Kenali Cara Mengelola Risiko Penerapan AI dalam Perusahaan

Iman Firmansyah

Selasa, 20 Februari 2024 | 12:30 WIB
Kenali Cara Mengelola Risiko Penerapan AI dalam Perusahaan
Ilustrasi Teknologi AI (Pixabay.com/Geralt)

Suara.com - Menerapkan teknologi AI dewasa ini bukan hanya membantu pekerjaan kita, namun juga membuat pekerjaan kita menjadi efektif. Namun, bukan berarti menggunakan AI tidak memilki risiko.

Ada beberapa risiko yang menjadi sebuah tantangan bagi perusahaan khuusnya. Ramprakash Ramamoorthy, Direktur Riset ManageEngine mengungkap beberapa tantangan dan juga membagikan cara mengelola resiko tersebut.

Menurut Ramprakash atau yang akrab disapa dengan Ram menyebutkan tantangan yang signifikan adalah kurangnya sumber daya manusia yang berbakat, sehingga perusahaan-perusahaan terkemuka bersedia membayar mahal untuk mendapatkan hasil terbaik meskipun ada ketidakpastian ekonomi. Maka perusahaan harus memikirkan kembali paket remunerasi, kesejahteraan, dan lingkungan kerja yang mereka tawarkan untuk menarik talenta yang banyak dibutuhkan.

Menurutnya kekurangan SDM berbakat ini jika terus berlanjut akan berdampak serius pada keamanan siber, yang merupakan wilayah penerapan utama AI. Namun, perusahaan bisa lebih kreatif dalam mengatasi masalah ini. Platform berkode rendah dan tanpa kode, misalnya, sudah tersedia dan dirancang untuk memberdayakan perusahaan yang bergulat dengan kekurangan keterampilan. Selain bekerja sama dengan mitra dan vendor yang memang memiliki keahlian dan alat untuk menggunakan AI secara maksimal, mereka juga dapat mengembangkan keterampilan AI melalui kemitraan dengan lembaga pelatihan.

Dalam hal ini, Ram juga menyebutkan priortitas utama dalam mengatasi masalah keamanan. Untuk melindungi data dari risiko AI, penting untuk mengetahui data apa yang dibagikan.  Ram mencontohkan dengan perusahaan yang menaunginya, menurutnya ManageEngine menangani hal ini dengan sangat serius dan memperjuangkan akuntabilitas algoritma, transparansi, dan keadilan.

Selain itu, metodologi ManageEngine dalam merancang produk dan layanan didasarkan pada pendekatan privasi yang dirancang khusus, yang berarti bahwa privasi selalu menjadi prioritas utama. Perusahaan harus berpegang teguh pada pedoman etis AI, memastikan bahwa AI dikembangkan dan digunakan secara bertanggung jawab.

“Jadi yang terakhir tapi juga tidak kalah pentingnya, sangat penting untuk mengatasi risiko keamanan AI dengan menerapkan Zero Trust. Perusahaan perlu memastikan akses tidak didasarkan pada kepercayaan implisit, dan memanfaatkan autentikasi multifaktor yang kuat serta proses masuk yang lancar tanpa kata sandi,” ujarnya, Selasa (20/2/2024).

Ia juga menambahkan direktori Aktif akan sangat membantu karena hanya memberikan pada setiap pengguna akses ke sumber daya penting yang mereka perlukan, dan tidak lebih. Selain itu, solusi SIEM yang memanfaatkan analisis perilaku pengguna dan entitas secara real-time, intelijen ancaman, serta deteksi dan respons insiden dapat menempatkan perusahaan pada posisi yang lebih aman di tengah kemajuan AI.

Perusahaan perlu memahami betapa pentingnya privasi data saat ini, lebih dari sebelumnya, karena era AI yang kita jalani. Masalah ini sangat penting untuk diperhatikan para pemimpin perusahaan. Di tengah pengawasan ketat dari regulator dan masyarakat, model AI dilatih secara khusus untuk menjaga privasi pelanggan tetap utuh, yang merupakan hal penting bagi tujuan perusahaan kami untuk menghadirkan model AI yang memaksimalkan nilai bisnis dan pengalaman pengguna akhir yang positif.

baca juga

Selain itu, selama dekade terakhir, ManageEngine telah memberikan perhatian khusus untuk membangun solusi AI dari awal, tanpa komponen apa pun yang hak patennya dimiliki pihak ketiga. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kerangka kerja AI mengoptimalkan kehadiran teknologi AI yang lebih baik dan memenuhi kebutuhan operasional TI perusahaan, mulai dari analisis akar masalah hingga pengurangan dampak. Penting bagi perusahaan untuk terlibat dengan komunitas AI yang lebih luas guna mendorong pengembangan AI yang bertanggung jawab dan beretika untuk membantu upaya memitigasi risiko AI.

Perusahaan memerlukan pendekatan yang komprehensif. Membangun kerangka etika dan pagar internal yang kuat adalah hal penting dalam pengembangan AI yang mengutamakan transparansi, keadilan, dan akuntabilitas. Ram juga menyampaiakan, perusahaan dapat mendorong inklusivitas dan keberagaman untuk meminimalkan bias melalui keterlibatan publik dan kolaborasi dengan pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat sipil.

“Pendekatan yang melibatkan seluruh masyarakat ini membuka jalan bagi praktik perusahaan yang lebih bertanggung jawab, peningkatan investasi di bidang pendidikan, dan promosi AI untuk kebaikan sosial. Hal ini akan mendorong para pemangku kepentingan di masyarakat mencapai keseimbangan antara inovasi dan etika, yang akan membawa kita bersama menuju integrasi teknologi AI yang lebih adil dan bermanfaat ke dalam masyarakat” Pungkasnya.

Keberadaan AI yang dapat menghasilkan kekhawatiran jika tidak dapat digunakan dengan bijak misalnya, hilangnya beberapa jenis pekerjaan menjadi sebuah kekhawatiran yang nyata, namun melalui pendekatan yang komprehensif, inisiatif pelatihan ulang keterampilan dapat disesuaikan untuk meminimalkan dampaknya.

Pada saat yang sama, perusahaan dapat mengambil kendali dengan melakukan penilaian dampak sosial. Misalnya, sebelum menerapkan AI, mereka dapat melakukan penilaian menyeluruh terhadap kebijakan privasi data.

Di sisi lain, dunia usaha harus terus memantau dampak sosial dari penerapan AI. Menekankan perilaku perusahaan yang bertanggung jawab, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan mengatasi berkurangnya lapangan pekerjaan melalui inisiatif pelatihan ulang keterampilan merupakan aspek integral dari pendekatan komprehensif. Dengan mengadopsi strategi ini, dunia usaha dapat memainkan peran utama dalam membantu masyarakat memanfaatkan potensi transformatif AI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Industri Kesehatan Berkembang Pesat, Makin Canggih dan Bisa Diakses Semua Pihak

Industri Kesehatan Berkembang Pesat, Makin Canggih dan Bisa Diakses Semua Pihak

Bisnis | Rabu, 21 Februari 2024 | 06:00 WIB

Harga Jam Tangan Komeng Cuma Segini, Netizen: Senator dengan Jam Sederhana

Harga Jam Tangan Komeng Cuma Segini, Netizen: Senator dengan Jam Sederhana

Tekno | Selasa, 20 Februari 2024 | 15:10 WIB

Apa Itu Sora AI? Pengertian dan Cara Menggunakannya

Apa Itu Sora AI? Pengertian dan Cara Menggunakannya

Tekno | Senin, 19 Februari 2024 | 14:14 WIB

Meizu Hentikan Produksi HP, Bakal Fokus Garap Teknologi AI?

Meizu Hentikan Produksi HP, Bakal Fokus Garap Teknologi AI?

Tekno | Senin, 19 Februari 2024 | 11:17 WIB

Harga Rp 45 Juta, Sony Rilis Robot Anjing Peliharaan dengan Fitur AI

Harga Rp 45 Juta, Sony Rilis Robot Anjing Peliharaan dengan Fitur AI

Tekno | Sabtu, 17 Februari 2024 | 12:00 WIB

Autoconz Ciptakan 3D Construction Printing, Jadi Solusi Konstruksi Masa Depan dengan Kecanggihan Teknologi

Autoconz Ciptakan 3D Construction Printing, Jadi Solusi Konstruksi Masa Depan dengan Kecanggihan Teknologi

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 13:45 WIB

Terkini

Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Akulaku Group Salurkan Bantuan Pangan bagi Masyarakat Terdampak Gempa Bumi NTT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:07 WIB

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Pemkot Batam Gelar Pasar Murah 15-17 September, Catat Lokasinya!

Batam | Senin, 14 September 2026 | 19:04 WIB

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Kabut Asap Palembang, KAI Bagikan 2.800 Masker untuk Lindungi Pekerja Operasional

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:01 WIB

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

TNI AL Lanjutkan Pencarian Speedboat Jurnalis Hilang Kontak

Video | Senin, 14 September 2026 | 19:00 WIB

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Purbaya Dicopot: Kisruh Rekening Massal, Rp100 Miliar Jual Beli Jabatan dan Rombak Ratusan Pejabat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 18:57 WIB

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Color Corrector Ungu untuk Apa? Kenali Fungsinya dalam Makeup

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 18:55 WIB

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

Izin Tambang Dicabut, Greenpeace Tagih Janji Perusahaan Pulihkan Ekologi Raja Ampat

News | Senin, 14 September 2026 | 18:54 WIB

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

Mulai Kekeringan, Langit Jakarta Masih Nihil Awan Hujan Usai 5 Kali Modifikasi Cuaca

News | Senin, 14 September 2026 | 18:49 WIB

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Kunjungi SCCR Indonesia, Gubernur Khofifah Dorong Penguatan Riset Kesehatan di Jatim

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 18:47 WIB

×