4 Fakta Terkait Fenomena Awan Berlubang Viral di Jember, Pertanda Apa?

Rifan Aditya

Kamis, 06 Juni 2024 | 19:46 WIB
4 Fakta Terkait Fenomena Awan Berlubang Viral di Jember, Pertanda Apa?
Fakta-fakta terkait fenomena awan berlubang di Jember (Instagram)

Suara.com - Warga Jember sempat dibuat heboh dengan kemunculan awan berlubang pada hari Selasa, 4 Juni 2024 lalu. Berikut rangkuman fakta-fakta fenomena awan berlubang di Jember.

Fenomena yang kemudian menjadi viral itu tentu menimbulkan berbagai spekulasi dari mereka yang melihatnya langsung maupun melalui media sosial. Namun, apa sebenarnya penyebab fenomena awan berlubang? Berikut informasinya.

Fakta-fakta Terkait Fenomena Awan Berlubang di Jember

Penampakan awan berlubang terlihat di langit Jember, tepatnya Kecamatan Kaliwates. Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, BMKG menjelaskan bahwa ini merupakan fenomena yang bisa dijelaskan secara ilmiah.

1. Lebih Jelas Melalui Pesawat

Awan berlubang ini memiliki bentuk seperti celah pada awan. Biasanya, fenomena ini terjadi di lapisan awan altocumulus, diikuti oleh cirrocumulus dan kemudian stratocumulus.

Lubang pada awan ini akan lebih jelas jika dilihat melalui pesawat terbang ketika melewati lapisan kumuliform yang tipis dan memicu glasial.

Glasial akan membuat partikel awan yang berubah menjadi tetesan air membentuk es. Proses inilah yang menciptakan celah di awan.

"Bentuk sepertic elah pada awan tu paling sering ditemukan di lapisann awal altocumulus, diikuti oleh cirrocumulus lalu kemudian stratocumulus," ungkap Hukama Nur Akmal selak Forecaste BMKG Banyuwangi

2. Disebut Awan Cavum

Dalam dunia sains, lubang pada awan ini disebut awan cavum. Awan cavum dapat ditemukan di antara tiga jenis awan, yakni cirrocumulus, altocumulus, dan stratocumulus.

Meskipun terlihat unik, bahkan membuat beberapa orang ketakutan, fenomena ini tidak membahayakan lingkungan sekitarnya.

baca juga

3. Terbentuk karena Perbedaan Tekanan Udara

Hukmana Nur Akmal menyatakan bahwa fenomena langit berlubang disebabkan oleh perbedaan tekanan udara di ketinggian di bawah 2000 meter di atas permukaan laut.

Meskipun bisa menyebabkan turbulensi pesawat udara, fenomena ini tidak membahayakan.

4. Pengingat Alam

Jika dilihat sekilas, Anda mungkin menyadari bahwa bentuk lubang awan di Jember menyerupai liang kubur sehingga menciptakan kesan yang menyeramkan.

Namun, tenang saja, fenomena alam ini tidaklah berbahaya. Meski begitu, tak ada salahnya untuk menggunakannya sebagai pengingat supaya lebih dekat pada pemilik alam.

Demikian informasi mengenai fakta-fakta seputar awan berlubang yang terjadi di Jember

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh Fenomena Awan Tak Biasa di Langit Jember, Seperti Perahu Nabi Nuh

Heboh Fenomena Awan Tak Biasa di Langit Jember, Seperti Perahu Nabi Nuh

News | Rabu, 05 Juni 2024 | 14:10 WIB

Tiara Jember Park Waterboom, Cocok untuk Liburan bersama Keluarga di Akhir Pekan

Tiara Jember Park Waterboom, Cocok untuk Liburan bersama Keluarga di Akhir Pekan

Your Say | Jum'at, 31 Mei 2024 | 20:00 WIB

Dira Park Ambulu Jember, Berenang hingga Berburu Kuliner dalam Satu Lokasi

Dira Park Ambulu Jember, Berenang hingga Berburu Kuliner dalam Satu Lokasi

Your Say | Kamis, 30 Mei 2024 | 08:14 WIB

Deretan Fakta Pilu Anak ODGJ di Jember yang Disebut Jadi PSK: Korban Mulut Jahat Tetangga

Deretan Fakta Pilu Anak ODGJ di Jember yang Disebut Jadi PSK: Korban Mulut Jahat Tetangga

News | Sabtu, 04 Mei 2024 | 12:23 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×