5 Ciri-ciri Pemain Toksik di Mobile Legends, Segera Hindari!

Lintang Siltya Utami

Senin, 06 Mei 2024 | 08:55 WIB
5 Ciri-ciri Pemain Toksik di Mobile Legends, Segera Hindari!
Ilustrasi main Mobile Legends (Unsplash/ Pandhuya Niking)

Suara.com - Mobile Legends merupakan salah satu game MOBA dengan jumlah pemain terbanyak di Indonesia. Namun, sayangnya tidak semua pemain dapat bermain secara sehat dan sportif.

Beberapa pemain justru menunjukkan perilaku toksik dan berperilaku buruk ketika bertanding di Land of Dawn. Jika pemain bertemu dengan jenis pemain toksik, maka segera untuk menghindarinya.

Oleh karena itu, pemain harus mengetahui ciri-ciri pemain toksik di Mobile Legends. Berikut ini beberapa di antaranya:

1. Menjadi Roamer yang buruk

Roamer sudah seharusnya membantu Marksman untuk melakukan farming di awal permainan. Namun, pemain toksik yang menjadi Roamer cenderung membiarkan hero Marksman dalam timnya dikeroyok oleh musuh.

Pemain toksik pun biasanya berjalan tak tentu arah di awal pertandingan dan meninggalkan Marksman yang belum damage saat early game. Hal itu akan membuat tim kalah dengan cepat.

2. Menghina teman satu tim

Hal ini jelas merupakan sikap yang salah, terlepas dari game apa yang dimainkan. Sebagian besar pemain toksik umumnya akan menghina dan menyalahkan teman satu timnya.

Pemain seperti itu pun tak segan untuk menggunakan kata-kata kasar dan tak pantas. Padahal, sebagai rekan satu tim seharusnya mampu bermain dengan kompak dan membangun komunikasi yang baik.

baca juga

3. Memperebutkan posisi Jungler atau Gold Laner

Sudah menjadi rahasia bahwa Jungler dan Gold Laner adalah dua posisi yang banyak diminati pemain Mobile Legends karena dapat menggunakan hero dengan damage yang mematikan, sehingga bisa melakukan kill dengan mudah.

Namun, pemain toksik cenderung akan memperebutkan posisi tersebut. Bahkan tak jarang pemain toksik tetap keras kepala dengan memilih hero Marksman atau Assassin, meskipun tahu bahwa posisi Jungler atau Gold Laner sudah terisi.

Ilustrasi game Mobile Legends di telepon seluler pintar. [Shutterstock]
Ilustrasi game Mobile Legends di telepon seluler pintar. [Shutterstock]

4. Jungler tanpa Retribution

Ciri-ciri lainnya yang umum ditunjukkan oleh pemain toksik di Mobile Legends adalah ketika menjadi Jungler namun tidak menggunakan Retribution.

Padahal Jungler diwajibkan menggunakan Retribution agar bisa membunuh Monster, Turtle, hingga Lord dengan mudah.

5. Asal-asalan dalam inisiasi teamfight

Pemain toksik biasanya hanya bersemangat untuk melakukan war dan langsung menyerang musuh ketika melihat target di peta. Padahal, mereka tidak memiliki back up atau rekan satu timnya sedang melakukan farming.

Jenis pemain seperti itu biasanya menjadi sasaran empuk musuh yang memiliki strategi bagus. Alih-alih mampu melawan musuh, pemain toksik justru akan dikeroyok lawan.

Itulah beberapa ciri-ciri pemain toksik di Mobile Legends yang harus dihindari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasil dan Klasemen MPL ID Season 13 Week 7: Evos Bangkit, RRQ Terbenam

Hasil dan Klasemen MPL ID Season 13 Week 7: Evos Bangkit, RRQ Terbenam

Tekno | Senin, 06 Mei 2024 | 08:45 WIB

Kecanduan Game, Pastor Curi Uang Gereja Rp 600 Jutaan Buat Main Candy Crush

Kecanduan Game, Pastor Curi Uang Gereja Rp 600 Jutaan Buat Main Candy Crush

Tekno | Minggu, 05 Mei 2024 | 18:05 WIB

3 Hero Support Terkuat Saat Ini, Bakal Jadi Combo Mematikan!

3 Hero Support Terkuat Saat Ini, Bakal Jadi Combo Mematikan!

Tekno | Minggu, 05 Mei 2024 | 15:39 WIB

Terkini

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

4 Calming Sheet Mask Korea Penyelamat Atasi Wajah yang Mudah Kemerahan

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:40 WIB

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Honda PCX 160 ABS vs Yamaha NMAX Turbo, Mending Pilih Mana? Intip Simulasi Kreditnya

Otomotif | Minggu, 08 November 2026 | 12:38 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Urutan Zodiak yang Paling Sering Ganti Archive Foto Feeds IG Pas Berantem

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 12:35 WIB

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Usut Korupsi ATR/BPN, KPK Bidik Proses Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan

Bekaci | Minggu, 08 November 2026 | 12:26 WIB

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Kawal Hilirisasi dan Kedaulatan Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 12:21 WIB

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

Lantik 125 Pengurus, Ketum APKLI Sebut Penyadapan Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tak Stabil

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:19 WIB

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Kerusuhan Tatura-Nunu Tewaskan Warga, Wali Kota Palu Minta Polisi Usut Dalang

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 12:15 WIB

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

Seskab Teddy Ajak Masyarakat Kunjungi Sekolah Rakyat, Lebih dari 45 Ribu Anak Kembali Bersekolah

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Seni Mengenang dan Mengikhlaskan dalam Drama The Rainbow in Our Memory

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 12:10 WIB

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

Serukan Boikot Raffi Ahmad, Dulu Prabowo-Gibran Endorse Artis Tapi Kini Rakyat Kecewa

News | Minggu, 08 November 2026 | 12:05 WIB

×