Deklarasikan Perang Lawan Hamas! Hezbollah Lancarkan Mortir Dukung Palestina

Israel Resmi Deklarasikan Perang Lawan Hamas! Hezbollah Lancarkan Mortir Dukung Palestina

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 10:30 WIB

Ngeri! Kilatan Misil Berseliweran Di Langit Gaza, AS Ikut Campur Kirim Kapal Perang Ke Israel

Ngeri! Kilatan Misil Berseliweran Di Langit Gaza, AS Ikut Campur Kirim Kapal Perang Ke Israel

News | Senin, 09 Oktober 2023 | 09:27 WIB

Zinchenko Trending setelah Menyuarakan Dukungan Terhadap Israel, Akan Bernasib Seperti Ozil?

Zinchenko Trending setelah Menyuarakan Dukungan Terhadap Israel, Akan Bernasib Seperti Ozil?

Your Say | Minggu, 08 Oktober 2023 | 16:21 WIB

Kemenlu Serukan Hamas dan Israel Hentikan Perang

Kemenlu Serukan Hamas dan Israel Hentikan Perang

Your Say | Minggu, 08 Oktober 2023 | 14:39 WIB

Israel Kocar-kacir Diserang Hamas: 250 Orang Tewas, Tank Hancur Dihantam Drone, dan Puluhan Ditawan

Israel Kocar-kacir Diserang Hamas: 250 Orang Tewas, Tank Hancur Dihantam Drone, dan Puluhan Ditawan

News | Minggu, 08 Oktober 2023 | 10:55 WIB

Terkini

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Diskon Makan di Song Fa Medan dari BRI, Kulineran Mewah Tanpa Bayar Mahal

Bri | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Media Korea Soroti Aksi Cahya Supriadi saat Persija Jakarta Bantai PSIM 4-0

Bola | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:04 WIB

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Cara Pakai Conditioner yang Benar Agar Rambut Tidak Rontok dan Kering

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Rapor Merah 2 Tahun Prabowo-Gibran: Ekonomi Rumah Tangga Memburuk, Publik Terbebani Pajak

Bisnis | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Gemilang di Mandalika, Veda Ega Pratama Pecahkan Rekor Poin Debut Moto3

Sport | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:01 WIB

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

White Fox Garap Anime How I Became King by Eating Monsters, Tayang 2027

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Honda ADV 160 Resmi Mengaspal di India: Harga Lebih Murah Rp7 Jutaan dan Kebal Etanol E85

Otomotif | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

Daftar 4 Negara Tetangga Ikut Kena Getah Asap Karhutla Kalimantan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:56 WIB

Perbedaan Stainless Steel 201, 304, dan 316 untuk Termos, Mana yang Paling Aman?

Perbedaan Stainless Steel 201, 304, dan 316 untuk Termos, Mana yang Paling Aman?

Lifestyle | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:55 WIB

5 Smartwatch Layar AMOLED Termurah, Visual Jernih dan Baterai Awet hingga 18 Hari

5 Smartwatch Layar AMOLED Termurah, Visual Jernih dan Baterai Awet hingga 18 Hari

Tekno | Senin, 12 Oktober 2026 | 12:55 WIB

×