Proyek Pusat Data Nasional Terbesar di Indonesia Segera Hadir di IKN

Dicky Prastya

Selasa, 06 Februari 2024 | 18:21 WIB
Proyek Pusat Data Nasional Terbesar di Indonesia Segera Hadir di IKN
Ilustrasi IKN (ANTARA)

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tengah menyiapkan proyek Pusat Data Nasional (PDN) yang dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). PDN ini diklaim akan jadi yang terbesar di Indonesia.

Plt. Direktur Layanan Aplikasi Informatika Pemerintahan Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo Aris Kurniawan menerangkan, saat ini Indonesia bakal memiliki tiga pusat data nasional.

PDN pertama yakni berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, yang ditargetkan selesai tahun ini. Sementara itu PDN kedua akan berlokasi di Batam.

Pusat Data Nasional pertama di Indonesia yang berlokasi di Cikarang ini memiliki kapasitas prosesor 25.000 core, memory 200 TB, storage 40 PetaBytes dan Mechanical Electrical 20 Megawatt. Aris menjanjikan kalau PDN yang berlokasi di IKN bisa empat kali lebih besar.

"Tapi yang di IKN kami siapkan bisa empat kali lebih besar dari itu, artinya bisa 100 ribu core di sini, di IKN," katanya saat ditemui di lokasi pembangunan PDN Cikarang, Jawa Barat, Selasa (6/2/2024).

Aris melanjutkan, PDN yang berlokasi di Cikarang dan Batam ini nantinya bakal memiliki kemampuan yang sama. Namun berbeda dengan proyek Pusat Data Nasional di IKN yang bisa mencapai empat kali lebih besar.

Ia beralasan kalau data center yang besar ini demi memenuhi kebutuhan IKN yang nantinya menjadi smart city alias kota pintar.

"Karena di IKN itu modelnya data hall-nya enggak cuma satu, kami sebut itu namanya campus data center. Jadi satu wilayah beberapa data center untuk bisa dimanfaatkan bersama-sama untuk smart city IKN dan melayani institusi pusat dan daerah," beber dia.

Alasan IKN mendapatkan data center yang lebih besar yakni karena pusat data itu hasil peleburan dari dua proyek yang sudah direncanakan sejak awal.

baca juga

Aris bercerita, proyek PDN di Indonesia mulanya ada empat. Satu lokasi tambahan data center itu akan dibangun di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

"Jadi rencana awal tadinya memang ada empat yaitu Cikarang, Batam, Labuan Bajo, dan IKN. Tapi setelah diskusi, pimpinan memutuskan akan lebih ideal yang Labuan Bajo dilebur ke IKN," ungkapnya.

"Makanya rencananya yang di IKN bisa empat kali lebih besar kapasitasnya dari yang Batam dan Cikarang, karena penggabungan IKN dan Bajo," pungkas Aris.

Maket Pusat Data Nasional (PDN) pertama yang dibangun di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (6/2/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]
Maket Pusat Data Nasional (PDN) pertama yang dibangun di Cikarang, Jawa Barat, Selasa (6/2/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Proyek PDN
Aris menerangkan, Pusat Data Nasional (PDN) pertama di Indonesia ini berlokasi di Greenland International Industrial Centre, Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. Proyek ini dimiliki oleh Kominfo dengan kontraktor Ellipse Projects.

PDN Cikarang ini dibangun di atas tanah seluas hampir 5 hektar, yang mana luas bangunannya 15.994 meter persegi. Jangka waktu proyek ini berdurasi 24 bulan dengan tanggal efektif kontrak 21 Oktober 2022.

Adapun nilai proyek PDN Cikarang ini mencapai 164.679.680 Euro atau sekitar Rp 2,7 triliun.

Sementara itu proyek PDN kedua berlokasi di Batam. Aris menyebut proyek ini digarap lewat kerja sama dengan pemerintah Korea Selatan dengan nilai 15 persen lebih murah dari PDN Cikarang.

"Paling lambat akhir tahun atau awal tahun depan sudah mulai bangun di Batam. Batam selesai 2026 akhir atau 2027 awal," katanya.

PDN terakhir bakal dibangun di Ibu Kota Nusantara (IKN). Hanya saja proyek PDN ketiga ini masih menunggu Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

"Di IKN itu masih diputuskan menunggu Bappenas. Kalau yang tertarik sudah ada seperti UK (Inggris), USA (Amerika Serikat), tinggal nanti Bappenas yang mutusin atau bisa jadi KPBU (Kerja sama Pemerintah dengan Badan Usaha). Pokoknya kami tunggu Bappenas baru kami eksekusi," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Kominfo Ini Bikin Bansos Lebih Tepat Sasaran

Proyek Kominfo Ini Bikin Bansos Lebih Tepat Sasaran

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 17:42 WIB

Proyek Pusat Data Nasional Pertama Indonesia Diresmikan Jokowi Agustus 2024

Proyek Pusat Data Nasional Pertama Indonesia Diresmikan Jokowi Agustus 2024

Tekno | Selasa, 06 Februari 2024 | 16:42 WIB

Teknologi Makin Canggih, Kominfo Yakin Tak Ada Kecurangan di Pemilu 2024

Teknologi Makin Canggih, Kominfo Yakin Tak Ada Kecurangan di Pemilu 2024

Tekno | Senin, 05 Februari 2024 | 18:14 WIB

Satelit Satria-1 Siap Kasih Jaringan Internet di Lokasi TPS Pemilu

Satelit Satria-1 Siap Kasih Jaringan Internet di Lokasi TPS Pemilu

Tekno | Senin, 05 Februari 2024 | 17:58 WIB

Alasan Ganjar Pranowo Tetap Lanjutkan Pembangunan IKN di Kalimantan

Alasan Ganjar Pranowo Tetap Lanjutkan Pembangunan IKN di Kalimantan

Kotak Suara | Sabtu, 03 Februari 2024 | 15:46 WIB

UU IKN Hasil Demokrasi Prematur, Anies: Jangan Diputuskan Dulu Baru Diperdebatkan Setelahnya

UU IKN Hasil Demokrasi Prematur, Anies: Jangan Diputuskan Dulu Baru Diperdebatkan Setelahnya

Kotak Suara | Jum'at, 02 Februari 2024 | 20:05 WIB

Terkini

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Gugatan Karhutla Kalbar Masuk Pengadilan, Warga Soroti Data dan Penanganan Asap

Kalbar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Jualan Pakai QRIS Makin Untung, Biaya Admin Dipangkas Habis oleh BRI!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:33 WIB

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:19 WIB

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Promo Tiket Bioskop The Premiere Buy 1 Get 2 Khusus Nasabah BRI, Begini Caranya!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:11 WIB

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

33 Tahun Kayuh Becak, Kini Acep Beralih ke Becak Listrik Bantuan Prabowo

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Dari Subuh hingga Sore, Begini Perubahan Udara Palembang yang Masih Dikepung Asap

Sumsel | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:05 WIB

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

BRI Beri Karpet Merah dan Cashback Fantastis di Event Burberry

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

Meski Tak Temukan Bukti Gibran Lulus Setara SMA, MK Tak Berwenang Copot Wapres

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Kapolda Jateng Tegaskan Tiga Fokus: Berantas Kejahatan, Layani Warga, Respons Cepat

Jawa Tengah | Selasa, 06 Oktober 2026 | 21:32 WIB

×