Netizen Hubungkan Ucapan Mahfud MD dengan Penangkapan Tom Lembong, Ada Pasal Pesanan?

Cesar Uji Tawakal, Rezza Dwi Rachmanta

Sabtu, 02 November 2024 | 19:50 WIB
Netizen Hubungkan Ucapan Mahfud MD dengan Penangkapan Tom Lembong, Ada Pasal Pesanan?
Tom Lembong. (instagram)

Suara.com - Penangkapan mantan Menteri Perdagangan RI Tom Lembong atas dugaan kasus korupsi terus mendapat sorotan publik. Netizen kini menghubungkan ucapan lawas Mahfud MD dengan penangkapan Tom Lembong.

Perlu diketahui, Tom Lembong ditangkap oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait kasus dugaan korupsi impor gula periode 2015-2016 pada Selasa (29/10/2024) lalu.

Tom Lembong diduga membuat kebijakan yang melanggar hukum sehingga negara menderita kerugian Rp 400 miliar. Netizen sekaligus Postdoctoral Researcher dari Inha University, Ardianto Satriawan (@ardisatriawan) mengunggah kembali pernyataan mantan Menkopolhukam RI, Mahfud MD.

Prof. Mahfud pernah mengungkap sindiran tentang 'intelektual tukang' dan 'pasal pesanan' pada 2017 lalu. "Setiap kasus bisa dicari pasal benar atau salahnya menurut hukum. Tinggal siapa yang lihai mencari atau membeli. Intelektual tukang bisa mencarikan pasal-pasal sesuai dengan pesanan dan bayarannya," cuit Mahfud MD.

Cuitan tersebut di-repost oleh mantan dosen ITB, Ardianto Satriawan (@ardisatriawan) dengan memberikan beberapa kalimat sindiran terkait penangkapan Tom Lembong.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Suara.com/Dea)
Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Suara.com/Dea)

"Kalau potensi merugikan negara bisa dihukum, mari hukum orang-orang yang matiin lampu, karena PLN kehilangan pendapatan dari hilangnya daya yang dipakai. Pilih JNE, karena Pos Indonesia jadi nggak dapat untung. Isi bensin di Shell, karena Pertamina jadi nggak untung," cuit @ardisatriawan. Postingan tersebut viral dan menuai beragam komentar dari netizen lain.

"Agak offside sih ini pak dosen. Lebih nyambung kalau dibahas ke food estate, KCIC, bandara kertajati, YIA, mandalika, yang sama-sama ada unsur kebijakan dan 'potensi kerugian' negara," kata @ka**pe*agang.

"Menabung juga merugikan negara. Ngapain kalian simpan duit? Belanja dong, biar negara dapat 12 persen," cuit @mal**b**gun.

"Padahal ada menteri yang bawahannya beli IPO startup eh sekarang sahamnya terjun bebas. Rugi triliunan malah," pendapat @na**sh*08.

baca juga

"Kalau pembangunan jalan tol yang habis puluhan triliun, terus dijual ke swasta dengan harga murah, ada kerugian negara nggak di situ?" sindir @ja**tp*us.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Miranda Goeltom: Eks Petinggi BI, Senasib dengan Tom Lembong?

Profil Miranda Goeltom: Eks Petinggi BI, Senasib dengan Tom Lembong?

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2024 | 14:33 WIB

Heboh! Tom Lembong Tersangka Korupsi Impor Gula, Publik Tuntut Usut Kasus Bobby & Kaesang

Heboh! Tom Lembong Tersangka Korupsi Impor Gula, Publik Tuntut Usut Kasus Bobby & Kaesang

Video | Sabtu, 02 November 2024 | 13:10 WIB

Seberapa Kaya Abdul Qohar Jaksa Kasus Tom Lembong? Diduga Terciduk Pakai Jam Tangan Rp1,2 M

Seberapa Kaya Abdul Qohar Jaksa Kasus Tom Lembong? Diduga Terciduk Pakai Jam Tangan Rp1,2 M

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2024 | 13:58 WIB

Diperiksa 10 Jam, Tom Lembong Dicecar Soal Surat Impor Gula ke BUMN

Diperiksa 10 Jam, Tom Lembong Dicecar Soal Surat Impor Gula ke BUMN

News | Sabtu, 02 November 2024 | 11:15 WIB

Terkini

Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan

Eks Dirut BJB Kirim Surat Sakit, KPK Janji Jadwal Ulang Upaya Paksa Penahanan

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:30 WIB

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama

Gempa M 7,4 Guncang Kolombia Hingga Ekuador dan Panama

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:26 WIB

Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!

Sering Diabaikan, 4 Kebiasaan Sepele Ini Bikin Laptop Cepat Rusak!

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung

Wuling Aira ev Kantongi Ribuan Pemesanan Sepanjang Gelaran GIIAS 2026 Berlangsung

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:23 WIB

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Sidang dr Richard Lee Memanas, Kuasa Hukum Soroti Keterangan Doktif yang Tak Konsisten

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:22 WIB

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan Dari KPR Hingga Digitalisasi Layanan Publik

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:21 WIB

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Indonesia Berpeluang Garap Pasar Makanan Artisan Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Gus Miftah Tegaskan Istana Tak Intervensi Muktamar NU ke-35

Entertainment | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

×