Studi: Pro dan Kontra Pemanfaatan AI dalam Iklan Politik

Dythia Novianty

Rabu, 09 Oktober 2024 | 11:40 WIB
Studi: Pro dan Kontra Pemanfaatan AI dalam Iklan Politik
Ilustrasi kecerdasan buatan (Artifial Intelligence/AI].

Suara.com - Sebuah studi dilakukan Pusat Kebijakan Teknologi Universitas New York dan pertama kali dilaporkan oleh The Washington Post, dikutip dari Endgadget, Rabu (9/10/2024), terhadap dampak AI.

Investigasi tersebut melibatkan seribu partisipan yang menonton iklan politik dari kandidat fiktif, dalam pemilihan umum AS mendatang pada November.

Beberapa iklan disertai dengan pernyataan sanggahan bahwa AI (Kecerdasan Buatan) digunakan dalam pembuatan iklan tersebut, sementara yang lain tidak memiliki pernyataan sanggahan.

Kehadiran pernyataan sanggahan dikaitkan dengan pemirsa yang menilai kandidat yang dipromosikan sebagai kurang dapat dipercaya dan kurang menarik.

Responden juga mengatakan bahwa mereka akan lebih cenderung menandai atau melaporkan iklan di media sosial jika berisi pernyataan sanggahan.

Peserta lebih cenderung mengungkapkan opini negatif tentang kandidat yang mensponsori iklan tersebut daripada kandidat yang diserang.

Ilustrasi AI. [Unsplash/Igor Omilaev]
Ilustrasi AI. [Unsplash/Igor Omilaev]

Para peneliti juga menemukan bahwa adanya pernyataan penyangkalan AI menyebabkan opini yang lebih buruk atau tidak berubah terlepas dari partai politik kandidat fiktif tersebut.

Para peneliti menguji dua pernyataan penyangkalan berbeda yang terinspirasi oleh dua persyaratan negara bagian yang berbeda untuk pengungkapan AI dalam iklan politik.

"Video ini telah dimanipulasi dengan cara teknis dan menggambarkan ucapan atau perilaku yang tidak terjadi," tulis teks yang terkait dengan hukum Michigan.

baca juga

"Video ini dibuat secara keseluruhan atau sebagian dengan menggunakan kecerdasan buatan generative," tulis pernyataan penyangkalan lainnya didasarkan pada hukum Florida.

Meskipun pendekatan persyaratan Michigan lebih umum di antara hukum negara bagian, peserta studi mengatakan, mereka lebih suka melihat pernyataan penyangkalan yang lebih luas untuk semua jenis penggunaan AI.

Meskipun pernyataan penyangkalan ini dapat berperan dalam transparansi tentang keberadaan AI dalam sebuah iklan, pernyataan tersebut bukanlah jaminan yang sempurna.

Sebanyak 37 persen responden mengatakan mereka tidak ingat melihat bahasa apa pun tentang AI setelah menonton iklan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AI Bukan Pengganti, Tapi Partner Kreatif untuk Media Kecil, Kata Esther Irawati

AI Bukan Pengganti, Tapi Partner Kreatif untuk Media Kecil, Kata Esther Irawati

Tekno | Kamis, 03 Oktober 2024 | 15:55 WIB

Samsung Hadirkan Galaxy AI ke Pengguna Secara Gratis, Jadi Berbayar Tahun Depan?

Samsung Hadirkan Galaxy AI ke Pengguna Secara Gratis, Jadi Berbayar Tahun Depan?

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2024 | 20:40 WIB

Google Kucurkan Dana Hibah 7 Juta Dolar untuk Edukasi AI dan Ketahanan Pangan

Google Kucurkan Dana Hibah 7 Juta Dolar untuk Edukasi AI dan Ketahanan Pangan

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2024 | 16:03 WIB

Laptop GeForce RTX 40 Series: Solusi Lengkap untuk Mahasiswa dan Kreatif

Laptop GeForce RTX 40 Series: Solusi Lengkap untuk Mahasiswa dan Kreatif

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2024 | 14:34 WIB

Review Lengkap Realme 13 Pro+ 5G: Apakah Layak Jadi Pilihan di Kelas Mid-Range?

Review Lengkap Realme 13 Pro+ 5G: Apakah Layak Jadi Pilihan di Kelas Mid-Range?

Tekno | Rabu, 02 Oktober 2024 | 13:29 WIB

Fox Logger Kian Fokus Pada Pengembangan AI

Fox Logger Kian Fokus Pada Pengembangan AI

Bisnis | Rabu, 02 Oktober 2024 | 08:45 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×