Elon Musk Protes 'Donald Trump' Jadi 'Donald Duck', Begini Respons Google

Muhammad Yunus, Rezza Dwi Rachmanta

Rabu, 31 Juli 2024 | 09:25 WIB
Elon Musk Protes 'Donald Trump' Jadi 'Donald Duck', Begini Respons Google
Elon Musk protes ke Google gegara Donald Trump jadi Donald Duck. (Antara/X)

Suara.com - Elon Musk baru-baru ini melakukan protes keras terhadap mesin pencarian Google. Pemilik X sekaligus Tesla tersebut menganggap fitur autocomplete Google merugikan Donald Trump.

Google akhirnya buka suara dan mengungkap bahwa itu merupakan sebuah 'anomali'. Sebagai informasi, Elon Musk dikenal sebagai pendukung Donald Trump pada Pemilu Amerika Serikat.

Pengusaha teknologi sekaligus orang terkaya di dunia ini kabarnya menggelontorkan ratusan miliar rupiah untuk mengampanyekan Trump. Kehebohan bermula saat Elon Musk mencuitkan riwayat pencarian.

Pemilik SpaceX itu terkejut saat tahu bahwa pencarian "President Donald" (bermaksud mencari Presiden AS ke-45, Donald Trump) justru direkomendasikan ke "President Donald Duck" dan "President Donald Regan".

"Wah, Google melarang pencarian Presiden Donald Trump! Intervensi pemilu?" tulis Elon Musk. Postingan Elon Musk viral usai dibaca 121 juta kali dan memperoleh 1 juta tanda suka.

Ia juga mengungkap bahwa raksasa teknologi AS itu bisa mendapat banyak masalah apabila ikut campur tangan. "Mereka akan mendapat banyak masalah jika ikut campur dalam pemilu," ungkap Elon Musk.

Google memberi tahu CBS MoneyWatch bahwa masalah ini disebabkan oleh "anomali". Hal tersebut menyebabkan autocomplete tidak berfungsi sebagaimana mestinya untuk beberapa penelusuran tentang nama beberapa mantan presiden dan wakil presiden AS saat ini.

"Itu merupakan anomali dan itu bersifat teknis," kata juru bicara Google dikutip dari CBS News, Rabu (31/07/2024). Salah satu anomali misalnya, mengetik kata "Wakil Presiden K" ke dalam kotak pencarian Google pada hari Senin menghasilkan beberapa hasil termasuk "William R. King" (seorang wakil presiden pada tahun 1853) dan wakil presiden Kakegurui (tokoh anime) tetapi tidak menyarankan "Wakil Presiden Kamala Harris".

Google tidak merinci anomali tersebut, tetapi mengatakan bahwa anomali tersebut bersifat teknis dan perusahaan belum mengambil tindakan manual apa pun untuk mengubah pelengkapan otomatis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beda Jurusan Erina Gudono vs Elon Musk di University of Pennsylvania

Beda Jurusan Erina Gudono vs Elon Musk di University of Pennsylvania

Lifestyle | Selasa, 30 Juli 2024 | 16:34 WIB

Facebook Minta Maaf, Salah Sebut Foto Trump "Diubah" Gara-gara Senyum Paspampres

Facebook Minta Maaf, Salah Sebut Foto Trump "Diubah" Gara-gara Senyum Paspampres

News | Selasa, 30 Juli 2024 | 14:39 WIB

Mau Rp5 Miliar? Buruan Daftar Google for Startups AI Academy

Mau Rp5 Miliar? Buruan Daftar Google for Startups AI Academy

Tekno | Selasa, 30 Juli 2024 | 11:25 WIB

3 Cara Transfer Foto dari iPhone ke Android, Solusi Pengganti  AirDrop

3 Cara Transfer Foto dari iPhone ke Android, Solusi Pengganti AirDrop

Tekno | Selasa, 30 Juli 2024 | 08:12 WIB

Terkini

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Kerja Keras Tak Lagi Cukup: Gen Z Mulai Melihat Kemiskinan secara Sistemik?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:10 WIB

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Vakum 8 Tahun, Lee Chang Dong Garap Film Baru Berjudul Possible Love

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:08 WIB

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Tren Mobil Keluarga Bergeser, Kia Carens Tawarkan Fleksibilitas dan Desain Modern

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 14:05 WIB

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

Meski Harta Ludes Terbakar, Warga Kebayoran Lama Memilih Bertahan demi Menjemput Rezeki

News | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Review Crew Girl: Kisah Perjuangan Atlet Remaja Mempertahankan Impian!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 14:00 WIB

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Bukan Tak Tahu Diri, Ini Alasan Lulusan Kabupaten Berhak Ajukan Gaji Tinggi

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 13:59 WIB

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Kolusikan Senior dan Talenta Muda, VM Pictures Siap Lahirkan Standar Baru Film Indonesia

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 13:58 WIB

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

3 Deodoran Lactic Acid yang Ampu Cerahkan Ketiak Hitam, Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 13:57 WIB

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

Pemerintah Siapkan Substansi RUU Pemilu, Bima Arya Soroti Soal Suara Terbuang

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

Ancaman Bom Sidang Majelis Umum PBB, Koper Misterius Ditemukan di Gedung Chrysler

News | Rabu, 23 September 2026 | 13:56 WIB

×