Bagaimana Pacaran di Game Menurut Hukum Islam? Ini Penjelasan Habib Jafar

Dicky Prastya Suara.Com
Senin, 11 Maret 2024 | 17:58 WIB
Bagaimana Pacaran di Game Menurut Hukum Islam? Ini Penjelasan Habib Jafar
Habib Jafar di konferensi pers virtual Garena Indonesia yang digelar Senin (11/3/2024). [Screenshot: Dicky Prastya/Suara.com]

Suara.com - Fenomena pacaran di game tengah digandrungi kalangan gamers. Meskipun tidak bertemu secara langsung, bagaimanakah pacaran dalam game menurut hukum Islam?

Pendakwah Husein Ja'far Al Hadar atau yang dikenal Habib Jafar menerangkan kalau sebagai seorang muslim, wajib hukumnya tidak mendekati zina. Hal itu pun turut berlaku di dalam permainan alias game.

"Prinsipnya bagi seorang Muslim, jangan dekati zina. Jaga pandangan, enggak pacaran, termasuk dalam game," kata Habib Jafar saat konferensi pers virtual Garena Free Fire Indonesia, Senin (11/3/2024).

Habib Jafar menjelaskan kalau game seperti FF sejatinya dimainkan agar penggunanya bahagia. Namun tidak menutup kemungkinan kalau para pemain bisa bertemu lawan jenisnya dalam game.

Maka dari itu, Habib Jafar mendorong agar para pemain bisa menjaga sikapnya dalam game. Pemain dia sarankan untuk terus bersikap positif selama memainkan game.

"Jangan kita treatment diri sendiri untuk mendekati zina. Makanya di game jaga sikap kita agar tidak mendekat ke sana. Jadi di game harus stay cool stay positif," lanjut dia.

Habib Jafar menegaskan kalau bermain dengan lawan jenis di dalam game sebenarnya tidak dosa. Namun hal itu tidak berlaku apabila pikiran para pemain tidak bisa dikontrol dan mengarah ke pacaran.

"Dekati cewek itu enggak dosa sebenarnya dalam game. Tapi kalau pikiran kita ke-trigger, itu bisa berdosa. Jadi main game itu untuk seru-seruan saja. Jangan mengarah ke negatif," imbuh dia.

Di sisi lain Habib Jafar mengakui kalau sektor game amat efektif untuk media dakwah. Alasannya, jumlah pemain game di Indonesia kini mencapai 93 persen dari jumlah pengguna internet.

Baca Juga: Debutnya dalam 'Pyramid Game' Sukses Besar, Jang Da Ah Ungkapkan Penyesalan

Artinya, lanjut dia, itu sama dengan 3/4 orang dari seluruh pengguna INternet. Ia menyebut kalau itu adalah peluang besar untuknya sebagai pendakwah.

"Sangat efektif jadinya mengajak teman-teman, misalnya mengurangi kata-kata kotor, mengurangi bertingkah buruk seperti dekati cewek tadi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI