Anggaran Kominfo Disunat 50 Persen di Rezim Prabowo-Gibran, Ini Kata Wamen Nezar Patria

Dicky Prastya Suara.Com
Rabu, 21 Agustus 2024 | 10:51 WIB
Anggaran Kominfo Disunat 50 Persen di Rezim Prabowo-Gibran, Ini Kata Wamen Nezar Patria
Wamenkominfo Nezar Patria saat ditemui di Hotel Sari Pasific, Jakarta, Selasa (20/8/2024). [Suara.com/Dicky Prastya]

Suara.com - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria buka suara soal Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2025 Kominfo yang turun 50 persen menjadi Rp 7,7 triliun.

Nezar mengharapkan kalau anggaran Kominfo tahun depan bisa ditambah karena kementeriannya akan fokus pada program transformasi digital yang saat ini digalakkan pemerintah.


"Harapan kami tentu saja ada penambahan budget, terutama ada kebutuhan mendukung transformasi digital yang sedang berjalan," kata Nezar saat ditemui di acara Diskusi Publik bertajuk Sarasehan Nasional AI di Sari Pasific, Jakarta, Selasa (20/8/2024).

Buntut penurunan anggaran itu, Nezar menyebut ada rancangan yang disesuaikan dari rencana yang sudah ditetapkan sebelumnya.

Ia juga meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bisa mendukung program prioritas Kominfo terkait transformasi digital.

"Dari rancangan yang dibuat awal ada semacam penyesuaian yang dilakukan, dan kami berharap nanti ada prioritas-prioritas yang diberikan kepada Kominfo terutama untuk mendukung transformasi digital. Sehingga mungkin budgetnya bisa disokong oleh Kementerian Keuangan," jelasnya.

Diketahui pagu anggaran Kemenkominfo tahun 2024 mencapai Rp 14,79 triliun. Jika dibandingkan dengan Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 7,7 triliun, maka angka itu turun 50 persen di Pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Saat Rapat Kerja dengan Komisi I DPR RI pada Juni 2024 lalu, Menkominfo Budi Arie Setiadi pun mengajukan penambahan anggaran Rp 12,3 triliun dari Pagu Indikatif Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp 7,7 triliun.

Budi Arie beralasan kalau penambahan anggaran ini membuat program kerja transformasi digital bisa berjalan, khususnya untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Lembaga Pemerintah Ternyata Banyak Pakai Teknologi AI, Ini Daftarnya

"Agar program kerja dapat berjalan, diperlukan dukungan Komisi I DPR RI terkait pemenuhan usulan tambahan anggaran Kementerian Kominfo sebesar Rp12,3 Triliun," tuturnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (10/6/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI